Bagaimana seseorang bisa menjadi pencari bakat (scout) NBA?

Dilihat 3,07 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Bakat merupakan kapasitas pada diri seseorang dalam melakukan tugas dan melakukannya dengan pengaruh dari latihan yang dijalani. Sudah banyak acara televisi yang menayangkan ajang pencarian bakat. Pada ajang tersebut tentunya dihadirkan beberapa orang sebagai pencari bakat yang diharapkan mampu melihat potensi para peserta dalam melakukan bakatnya. 


Kebanyakan yang disiarkan di televisi adalah bakat menyanyi, tetapi sebenarnya di segala bidang membutuhkan pencari bakat. Cara menemukan bakat terpendam milik seseorang tidaklah mudah. Ada yang bakatnya sudah terlihat dari awal, namun ada juga yang bakatnya akan muncul setelah melakukan latihan. Di saat inilah kemampuan scout diandalkan, termasuk dalam bidang olahraga.


Olahraga merupakan hal yang penting dan banyak menuai sorotan masyarakat di dunia. Di bidang olahraga, pencari bakat biasanya akan berkeliling dunia dalam mencari pemain berbakat. Turnamen-turnamen usia muda biasanya menjadi tempat di mana mereka bekerja. Dengan instingnya, mereka akan mencari pemain yang dinilai berprospek cerah baik untuk meningkatkan kualitas tim maupun untuk mendapatkan keuntungan dari segi finansial. 


Ketika mendapatkan seorang pemain yang sekiranya akan memberikan keuntungan bagi klub yang mempekerjakannya, seorang scout akan terus memantau sang pemain dalam beberapa pertandingan, tak hanya satu-dua pertandingan saja. Selain mencari bibit-bibit potensial, scout pun akan menjadi orang yang dicari manajer atau pelatih yang tengah mencari pemain sesuai kebutuhannya. Ketika seorang manajer atau pelatih membutuhkan pemain dengan posisi dan kemampuan tertentu, scout-lah yang bertugas mencarikannya untuk sang manajer atau pelatih tersebut. 


scout nba


Jika dulu scout hanya sebatas pencari pemain berbakat, kini scout semakin berkembang. 


Menurut kolumnis BBC, Nabil Hassan, scout kini terbagi menjadi dua tipe, yaitu talent scout dan tactical scout.  Talent Scout adalah mereka yang mencari pemain-pemain untuk direkrut, biasanya mencari pemain muda, untuk sebuah tim atau agensi. 


Sedangkan Tactical Scout merupakan orang yang bertugas memberikan laporan mengenai taktik tim yang akan dihadapi dalam waktu dekat. Maka bisa dibilang, talent scout dan tactical scout bisa dibeadakan dengan cara mereka menyaksikan satu pertandingan. 


Talent scout hanya akan fokus pada permainan salah seorang pemain, sementara tactical scout, hanya akan fokus pada permainan tim yang akan menjadi lawan tim yang mempekerjakannya. Jadi scout memegang peranan penting bagi sebuah tim untuk regenerasi dan memiliki pemain yang bisa membawa tim tingkat klub nasional ataupun level internasional. 


Bekerja sebagai scout akan mendatangkan bonus berlebih bagi mereka. Selain mendapatkan gaji bulanan, mereka pun mendapatkan tambahan bonus dari hasil pantauan mereka. Sebuah klub atau seorang pelatih, biasanya akan memilih scout-nya sendiri untuk menjaga kualitas scout atau pengintai mereka. Kualitas seorang talent scout akan berbanding lurus dengan kualitas pemain yang ia tawarkan. Sementara kualitas tactical scout akan berdampak besar pada taktik pelatih dan hasil sebuah pertandingan. 


Itulah mengapa masa depan sebuah tim, bisa dibilang, berada di tangan scout-scout mereka.


cara menjadi scout


NBA menggelar musim reguler dengan setiap tim sebanyak bertanding 82 kali melawan klub-klub lain, dengan masing-masing 41 pertandingan kandang dan tandang. 


Rincian jadwalnya, setiap tim memainkan empat pertandingan melawan tim yang satu divisi, empat pertandingan melawan enam tim dari dua divisi yang lain, dan sisanya (empat tim) dimainkan sebanyak tiga pertandingan. Terakhir, setiap tim bertanding dengan semua tim dari wilayah yang berbeda, masing-masing dua pertandingan. 


Pada Hari Natal, di mana kompetisi atau liga lain berlibur, NBA tetap menggelar pertandingan (berlangsung sejak tahun 1947). Sebelum masuk musim reguler, setiap tim memulai training camps (kamp pelatihan) pada akhir November. Kamp pelatihan ini diadakan oleh staf pelatih untuk mengevaluasi para pemainnya (terutama yang rookie), meneliti kekuatan tim dan kelemahannya, serta menentukan dua belas pemain utama yang akan berlaga di musim reguler. 


Setelah kamp pelatihan, ada sejumlah pertandingan persahabatan dengan sesama tim NBA. Akhir Oktober, musim reguler digelar.



Cara Menjadi Scout NBA


Pertama-tama, izinkan saya mengatakan bahwa saya bukan seorang pencari bakat NBA, jadi jawaban ini hanya berdasarkan apa yang saya baca. Menurut kisah hidup yang beragam dari Mike Brown, setelah bermain basket di Universitas San Diego, ia memulai karir NBA-nya dengan magang di Denver Nuggets. 


Setelah menunjukkan dedikasi yang tak kenal lelah, ia ditunjuk sebagai koordinator video, yang merupakan salah satu pekerjaan terburuk di dunia. 


Menurut telaah lebih lanjut pada departemen pencari bakat Orlando, koordinator video menghabiskan 18 jam sehari menata dan menyortir video untuk disajikan dalam serial video klip yang bisa dimanfaatkan para pelatih dan pemain untuk rencana permainan. Sebagai contoh, seorang koordinator video bisa mengumpulkan setiap video klip dari pemain lawan yang melakukan gerakan favoritnya. Saat semua klip dijadikan satu, video ini kemudian diberikan kepada asisten pelatih yang akan menggunakannya bagi tim supaya mereka siap bertahan.


cara menjadi pemain basket terbaik


Jelas saja, menonton video berdurasi 18 jam setiap hari, selama 8 bulan dalam setahun, adalah cara luar biasa untuk mempelajari permainan. Mungkin juga seperti itu, setelah menggabungkan sekian ratus video, anda akan mendapat ide bagus tentang pemain lawan, strategi bertahan lawan, dan skema menyerang lawan, dan lain-lain, yang menarik dipelajari oleh para pelatih dan pemain. 


Dari situ, itu adalah jalan pintas untuk melompat menjadi seorang pencari bakat. Yang juga mengikuti jalur seperti itu hingga ke puncak kemenangan NBA termasuk diantaranya ada Erik Spolestra.


Tentu saja, ini bukan satu-satunya cara untuk menjadi seorang pencari bakat. Anda bisa berada di tempat yang tepat dan saat yang tepat, sebagaimana GM Nugget Masai Ujiri - yang menjadi seorang pencari bakat internasional karena ia mau bepergian kemana-mana dengan uangnya sendiri, dan karena ia mungkin salah satu orang paling ramah yang pernah anda temui. 


Akhirnya, semua pencari bakat NBA kelihatannya memiliki hal-hal berikut ini:


  • Pengalaman tingkat tinggi bola basket. Entah mereka bermain secara profesional (sekalipun luar negeri) atau mereka bermain dalam program kampus yang bagus. 
  • Kemauan untuk bekerja berjam-jam dan sering bepergian, kurang tidur, dll.
  • Kemauan untuk bekerja secara gratis (kelihatannya magang gratis adalah satu-satunya cara memulai karir di NBA)
  • Keinginan yang kuat untuk bekerja di NBA pada kapasitas tertentu.
  • Sedikit keberuntungan dan pengetahuan mengenai olahraga yang baik


pemain basket terbaik


Jadi, jika yang tertulis pada daftar itu ada pada diri anda, mungkin anda sudah punya apa yang diperlukan untuk menjadi seorang pencari bakat. Sekarang yang perlu anda lakukan adalah mencari tim yang mengijinkan anda untuk menghabiskan waktu dengan mereka untuk satu atau dua tahun hingga mereka kasihan pada anda dan mempekerjakan anda. 


Lalu, setelah beberapa tahun melakukan pekerjaan yang tidak ada seorangpun yang menyukainya, anda akan diundang untuk mencari bakat NBA!

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang