Permainan apa yang paling baik untuk menstimulasi perkembangan otak anak saya?

Dilihat 410 • Ditanyakan 12 bulan lalu
1 Jawaban 1

Anak merupakan pelita hati, tumbuh kembangnya tergantung pola asuh dari orang tua itu sendiri. Memiliki anak dengan tingkat kecerdasan yang tinggi merupakan kebanggaan banyak orang tua, tak heran mereka selalu ingin anaknya mempunyai otak pintar dan kreatif. Banyak cara untuk menstimulasi keterampilan anak agar terbiasa dengan pola pikir yang terasah dan terampil. Menstimulasi perkembangan otak anak, terutama pada anak usia 0 sampai 5 tahun salah satunya dapat dilakukan dengan cara bermain. Karena pada usia tersebut anak sedang dalam masa pertumbuhan otak, sehingga perkembangan kognisi, sosial, dan emosi anak akan mencapai tahap yang optimal. Permainan edukasi merupakan salah satu cara agar anak melakukan aktivitas, misalnya dengan mengenal anggota badan, mengenal benda, mengucapkan kata yang sederhana, dan sebagainya. Lego mainan juga dapat membantu kreativitas anak dan mengembangkan daya imajinasinya.

Mainan yang diberikan sebaiknya disesuaikan dengan usia anak, karena hal ini berkaitan dengan tahapan perkembangannya. Perhatikan mainan yang cocok untuk anak tersebut dan apakah mainan tersebut berguna untuk membantu perkembangan sosial, motorik, dan kognisi pada anak. Jangan memberikan mainan yang tidak berguna, membahayakan, atau mainan yang dapat merusak pola berpikir anak.  


mainan anak

Menstimulasi Perkembangan Otak Pada Anak


Stimulasi sebaiknya berlangsung setiap kali orang tua berinteraksi dengan anak atau aktivitas yang dilakukan setiap hari, baik ketika memandikan, menyuapi, menyusui, memakaikan pakaian pada anak, pada saat anak akan tidur, atau mengajak anak jalan-jalan serta mengajak anak melakukan permainan edukasi. Hal ini akan membantu rangsangan pada otak anak, sehingga mempercepat perkembangan anak terhadap hal-hal baru dan akan mempermudah terbentuknya hubungan sel-sel otak. Apabila dilakukan secara rutin dan teratur, maka akan semakin kuat rangsangan dari sel-sel otak, anak akan semakin mudah untuk beradaptasi dengan suasana yang ditimbulkan, dan akan semakin tinggi dan bervariasi kecerdasan anak di kemudian hari. 

Apabila dilakukan dan dikembangkan secara terus-menerus, pola pikir anak akan mempunyai banyak variasi kecerdasan yang optimal. 
Mainan anak-anak yang dapat membantu perkembangan otak anak pada usia 1 hingga 4 tahun antara lain:


mainan anak


  • Lego mainan, mainan ini terbuat dari potongan-potongan plastik yang seperti puzzle dan dapat disusun sesuai dengan keinginan anak, bisa dibuat menjadi mobil, gedung, kapal terbang, bisa menjadi apa saja sesuai dengan imajinasi (sesuai dengan jenis lego yang dimiliki). Untuk anak kecil, usahakan untuk memberikan Lego yang ukurannya agak besar, agar tidak mudah di telan dan mudah dibentuk. Lego ini selain merangsang saraf motorik anak, juga mampu mengembangkan daya imajinasi dan kreativitas anak.
  • Memberikan permainan edukasi dengan mengenalkan bentuk-bentuk benda berupa kubus, segitiga, segi panjang, dan bulat. 
  • Mengenalkan gambar-gambar seperti binatang, kendaraan, dan pemandangan sehingga anak mampu mengetahui sesuatu yang baru dan akan mengingatnya.
  • Mengenalkan anggota badan dengan gambar yang besar dan lagu misalkan hidung, mata, telinga, mulut dan menyebutkan sesuai dengan urutannya.
  • Bola-bola busa kecil yang beraneka warna sehingga anak akan mengenal warna-warna pada bola tersebut.
  • Bola kaki ringan yang terbuat dari karet atau plastik, sehingga anak bergerak menggunakan kaki untuk menendang dan mengambil bola dengan menggunakan tangan.
  • Menggambar dengan pensil beraneka warna, pasti anak menyukainya dengan mencorat-coret di buku gambar.
  • Kotak kosong dan kardus.

mainan anak


Tahapan perkembangan anak memang berbeda-beda pada setiap tahapan umur sehingga jenis stimulasi yang dieberikan juga berbeda-beda. Stimulasi pada anak sebenarnya sudah dikenalkan pada saat anak masih dalam kandungan yaitu dengan cara ibu memberikan rangsangan dengan cara mengelus perut dengan mengajak berkomunikasi dengan bayi yang ada dalam kandungan dan pada saat ibu sedang menyusui bayi dengan menatap bayi dan dapat merangsang indera pengecap bayi saat bayi sedang menyusu.



Tips-Tips Agar Stimulasi Otak Anak Berjalan dengan Aman


Memberikan mainan yang aman yang akan diberikan pada anak dengan memperhatikan keselamatan:

  • Bentuk mainan tidak runcing dan tajam sehingga anak akan aman dalam bermain.
  • Gunakan bahan dari kertas karton untuk mengenal kubus, segitiga dan lainnya.
  • Hindari menggunakan bahan dari besi untuk permainan yang dapat dipegang karena dapat melukai anak dan besi juga mengandung bahan yang dapat membahayakan dan. 
  • Gunakan dari bahan plastik yang aman.
  • Tidak menggunakan bahan yang dicat yang terdapat bahan kimianya.
  • Hindari permainan yang dapat meletus misalnya pistol mainan walaupun pelurunya terbuat dari plastik tapi ini sangat berbahaya bila terkena mata.
  • Permainan bola gunakan dengan memakai bola plastik yang ringan jangan menggunakan bola karet yang berat hal ini akan berbahaya bila terkena kepala.

mainan anak


Bagi yang memiliki anak yang masih bayi atau batita, tentunya perkembangan panca indera adalah hal yang paling penting. Kamu juga harus memperhatikan mainannya dan menghindari kemungkinan dia akan tersedak oleh mainannya (jangan berikan benda yang lebih kecil dari kepalan tangannya). Dan karena anak bayi masih suka memasukkan segala sesuatunya ke dalam mulut mereka, hindari kotoran, pasir, lumpur dan mainan lilin pada masa ini. Tidak perlu memberikan mainan anak yang mahal  seperti yang diberikan orang tua yang kaya. Mereka memberikan maianan  kurang membantu dalam perkembangan anak dan kurang berguna untuk perkembangan otaknya.

Kebiasaan yang positif yang harus dilakukan secara bertahap. Dimulai dari kegiatan ringan yang dimulai secara terus-menerus, diharapkan si kecil dapat memiliki bukan hanya kepintaran namun juga kepribadian yang baik. Menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat pada anak sehingga anak tidak tergantung sepenuhnya pada orang tua dengan mengenalkan cara memakai celana dan cara memakai baju dengan mengaitkan kancing secara benar. Hal-hal yang ringan itulah sebenarnya merupakan edukasi yang penting dalam mingkatkan pola pikir anak agar meningkat sesuai dengan perkembangan otaknya. Tidak hanya pola permainan saja, tapi stimulasi juga harus diberikan dengan mengajarkan tingkah laku yang baik pada anak dengan bermain dengan teman sebaya, dan mengajarkan anak bagaimana berbagi dan berteman.

Mainan yang dapat menstimulasi perkembangan kognitif pada anak sebenarnya banyak sesuai dengan tahapan-tahapan usia anak. Salah satunya dengan mengasah kecerdasan anak yaitu dengan aktivitas sehari-hari dan mengenalkan lingkungan disekitar kita. Sebagai orang tua tentunya harus membimbing dan memperhatikan perkembangan anak dengan baik karena anak akan merasa senang dan riang apabila bermain dengan orang tuanya sendiri, bukan dengan pengasuh. Semoga bermanfaat!


Terjawab 11 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang