Batu permata banyak warna. Apa perbedaan antara batu permana berharga, batu permata sistetis dan kaca berwarna?

Dilihat 232 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Perbedaan antara batu permata berharga dan semi berharga dimulai pada jaman Yunani kuno. Pada penggunaan modern, batu permata berharga dibagi menjadi empat, yaitu berlian, batu ruby, safir dan zamrud. Batu permata lainnya dianggap sebagai batu permata semi berharga. Klasifikasi ini didasarkan pada kelangkaan dari masing - masing batu permata di masa lalu serta keindahan dan kekuatan dari setiap batu permata. 


Jaman sekarang, istilah batu pertama berharga dan semi berharga lebih dalam lingkup komersial tapi masih merupakan pengingat terhadap pentingnya originalitas dari batu permata berharga. Dalam soal penetapan harga, seringkali terjadi kesalahan karena penilaian batu saat ini juga didasarkan pada kelangkaan, kepopuleran dan kolektibilitas.


Misalnya, batu giok yang memiliki warna kekaisaran dapat masuk dalam kategori batu permata berharga karena harganya yang sangat dan kekuatannya yang sangat tinggi serta nilainya bagia budaya Asia Timur. Selain itu juga terdapat batu alexandrite yang juga dapat dimaksukkan dalam daftar batu permata berharga karena keindahan, kekuatan, serta kelangkaannya.


Penggunaan istilah batu permata berharga dan semi berharga dapat menimbulkan salah pengertian karena hal tersebut secara tidak langsung seolah - olah mengatakan bahwa beberapa jenis batu permata lebih bernilai dibanding yang lain, dimana hal tersebut masih belum jelas. Walaupun istilah ini dapat digunakan untuk membandingkan kekuatan dari batu permata, masih ada banyak batu permata lainnya yang juga memiliki nilai yang sama dan setiap batu permata seharusnya dinilai dengan sepantasnya.


Batu permata sistetis diciptakan oleh manusia sebagai tiruan dari batu permata buatan alam. Hampir semua jenis batu pertama sudah dibuat versi sintetisnya dalam skala besar. Batu permata sistetis menggunakan bahan yang hampir sama dengan batu permata aslinya, tapi batu permata tersebut buatan manusia dan sering juga disebut sebagai  batu permata buatan. Walaupun kadang sulit diidentidikasi, adanya sedikit variasi dari elemen zat kimia, pola inklusi, atau respon optik memungkinkan ahli batu permata untuk mengidentifikasi batu dengan tingkat keakuratan yang tinggi.


Kaca berwarna hanya merupakan sebuah kaca. Kaca berwarna dapat diproduksi dengan warna apapun dan dikenal karena keindahan dan harganya. Kadang kaca berwarna juga disebut dengan kristal, tapi sebenarnya kaca berwarna bukan kristal. Kaca berwarna biasanya digunakan untuk perhiasan. Sangat mudah bagi ahli batu permata untuk mengidentifikasi kaca ini karena adanya perbedaan inklusi serta ciri - ciri yang terlihat.

Terjawab 8 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang