Bagaimana sebaiknya mempersiapkan diri untuk memimpin pernikahan teman saya?

Dilihat 1,12 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Tahun kemarin saya memimpin pernikahan dua teman baik saya. Merupakan suatu kehormatan diminta untuk melakukan hal tersebut, dan terlepas dari rasa cemas yang tinggi ketika waktunya semakin dekat (saya lebih gugup dibanding pasangan yang akan menikah), itu merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan dan menguntungkan.


Hal - hal terbaik yang saya lakukan untuk persiapan memimpin pernikahan teman saya antara lain:

  • Menghadari berbagai acara pernikahan. Yang satu ini agak sedikit di luar kendalimu, tapi cobalah dan saksikan upacara pernikahan yang mirip dengan yang akan kamu pimpin. Jadilah kritis mengenai apa yang berhasil dan apa yang tidak, struktur, lelucon - lelucon tertentu, tradisi - tradisi, dll. Sebaiknya kamu menghadiri acara - acara pernikahan tersebut dengan pasangan yang pernikahannya akan kamu pimpin, jadi kamu bisa mendapatkan tanggapan dan masukan dari mereka.
  • Mulailah sejak dini. Saya mulai memikirkan (baca:mengkhawatirkan) mengenai upacara pernikahan tersebut berbualan - bulan sebelumnya. Saya mengumpulkan banyak materi - materi (nanti saya jelaskan lebih lanjut), lalu menulis dan menulis ulang banyak konsep. Saya memikirkan  ide - ide dalam kepala saya dan mencoba melihatnya dari berbagai sudut yang berbeda. Sama seperti tulisan - tulisan lainnya, materinya berevolusi dan menjadi semakin baik secara signifikan jika kamu semakin banyak berusaha untuk mengerjakannya. Terutama kalau kamu mau melakukan jenis pidato baru yang belum pernah kamu lakukan sebelumnya.
  • Kumpulkan cerita - cerita unik. Sejauh ini, ini adalah hal yang paling penting - kumpulkan berbagai macam hal terkait pasangan yang akan menikah. Berbicaralah dengan mereka tentang bagaimana mereka bertemu, apa yang mereka sukai satu sama lain, kenangan - kenangan yang lucu. Bicaralah kepada teman - teman mereka. Cobalah untuk bertemu dengan keluarga mereka dan cobalah untuk merasakan mengenai latar belakang mereka. Dulu saya belum pernah bertemu dengan keluarga penganti wanita, jadi saya terbang ke rumah mereka di Seattle dan merasakan pengalaman yang menyenangkan berusahan untuk mengenal kampung halamannya dan pola asuhnya waktu kecil lebih jauh. Di sini kuncinya adalah mendapatkan cerita - cerita yang spesifik dan menarik mengenai teman - temanmu. Fakta tidak menyenangkannya adalah, kecuali kamu seorang penyair, sulit untuk membicarakan mengenai arti cinta dalam cara yang akan menggetarkan hati 180 orang. Sebagai teman dari pasangan tersebut, tugasmu adalah menggambarkan mereka dalam cara yang menyenangkan: Apa yang membuat temanmu sangat istimewa? Apa karakter unik mereka yang dapat kamu goda dengan lembut? Apakah mereka bertemu dengan cara yang lucu? Apakah pengantin pria memiliki kebiasaan yang menyebalkan yang hanya bisa ditoleransi oleh penganti wanita yang bisa kamu goda? Secara taktis, saya mengumpulkan banyak cerita - cerita lucu, lalu mencoba tema - tema yang berbeda dan merangkaikan menjadi satu. 
  • Bicaralah pada pasangan yang akan menikah. Tanyakan kepada mereka mengenai upacara pernikahan yang mereka inginkan: lama upacara pernikahan, serius/santai/, agama, tradisi - tradisi yang akan digunakan, anggota keluarga yang harus dikenali, dll. Lebih spesifik lagi, cobalah untuk memahami suasana seperti apa yang mereka inginkan: serius dan penghargaan yang penting untuk cinta abadi atau pertemuan teman - teman yang unik dan tidak formal.
  • Kenalilah para tamumu. Ini adalah saran terbaik yang diberikan kepada saya. Ingatlah kepada siapa kamu berbicara di situ. Pada sebagian besar pernikahan, itu adalah momen untuk pasangan yang menikah dan keluarganya. Ya, memang ada saudara - saudara dan teman - teman mereka di sana, tapi mereka bukan prioritasmu. 
Hal - hal yang sangat terkait yang juga perlu kamu perhatikan:

  • Carilah seorang editor. Mintalah teman yang kamu percaya untuk membaca naskah pernikahan yang sudah kamu persiapkan dan minta pendapat mereka. Akan lebih baik lagi kalau mereka seorang penulis profesional atau ahli bahasa. Minta mereka untuk memperhatikan menganai struktur, lama pidato dan waktu: Apakah transisi antara sesi masuk akal? Apakah ada yang berlebihan? Apakah ada bagian yang terasa membosankan. Lakukan ini beberapa kali selama kamu terus memperbaiki konsepnya.
  • Berlatihlah. Ini hanya merupakn umum mengenai berbicara di depan umum. Tapi ingatlah, penyampaianmu merupakan hal yang sangat penting. Kalau naskahmu sudah hampir jadi, mulailah berlatih.

Pada hampir semua pernikahan, para tamua adalah teman - teman dekat yang gembira menyaksikan pernikahan teman mereka dan ada di sana untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka. Mereke bukan ada di sana untuk mengkritik pilihan kata - katamu atau menunjuk kesalahanmu. Jadi tenanglah dan nikmati momen itu. Jika ada sesuatu yang tidak beres terjadi (dan biasanya begitu), lemparlah lelucon dan teruskan acaranya. Ini merupakan pekerjaan yang  sangat besar, tapi saya sangat senang saya melakukannya.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang