Bagaimana saya bisa membantu saudara perempuan saya yang sekarat terdiagnosa penyakit Lupus SLE Nephritis?

Dilihat 254 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Saya kesulitan memahami pertanyaan ini, karena tidak ada detil yang ditambahkan. Lupus Nephritis pada hakekatnya bukanlah penyakit "sekarat". Akan tetapi tergantung pada tingkat kegagalan ginjal saudari anda yang akan menentukan apakah ia sekarat atau tidak. Ada banyak tingkat sebelum dianggap sekarat. Masih banyak opsi dan pengobatan seperti transplantasi. Karena tak ada detil lainnya, saya harus berasumsi bahwa saudari anda benar-benar sedang sekarat. Jika begitu... orang-orang yang mendekati ajalnya tidak selalu mau membicarakan tentang kematian atau saat terakhirnya. Mereka tidak berkhayal. Mereka tahu ajal datang, tetapi tidak perlu mendominasi setiap pembicaraan. Nikmati waktu kebersamaan anda.


LAKUKAN hal-hal yang mereka inginkan. Sentuh. Sentuhan itu penting. Saya pernah memiliki pengalaman mendekati ajal tiga tahun lalu dan satu hal yang saya inginkan adalah menyentuh mereka yang masih hidup. Itu membuat saya terasa hidup untuk beberapa saat. Jangan menganggap mereka berbeda. Orang-orang yang sekarat kadang-kadang tidak suka saat orang di sekitarnya bukan dirinya sendiri.


Jangan menjadi "pemantau kematian". Apa maksudnya dengan selalu bertanya "Kapan?" "Berapa lama?" Mereka tak punya jam pada ujung kakinya. Tak ada satupun orang yang tahu waktu atau tanggal seseorang akan meninggal jadi jangan memperburuknya dengan terus menanyakan hal-hal tersebut. Jangan membuang waktu memikirkan menit-menit atau jam. Pikirkan tentang hidup sesaat itu.


Jangan merasa bersalah. Kehidupan anda akan terus berlanjut di saat kehidupan orang yang anda kasihi menemui akhir. Kita semua akan mati pada saatnya nanti. Jadi ajal anda juga akan datang. Namun, jangan merasa buruk hidup di momen-momen ini. Bersyukurlah bahwa anda DISINI pada momen ini berada bersama saudari anda. Tidak semua orang akan seberuntung itu meninggal dengan orang-orang di sekitarnya. Sebagian dari kita akan mati sendirian. Sebagian lagi mati dengan cepat...di dunia ini dan melanjutkan kehidupan selanjutnya.


Jangan merasa bersalah tentang hidup. Belajar untuk lebih hidup dengan meninggalnya orang yang anda cintai. Ketahuilah bahwa hidup itu singkat dan nikmati hidup anda dan syukuri yang anda miliki. Hal-hal kecil terlihat sepele dalam skala yang besar. Saya turut berduka.

Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang