Berapa hari aku perlu melakukan kardio vs latihan kekuatan untuk membentuk otot?

Dilihat 1,41 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Itu bukan benar-benar keseimbangan harian: latihan kekuatan/hari beristirahat/hari kardio. Akan lebih seimbang dengan:

  • Stimulasi otot
  • Istirahat otot
  • Asupan kalori
  • Pembakaran lemak

Kalau kamu tidak tertarik dengan sisanya, ini jawaban pendeknya:

  • Kalau kamu melakukan 3 olahraga tubuh penuh dengan satu hari istirahat
  • Kalau kamu melakukan HIIT, kamu bisa berlatih lebih sedikit: 1 atau 2 hari per minggu (bahkan aku melihat beberapa yang kurang diperjalanan) tapi untuk membentuk otot secara efisien, aku masih memiliki 2-3 kali per minggu.
  • Kalau kamu benar-benar ingin melakukan kardio, cukup satu hari dan tidak di hari latihan kekuatan, pastikan untuk tetap makan cukup
  • Kalau kamu melakukan split, kamu akan harus mencari apa yang bekerja untukmu (dan akan berubah)

Sisa jawabannya: (yang tidak benar-bena menjawab tapi bisa membantumu melakukannya sendiri)

Secara khusus, kalau kamu berlatih setiap hari, kamu harus berlatih lebih sedikit pada kelompok otot atau ototmu akan berlatih terlalu berlebihan. Kalau kamu hanya melakukan satu olahrga kamu perlu memastikan untuk mendorong dirimu di hari spesial itu. Kalau kamu berolahraga terlalu lama kamu akan membakar kalorimu terlalu berlebihan atau berlatih berlebihan, dan melelahkan beberapa otot... Berdasarkan hal itu: hari berlatih itu hanyalah konsekuensi dari keseimbangan stimulasi otot; istirahat otot; asupan kalori dan pembakaran lemak.

HIIT? Split? Kardio? kemampuan untuk makan cukup? keperluan untuk menghilangkan lemak? semua ini akan mempengaruhi parameter mu sebelumnya dengan berbeda. Tergantung dari teknik latihan, makanan dan tujuanmu yang bisa beragam:

  • Latihan Kekuatan dan Asupan Makanan: keduanya adalah hal yang paling penting terutama asupan makan, sudah banyak menegnai ini dimana-mana, coba cek saja.

  • Kardio: membakar banyak kalori tapi tidak terlalu banyak lmak dan tidak membentuk banyak otot. Kardio memiliki beberapa keuntungan, tapi memiliki dampak rendah dalam membangun otot. Untuk beberapa orang bahkan bisa menghasilkan pembakaran kalori yang terlalu banyak dan berlatih berlebihan untuk dapat membentuk pertumbuhan otot. Kecuali kalau kamu suka kardio, kardio tidak efisien, dan aku lebih memilih versi HIIT dalam berolahraga.

  • HIIT: bisa digunakan untuk kardio dan/atau olahraga kekuatan. Ini hanyalah prinsip: intensivitas tinggi dan waktu pendek. HIIT lebih efeisien dan tidak sakit daripada kardio tradisional untuk tubuh dan pikiranmu (jangan melelahkan pikiranmu ketika mencoba membentuk otot). Prinsip ini bisa digunakan untuk berlari, angkat beban, mendayung.... baik kardio dan olahraga angkat beban. Versi "HIIT" olahraga akan lebih intensif dan sehingga memproduksi hasil dalam jangka panjang dan intensivitas ayng memuncak: kamu bisa melakukan latihan yang lebih singkat dan melakukan olahraga yang lebih luas untuk hasil yang sama: gunakan waktu seefisien mungkin. Aku sudah melihat orang-orang yang berlatih 1 dari 10 hari terkadang selama melakukan perjalanan dengan prinsip HIIT dan mereka yang dapat menjaga massa otot mereka atau bahkan melakukannya lebih.

  • Split: (Yep, akhirnya tentang hari-harinya!) Kamu bisa melakukan olahraga tubuh penuh atau membagi kelompok otot dalam olahragamu. Studi menyarankan kalau untuk olahraga tubuh penuh dilakukan selama 3 hari dengan 1 hari beristirahat adalah cara yang paling efisien. Untuk pembagian olahraga, kamu harus mengatur hari-harimu sendiri: beristirahat untuk sehari dengan kelompok otot bermasalah/lemah, yang digunakan di hari lainnya (terutama bahu). Pembagian adalah cara yang baik untuk memastikan kelompok otot yang dilatih penuh: olahraga lengan dengan lengan bawah, olahraga kaki, kalau kamu memiliki keberanian untuk tampil kedepan ;) Akan leih baik untuk membiarkan ototmu banyak istirahat.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang