Bagaimana cara mengatasi rambut rontok yang terjadi akibat PCOS?

Dilihat 2,92 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1



Memiliki rambut kemilau, kuat dan sehat tentu saja menjadi keinginan setiap individu, baik pria maupun wanita.  Karena rambut merupakan mahkota kepala yang apabila terlihat subur dan sehat bisa meningkatkan rasa percaya diri pada seseorang. Masalah kerontokan rambut memang selalu menjadi mimpi buruk bagi mereka yang mengalaminya, terutama bagi wanita, karena biasanya pria tidak banyak peduli tentang kebotakan, mereka menganggapnya sebagai sesuatu yang alamiah.


Memiliki tingkat hormon yang normal dalam tubuh adalah penting jika Anda ingin menikmati rambut sehat dan kuat. Karena hormon, bersama dengan vitamin dan mineral, meningkatkan pertumbuhan rambut. Namun sayangnya wanita lebih mungkin untuk menderita ketidakseimbangan hormon dibandingkan dengan pria, karena tubuh wanita berjalan melalui berbagai tahapan seperti pubertas, ovulasi, menstruasi,  kehamilan, melahirkan, menyusui, menopause, dan sebagainya. Faktor-faktor itulah yang bisa  menjadi penyebab rambut rontok pada wanita.


Nah sekarang bagaimana dengan wanita penderita PCOS (Polycystic Ovary Syndrome)? Apa itu PCOS? Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat   dulu uraian singkat  mengenai PCOS dan selanjutnya kita ulas bagaimana cara merawat rambut rontok akibat PCOS tersebut ! Simak terus informasi ini sampai tuntas ya.


Sindroma Ovarium Polikistik (PCOS)


Sindroma Ovarium Polikistik ( Polycystic Ovarian Syndrome / PCOS ) merupakan salah satu gangguan hormonal yang paling sering pada wanita (5% - 10% dari wanita usia reproduksi yang berumur 12 - 45 tahun). Kondisi ini menyebabkan hormon wanita yang menderita PCOS menjadi tidak seimbang karena hal-hal yang tidak diketahui.


Tanda-tanda awal PCOS adalah: masa ovulasi atau subur yang tidak beraturan, meningkatnya kadar hormon pria (Androgen) dalam tubuh wanita, dan munculnya banyak kista (kantong berisi cairan) pada ovarium. Jika seorang wanita mengalami setidaknya dua dari tiga tanda awal itu, maka kemungkinan ia mengidap PCOS.
Wanita dengan PCOS mungkin akan menunjukkan gejala yang berbeda-beda, tetapi terdapat gejala yang umum terjadi pada setiap penderita PCOS, yaitu:

  • Pertumbuhan rambut yang berlebihan, Rambut halus pada wanita lebih tebal dan gelap, biasanya rambut berlebih di punggung, bokong, wajah, atau dada.
  • Kulit berminyak atau berjerawat.
  • Depresi dan kecemasan. Kondisi ini umum terjadi pada wanita dengan PCOS.
  • Kesulitan untuk hamil. Banyak wanita dengan PCOS mengalami kesulitan hamil (ketidaksuburan).
  • Rambut kepala rontok atau menipis, atau mengalami kebotakan dengan pola laki-laki (androgenic alopecia).
  • Berat badan bertambah atau kesulitan menurunkan berat badan.
  • Menstruasi tidak teratur. Beberapa wanita dengan PCOS juga bisa tidak mengalami periode menstruasi, dan yang lainnya bisa mengalami perdarahan hebat.
  • Ovarium polikistik. Ovarium polikistik lebih besar dan berisi sejumlah kantung cairan kecil yang mengelilingi telur.


PCOS tidak bisa disembuhkan, namun gejala-gejalanya dapat dikendalikan. Opsi-opsi penanganan yang bisa ditempuh oleh penderita PCOS adalah:

  • Mengubah gaya hidup. Penderita PCOS yang obesitas, bisa mulai untuk menurunkan berat badan. Lalu penderita PCOS perokok disarankan untuk berhenti, sebab wanita perokok punya kadar hormon androgen lebih tinggi dibanding wanita non-perokok.
  • Pembedahan. Pembedahan kecil yang disebut Laparoscopic Ovarian Drilling (LOD) menjadi opsi untuk menangani masalah kesuburan yang disebabkan PCOS.
  • Terapi hormon bisa dilakukan bagi penderita PCOS yang tidak ingin merencanakan kehamilan. Terapi ini bisa menormalkan siklus menstruasi, mencegah kanker uterus, pertumbuhan rambut yang berlebihan, munculnya jerawat, dan rontoknya rambut kepala.


Cara Merawat Rambut Rontok Karena PCOS




Seperti telah dijelaskan di atas, kadar hormon Androgen akan meningkat pada penderita PCOS.  Hormon ini merupakan hormon jantan yang diproduksi oleh laki-laki maupun wanita. Tingginya kadar hormon androgen ini dapat menjadi faktor utama penyebab rambut rontok (atau disebut juga dengan sebutan androgenic alopecia)

Hormon Androgen ini menyerang kesehatan folikel rambut, folikel rambut tidak dapat tumbuh dengan baik, sehingga rambut mengalami kebotakan. Proses rambut rontok oleh faktor hormon di mulai dengan penipisan rambut pada bagian dahi atas dan meluas ke belakang.

Nah,  jika Anda mengalami kerontokan rambut karena masalah hormonal dan merasa tidak nyaman karenanya, ada beberapa tips atau cara merawat rambut rontok yang disebabkan oleh  PCOS tersebut:

  • Hindari sengatan terik matahari
  • Hindari menggunakan penutup kepala seperti topi atau helm dalam waktu lama jika sedang berada di area yang tidak terpapar sinar matahari atau di dalam ruangan atau bukan di area kerja yang membutuhkan Alat Pelindung Diri (APD)
  • Jangan berganti-ganti shampo, conditioner, hair gel, minyak rambut dan semacamnya. Sesuaikan dengan kondisi rambut dan kulit kepala
  • Cegah jangan sampai muncul ketombe. Ketombe menyebabkan kulit kepala menjadi kering dan berkerak yang akhirnya menghambat nutrisi untuk folikel rambut
  • Keringkan rambut setelah keramas untuk mencegah terjadinya infeksi jamur, namun demikian minimalisir penggunaan blower karena dapat menyebabkan rambut pecah, bercabang dan rontok
  • Konsumsi makanan yang bisa mencegah kerontokan. Kurangnya asupan nutrisi tertentu bisa menjadi penyebab kerontokan. Konsumsilah asupan makronutrisi yang dibutuhkan tubuh (protein, lemak, dan karbohidrat) serta asupan mikronutrisi (vitamin dan mineral).
  • Minum banyak air. Jika tubuh Anda tidak terhidrasi, kulit dan sel-sel rambut tidak akan bisa tumbuh dengan baik. Jadi, untuk menjaga kesehatan rambut, banyak minum air agar tidak dehidrasi.
  • Mengurangi stres. Stres  bisa menyebabkan rambut rontok. Jadi, untuk menjaga kesehatan rambut, hindari faktor yang bisa memicu stres
  • Olahraga teratur memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan hormon.
  • Menggunakan Bahan Alami. Penggunaan bahan alami seperti  lidah buaya, minyak zaitun, teh hijau diyakini dapat membantu mengatasi kerontokan rambut. Namun, harap diingat bahwa kebanyakan metode tersebut tidak teruji secara klinis, sehingga ada kemungkinan tidak berhasil. Selalu konsultasikan dengan dokter jika Anda merasa ragu dengan pengobatan natural.


Ada beberapa perawatan (alternatif) lain yang juga bisa Anda lakukan untuk mengatasi masalah rambut rontok karena PCOS:

  • Konsultasi ke dokter spesialis kulit agar mendapat terapi penyeimbangan hormon, sehingga kebotakan dini bisa disembuhkan sejak awal.
  • Pengobatan dengan menggunakan finasteride, dutasteride, dan minoxidil. Atau dengan suntikan corticosteroid pada kulit kepala rambut yang rontok – namun semua ini harus dikonsultasikan ke dokter spesialis kulit terlebih dahulu
  • Pembedahan dan transplantasi rambut, namun metode ini memiliki resiko infeksi dan harganya relatif mahal. Sekali proses pembedahan sudah dilakukan, maka perlu menunggu waktu selama 6-8 bulan hingga folikel rambut transplant dapat dinilai kondisinya.
  • Alternatif bagi yang tidak menginginkan prosedur medis maupun prosedur bedah bisa menggunakan wig dengan kualitas yang tinggi secara temporer maupun permanen.




Nah, Itulah penjelasan mengenai penyebab rambut rontok dan cara merawat rambut rontok yang disebabkan olah PCOS, semoga membantu dan bermanfaat bagi kita semua, terutama bagi anda yang mengalaminya.  Satu hal yang perlu di ingat, jika kerontokan rambut terus berlanjut dan bertambah parah sebaiknya anda mengunjungi dokter spesialis kulit sehingga dapat dilakukan pemeriksaan yang spesifik dan dapat diberikan pengobatan yang tepat. (Baca: Bagaimana caranya menghilangkan ketombe dan rambut rontok?)

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang