Bagaimana ulkus usus yang tidak disebabkan oleh bakteria sembuh, dan apa sebabnya?

Dilihat 504 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

2 sebab yang paling sering menyebabkan ulkus usus adalah bakteri H pylori dan pemakaian NonSteroidal Anti Inflammatory Drug(NSAID) (obat seperti motrin, asprin, aleve, d.l.l.). Alasan NSAID bisa menyebabkan ulkus usus karena kalau di pakai dalam jangka waktu yang lama, akan mengurangi produksi prostaglandin (PG).


PG adalah substansi seperti hormon yang membantu tubuh mengontrol fungsi tertentu, contoh, beberapa fungsi penting PG adalah: menaikkan produksi mukosa untuk lapisan mukosa (mukosa adalah apa yang melapisi perut/usus; lapisan protektif seperti gel dan licin yng ada di sel-sel halus)

Memperbesar pembuluh darah, yang mana membantu peredaran darah ke lapisan mukosa usus. Jika pembuluh tidak membesar karena kurang PG, dan darah tidak sampai di daerahnya, kerusakan terjadi ke lapisan dan jika parah, lapisan akan terkelupas dan mati, membuat lubang, atau ulkus.

Mengatur Inflamasi

Mencegah produksi asam yang berlebih (jika tidak dikontrol, asam akan menumpuk dan berujung ke ulkus)

Membantu mengontrol pendarahan

Jadi pada dasarnya, pemeliharaan fungsi ini bisa jadi hilang saat seseorang memakan NSAID dalam jangka waktu panjang, sebagaimana berefek pada produksi PG, yang bisa berujung dengan ulkus usus.


Ulkus usus karena NSAID akan lebih baik ditangani dengan cara:

Menghentikn pemakaian NSAID jika memungkinkan

H2 blocker (cimetidine) ATAU penghambat pompa proton (omeprazole)

Obat ini bekerja dengan cara mengurangi produksi asam saat dikonsumsi selama periode 4-8 minggu.


FYI: KURANG DARI 10% dari ulkus yang disebabkan kondisi lain seperti sindrom Zollinger Ellison (asam menghasilkan tumor perut), penyakit Crohns (penyakit pembengkakan usus), dan obat-obatan/alkohol/rokok)


Komplikasi:

Penting untuk mengobati ini kalau tidak kamu akan beresiko melubangi ulkus - yang artinya asam akan tumpah dan menyebabkan komplikasi yang membutuhkan pembedahan.

Sumber: Current Medical Treatment and Diagnosis (2013)

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang