Bagaimanakah keadaan Timor Leste sekarang ini?

Dilihat 19,2 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Kehidupan masyarakat di Timur Leste tidak jauh berbeda pada saat masih bergabung dengan Indonesia. Pembangunan yang dilakukan di Timor Leste tidak berkembang dengan baik selama 15 tahun berpisah dengan Indonesia, pembangunan di berbagai bidang belum mulai dirasakan oleh semua masyarakat Timor Leste. Hal ini di karenakan keamanan di Timor Leste belum sepenuhnya stabil, masih ada banyak bentrokan antara Timor Leste bagian timur dan Timor Leste bagian barat. 


Timor Leste dijajah oleh Portugal selama 450 tahun dan bergabung dengan NKRI selama 24 tahun. Pada saat masih bergabung dengan Indonesia nama Timur Leste adalah Timor-Timur dan merupakan propinsi yang ke-27 dari NKRI, namun pada tahun 1999 mereka memisahkan diri dari NKRI karena adanya referendum dari pengawasan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 


Sekarang, mereka resmi menjadi negara yang bernama Republik Demokratik Timor Leste atau Timor Lorosa'e. Namun, bagaimanakah keadaan Timor Leste sekarang ini?


Timor Leste



Sektor Pembangunan di Timur Leste


Setelah merdeka, Timor Leste sekarang mencoba melakukan pembangunan di berbagai bidang, mulai dari pembangunan ekonomi, ksehatan, pendidikan, dan yang lainnya. Taraf hidup masyarakatnya pun mulai dibenahi. Mata uang yang digunakan berubah dari Rupiah menjadi Cent, 100 Cent setara dengan 1 Dollar US. 


Tetapi dalam kenyataannya, selama 15 tahun merdeka Timor Leste sekarang masih jauh dari harapan. Pembangunan yang dicanangkan tidak terealisasi. Hambatan demi hambatan muncul, terutama masalah pengangguran yang semakin meluas dikarenakan lapangan kerja yang tidak memadai. 


Kemiskinan yang terjadi di Timor Leste meningkat dengan tajam. Kurangnya fasilitas kesehatan seperti tenaga medis dan peralatan kesehatan tidak terpenuhi menyebabkan banyak penduduk yang berobat pergi ke daerah wilayah Indonesia seperti Kupang yang fasilitas kesehatannya lebih lengkap. 


Walaupun pemerintah Timor Leste sudah mencoba untuk melakukan pembangunan di berbagai bidang terutama kesehatan tapi masyarakat masih belum merasakannya. Dengan ini, sebagian orang merasa bahwa Timor Leste menjadi lebih buruk setelah berpisah dari Indonesia dan pembangunan di sana tidak sepesat pembangunan di Indonesia pada saat ini. 


        Timor leste


Indonesia menjalin kerja sama dengan berinvestasi dengan Timor Leste dalam bidang pendidikan, karena walau bagaimana pun Timur Leste pernah menjadi bagian dari Indonesia. 


Sebagai negara tetangga yang baik, Indonesia mendukung Timur Leste untuk bisa menjadi anggota ASEAN. Walaupun hal ini masih dalam proses penjajakan, Indonesia terus berupaya agar Timor Leste bisa masuk sebagai anggota ASEAN dengan membantu meningkatkan pembangunan SDM di Timor Leste. Hal ini dikarenakan salah satu faktor agar bisa menjadi anggota ASEAN, sebuah negara harus memenuhi syarat di antaranya perkembangan ekonomi, sosial budaya, serta sumber daya manusia harus stabil dan terus mengalami peningkatan. Timor Leste mulai mengajukan diri menjadi anggota ASEAN pada bulan Maret 2011.



Perkembangan Timur Leste Memasuki Tahun 2016


Timur Leste pada tahun 2016, masih belum mampu membenahi negaranya. Hal ini terbukti dari perekonomiannya yang digolongkan oleh Bank Dunia sebagai menengah ke bawah. Masyarakatnya kurang konsumtif karena pendapatan yang tidak mencukupi. Sumber daya manusia yang kurang karena sektor pendidikan belum sepenuhnya maju masih terus berlangsung. Dengan kata lain, tidak ada perkembangan yang signifikan.


Pada tahun 2016, di Timor Leste terjadi unjuk rasa besar-besaran di kedutaan Australia masalah kesepakatan kerja sama perbatasan kilang minyak yang tidak menguntungkan Timor Leste tapi hanya memperkaya Australia saja. Unjuk rasa dilakukan para mahasiswa dan seluruh pemuda Timor Leste. Mereka menuntut agar dibatalkannya kerja sama antara Australia dengan Timur Leste.


Memasuki tahun 2017, kemungkinan Timor Leste sudah bisa bergabung dengan Anggota ASEAN dan dharapkan dapat memajukan dan mengembangkan negaranya dengan bantuan negara-negara ASEAN lainnya. 


Jika Timor Leste bergabung maka anggota ASEAN berjumlah 11 negara yang sebelumnya cuma beranggotakan 10 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darusalam, Myanmar, Kamboja, Vietnam, Thailand, Filipina, dan Laos.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang