Bagaimana stres dapat menyebabkan kanker?

Dilihat 1,46 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Epigenetika (diatas genetika) adalah bidang yang cukup baru dalam genetika yang fokus pada cara DNA diekspresikan dan bagaimana hal itu bisa berubah seiring berjalannya waktu. Untuk menjelaskannya secara dasar; DNA anda itu ditulis dan itu tak akan berubah, bisa saja terjadi mutasi klasik yang disebabkan kesalahan-kesalahan dalam perbaikan dan transkripsi DNA pada saat replikasi, hal-hal seperti ini bisa mengakibatkan kanker, tapi tak ada kaitannya antara peningkatan stress dan permasalahan ini.


Akan tetapi ada kaitan antara permasalahan lingkungan semacam faktor-faktor lingkungan fisik seperti merokok, alkohol, radiasi, dll dan tekanan fisiologis seperti stress. Saat DNA anda di-set dalam batu, cara DNA anda diekspresikan tidak di-set. DNA menyelimuti protein yang dinamakan Histon. Seberapa ketat atau longgar mereka menyelimutinya tergantung pada seberapa mudah mesin transkripsi DNA tubuh anda bisa mengekspresikan apa yang dikatakan DNA itu. Alasan mengapa hal ini ada hubungannya dengan kanker dan stress adalah karena keketatan penyelimutan DNA itu bisa diubah oleh 'tag' epigenetika. Tag ini bisa menyebabkan kelompok histon yang diliputi DNA anda menjadi terselimuti atau terlepas dan karenanya menyebabkan ekspresi atau tidak mengekspresikan DNA tersebut.


Jadi bagaimana hal itu mempengaruhi kanker? Bayangkan jika anda memiliki sebuah gen tertentu yang tidak sedang diekspresikan, seperti gen-gen BRCA1 atau BRCA2 yang bertanggungjawab untuk banyak hal dalam kanker payudara. Ada kemungkinan bahwa stress bisa menyebabkan ekspresi dari gen ini saat ia tidak diekspresikan sebelumnya, dari situ tinggal membutuhkan sebuah mutasi kecil dan tiba-tiba kita mendapatkan kanker.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang