Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melukis sebuah lukisan potret realis? Contoh: Seberapa cepatkah Mona Lisa dilukis oleh Leonardo da Vinci

Dilihat 696 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Aliran Realisme yaitu aliran yang menampilkan karya lukis apa adanya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari - hari dan berusaha agar lukisan seperti nyatanya tanpa ada tambahan lain. Untuk menentukan seberapa lama seorang seniman dapat melukis lukisan realis, tidak dapat dijelaskan secara sederhana. Kita harus melihat dari sudut pandang yang luas. Setiap seniman bekerja dengan cara yang berbeda,  dan tidak banyak seniman saat ini yang bekerja dengan cara yang sama seperti yang dilakukan oleh seorang seniman 500 tahun yang lalu.

Seniman pada masa itu  memiliki subjek (model) yang sengaja duduk di depan mereka untuk berbagai setting (gaya) dan bisa berlangsung seharian untuk mendapatkan awal pengerjaan sketsa dan menghasilkan sebuah lukisan potret. Beberapa seniman membutuhkan waktu berjam-jam  dan berhari-hari untuk duduk dan melihat subjek (model)  mereka. Dan kemudian mereka juga berurusan dengan medium yang digunakan untuk detail dan latar belakang lukisan. 


Perbedaan Gaya Lukis Berpengaruh Terhadap Waktu

Da Vinci adalah seniman yang menggunakan perspektif dalam karya lukisannya, hal tersebut terlihat saat mengerjakan lukisan potret Mona Lisa selama setidaknya empat tahun,  atau mungkin lebih lama. Tentu saja dia tidak bekerja terus menerus,  akan tetapi terus mengembangkan lukisan nya  dari waktu ke waktu.

monalisa

Mona Lisa - Da Vinci

Begitu pula dengan seniman yang lainnya, mereka memiliki gaya masing-masing. Cezanne memerlukan banyak setting ,  Goya biasanya memerlukan beberapa sesi yang panjang. Sargent juga bekerja dalam  beberapa sesi dan menggunakan beberapa cara untuk lukisan potretnya. Salah satu lukisan Sargent yang paling terkenal menghabiskan waktu lebih dari satu tahun yaitu lukisan potret Madame X. Pelukis-pelukis ini,  mereka terkadang mengerjakan beberapa versi untuk sebuah lukisan realis. Tetapi setting hanyalah awal,  ada lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan,  sebuah setting biasanya untuk menangkap esensi dari fitur wajah dan pose tubuh.


the parasol goya

The Parasol - Goya

Satu hal yang paling penting dalam lukisan potret realis bukan hanya untuk mendapatkan kemiripan,  tetapi untuk menangkap semangat seseorang - sehingga tidak mudah dilakukan dalam sesi yang cepat. Seringkali seniman akan memulainya dengan  membuat sketsa awal, dikaji ulang, kemudian  hasilnya diajukan kepada klien untuk mendapatkan  persetujuan mereka.  Jadi,  prosesnya tidaklah sederhana. Anda tidak hanya duduk di sebuah studio dan pergi. Itulah yang seniman lakukan. Lukisan realis memerlukan kerja yang sungguh-sungguh,  dan waktu.

Jadi,  maaf,  tidak ada jawaban mudah. Seniman masa kini sedikit berbeda,  seorang seniman dapat menggunakan foto untuk keperluan setting dan sketsa serta kajiannya untuk digabungkan ke dalam sebuah  lukisan final. Dan sepanjang tema tersebut,  setelah ada sebuah  sketsa dan kajian warna yang disetujui, prosesnya masih memerlukan waktu beberapa bulan sebelum pekerjaan itu selesai. Jadi prosesnya bisa memakan waktu yang lama.

Dan hanya untuk catatan,  semua informasi diatas adalah perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk lukisan potret biasa dan lukisan  potret formal yang dikerjakan oleh  seniman-seniman terbaik di dunia.  Saya pernah mengikuti lokakarya di mana kami melakukan lukisan cepat dari seorang model hidup,  pada sesi yang berlangsung empat sampai enam jam,  dimana lukisan dapat selesai dengan cepat. Dan saya juga pernah membuat lukisan seorang teman dengan melihat  foto nya dan  memakan waktu tiga bulan untuk menyelesaikannya. Jadi ada banyak pilihan. Karena anda bertanya tentang Da vinci,  maka saya menjelaskannya secara keseluruhan .( (lihat : Apakah saya harus belajar menggambar sebelum melukis?)

Secara singkat dapat disimpulkan bahwa lamanya waktu yang dibutuhkan seorang seniman untuk dapat menghasilkan suatu karya lukis yang benar-benar "nyata" akan berbeda satu dengan lainnya. Masing-masing membutuhkan proses dan waktu nya sendiri-sendiri. Cara pandang (visi) dan tujuan (misi) setiap seniman tidaklah sama.Tidak dapat di generalisasi.

Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang