Bayi Tabung: Apakah kamu harus memberitahu anakmu bahwa mereka berasal dari donor sel telur?

Dilihat 362 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Jika anda mengadopsi seorang anak, anda akan memberitahu mereka bahwa mereka diadopsi. Jika anda menggunakan donor sperma, anda memberitahu mereka bahwa ada donor sperma. Jika anda menggunakan donor sel telur, anda juga harus melakukan hal yang sama. Gen itu sangat luar biasa. Seorang anak bisa tahu apakah mereka anak orang tuanya atau bukan. Mereka kadang bertanya - tanya, dan jika orang tuanya berbohong, hal tersebut akan membawa dampak buruk bagi si anak. 


Bagi seorang anak, memahami darimana mereka berasal dan siapa orang tua mereka merupakan hal yang penting. Mereka ingin tahu posisi mereka di dunia ini dan bagaimana mereka bisa sampai di sini. Mereka membutuhkan iniformasi tersebut. Orang tua seringkali berbohong mengenai hal tersebut karena merasa khawatir. Mereka berpikir anak - anak mereka akan merasa mereka bukan anak orang tuanya jika mereka mengatakan yang sebenarnya.


Tapi biasanya yang terjadi adalah sebaliknya. Jika anda mengatakan kepada anak - anak anda tetang asal mereka yang sebenarnya, mereka akan merasa bahwa anda benar - benar menginginkan mereka sampai bertindak sejauh itu demi mereka. Mereka merasa bahwa mereka bisa merasa bangga terhadap keluarga mereka. Jika anda berbohong, anak akan berpikir bahwa ada sesuatu yang salah dengan mereka.

 

Anak - anak saya adalah anak - anak yang lahir dari bayi tabung dan mereka merasa bangga dengan hal tersebut. Mereka berpikir bahwa mereka adalah bayi Yesus - lahir dari konsepsi yang bersih. Mereka memiliki cerita yang unik dan mereka senang menceritakannya, dan kelihatannya cerita itu mengesankan bagi anak - anak lain. Saya tidak yakin saya mau menceritakan informasi itu ke seluruh orang, tapi kami menceritakannya ke mereka sejak mereka masih kecil dan kelihatannya mereka menikmati menceritakan cerita tersebut tanpa rasa malu. 


Saya pikir seluruh anak harus mengetahui mengenai cerita mereka jadi mereka bisa memutuskan sendiri apa yang mereka rasakan mengenai hal tersebut. Saya pikir kalau kita menceritakan kepada mereka tanpa keraguan, mereka akan lebih mungkin merasa bangga terhadap hal tersebut dan tidak merasa malu. 


Sekalipun jika si anak merupakan hasil dari pemerkosaan, menurut saya mereka perlu mengetahuinya, jadi mereka bisa menemukan cara untuk mengatasinya. Kita sebagai orang tua tidak memiliki hak untuk menyembunyikan cerita anak kita dari mereka. Akan menyakitkan bagi mereka kalau mereka terus bertanya - tanya tentang siapa mereka dan tidak pernah menemukan jawabannya - walaupun tentu saja cerita kelahiran hanya sebagian dari diri mereka.

Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang