Apakah menanam tanaman herbal sulit dilakukan?

Dilihat 4,48 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1




Tentunya Anda setuju bukan jika dikatakan mengonsumsi rempah atau obat - obat tradisional sebenarnya relatif lebih murah dan aman jika dibandingkan dengan mengkonsumsi obat-obat yang dijual secara bebas? 


Rempah/obat tradisional umumnya lebih aman karena bersifat alami dan memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan obat-obat buatan pabrik dan juga jauh lebih ekonomis. Perlu diketahui, bahwa banyak sekali rempah tradisional dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, beberapa di antaranya bahkan dapat Anda tanam sendiri di pekarangan rumah.


Tentunya Anda sering mendengar istilah apotik hidup bukan? 


Jika Anda memiliki sebuah pekarangan di halaman rumah akan sangat berguna apabila ditanami dengan tanaman apotik hidup. Apotik hidup merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan sebidang tanah yang digunakan untuk menanam atau menyediakan berbagai jenis tanaman obat yang berkhasiat. 


Disebut apotik hidup dikarenakan dengan menanam berbagai tanaman tradisional ini rasanya seperti memiliki manfaat yang sama dengan keberadaan apotik - yaitu dapat dimanfaatkan untuk mengobati beragam penyakit. Apa saja sih tanaman yang biasa digunakan sebagai obat? Apakah benar kita dapat membuat apotik hidup sendiri? Sulitkah? 


Nah, untuk mengobati rasa penasaran Anda, simak sampai tuntas ya uraian di bawah ini….



Tanaman Obat



Bayangkan, bila di dalam pekarangan rumah tersedia beragam tumbuhan obat yang dapat dimanfaatkan untuk mengobati penyakit. Tentunya menyenangkan ya. Selain dapat diambil kapan saja dengan mudah, tanaman tersebut lebih terjamin kesegarannya karena dipelihara dan dirawat langsung oleh Anda sendiri.


Untuk dapat memiliki atau menanam tanaman apotik hidup sendiri sebenarnya bukanlah perkara sulit, bahkan bisa dikatakan relatif mudah. Jika Anda tidak memiliki lahan yang luas, Anda dapat menanamnya di dalam pot dan tidak terlalu memerlukan perawatan khusus seperti saat Anda menanam tanaman hias, misalnya. 


Namun, hal penting yang harus diperhatikan ketika Anda menanam di dalam pot adalah media tanam haruslah subur sehingga dapat mengalirkan makanan dengan baik bagi tanaman. Biasanya digunakan tiga campuran untuk mendapatkan hasil tanaman yang maksimal, yaitu: pupuk kandang atau kompos, sekam padi, dan tanah itu sendiri sebagai media tanam,  dengan perbandingan 1 : 1, atau 1 : 2 (1 bagian pupuk dicampur dengan 1 bagian sekam dan 2 bagian tanah). 


Selain itu pot yang digunakan sebaiknya memiliki diameter minimal 30 cm untuk memperoleh hasil tanam yang bagus, namun Anda dapat juga menggunakan pot yang lebih kecil. Jika memungkinkan, Anda perlu menyerasikan dengan tanaman dan elemen lainnya dalam taman, sehingga tidak merusak penataan taman secara keseluruhan.


Selain itu Anda juga dapat menggunakan pola menanam hidroponik, yaitu pola tanam yang tidak menggunakan tanah namun menggunakan air sebagai media tanam. Sehingga tidak memerlukan penyiraman selama proses tanam. Namun untuk beberapa jenis tanaman tertentu seperti jahe, kunyit, kencur dan lainnya, tentu saja pola tanam ini tidak bisa digunakan. Anda dapat juga membuat apotik hidup sendiri di rumah dengan memanfaatkan botol-botol plastik bekas sebagai media tanam.


Sekali lagi, menanam tanaman obat di rumah relatif mudah dilakukan. Selain murah, perawatannya tidak terlalu rumit dan tidak memerlukan ruangan yang luas, bahkan jika tidak mempunyai halaman sama sekali, Anda masih tetap bisa menanamnya menggunakan pola tanam seperti yang telah dijelaskan diatas. Selain berguna sebagai obat-obatan herbal, sebagian besar tanaman berkhasiat ini juga bisa dipergunakan sebagai bumbu dapur. Lalu apa saja tanaman yang berkhasiat sebagai obat dan bisa kita tanam sendiri di rumah? Mari kita lihat satu persatu..




Jenis Tanaman obat




Berikut ini adalah beberapa jenis tanaman obat yang dapat mengisi apotek hidup Anda:


1. Lidah Buaya (Aloe vera) 


Lidah buaya memiliki daun yang panjang dan bergerigi disekelilingnya dengan daging buah tebal. tanaman ini memiliki khasiat yang luar biasa. Tidak hanya dikenal dapat menyuburkan rambut, lidah buaya dipercaya dapat memperkuat sistem imun tubuh, menjaga kesehatan jantung dan peredaran darah, mengobati radang tenggorokan, batuk, menurunkan tekanan darah tinggi. kencing manis, luka bakar, menurunkan gula darah, hingga serangan jantung.


2. Kunyit 


Cara sederhana untuk mengkonsumsi kunyit adalah denga cara parut kunyit hingga halus, ambil sarinya yang berupa air, rebus dengan air panas lalu minum secara rutin. Kunyit bermanfaat untuk mencegah sariawan, panas dalam, menurunkan kadar lemak dan kolestrol, mengatasi mual, membalut luka, menghilangkan gatal-gatal, dan menghilangkan maag.


3. Jahe


Jahe adalah tanaman berakar rimpang.Bahan berkasiat pada tanaman ini terletak pada akarnya. Meminum jahe dipercaya dapat menghangatkan dan mengembalikan kesegaran tubuh. Selain itu jahe bermanfaat untuk menyembuhkan batuk, rematik, masuk angin, sakit kepala dan mengobati luka memar Cara membuat minuman jahe cukup mudah, ambil satu ruas jahe, geprek/gepengkan jahe, lalu seduh dengan air panas. Tunggu hingga mengendap untuk diminum, Anda dapat menambahkan gula secukupnya


4.Kencur


Selain sebagai bumbu masakan, tanaman ini bermanfaat untuk melancarkan haid, menghilangkan rasa lelah, mengatasi batuk, menghilangkan nafas tidak sedap, menghilangkan kembung dan mual masuk angin serta membantu mengatasi peradangan lambung. Cara mengolahnya : Ambil kencur sesuai kebutuhan, geprek/gepengkan, seduh dengan air panas tunggu hingga mengendap lalu minum.


5. Lengkuas


Selain sebagai bumbu dapur, lengkuas dapat digunakan untuk menyembuhkan panu pada kulit.


6. Sirih


Tanaman merambat yang satu ini sangat terkenal di kalangan para lansia untuk dikunyah bersama dengan kapur. Sirih dikenal karena memiliki kandungan antiseptik yang baik. yang memiliki kemampuan untuk membunuh kuman, sebagai anti oksidan serta anti jamur. Selain bermanfaat untuk kesehatan gigi, sirih juga memiliki manfaat lain sebagai obat batuk, menghentikan pendarahan, menyembuhkan luka luar dan mengatasi masalah pencernaan.


7. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)


Temulawak sangat mudah ditanam. Tanaman yang satu ini memiliki banyak manfaat, hal ini disebabkan karena temulawak mengandung kurkumin yang sangat baik bagi tubuh. Kurkumin dipercaya ampuh menyembuhkan penyakit hati atau penyakit liver dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Selain itu Temulawak atau biasa disebut dengan curcuma biasanya diberikan kepada anak-anak untuk menambah nafsu makan.


8. Sambiloto


Daun Sambiloto memiliki rasa yang pahit, namun dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit. Daun ini bagus digunakan untuk menurunkan kadar gula dalam darah, memperlancar air seni, mencegah pembentukan radang, obat kencing manis, menurunkan tekanan darah dan dapat juga untuk menurunkan panas badan.


9. Daun cincau


Daun ini sangat terkenal karena dapat menjadi bahan utama minuman penyegar tenggorokan. Selain itu daun cincau juga memiliki khasiat untuk mengobati sakit perut, demam, hipertensi, mengobati tumor ganas, ginjal, antiradang, vertigo, kolesterol, dan sakit maag kronis.


10. Kumis Kucing


Kumis kucing merupakan salah satu tanaman yang mudah tumbuh. Kumis kucing mudah tumbuh di lahan yang subur seperti pada tanah pertanian yang banyak mengandung unsur hara. Tanaman ini memiliki khasiat untuk mengobati masuk angin, memperlancar buang air kecil, radang ginjal, kencing manis, reumatik, menurunkan glukosa darah dan sembelit.


11. Daun Sembung


Tumbuhan sembung merupakan tanaman perdu yang dapat tumbuh mudah secara liar, apalagi jika ditanam secara khusus sebagai apotek hidup. Daun sembung dikenal dapat mengoati berbagai penyakit seperti influenza, gatal-gatal pada kulit, mengobati diare, penyakit beri-beri, nyeri saat haid, serta kembung.


12. Jambu Biji


Daun jambu biji dapat digunakan untuk mengatasi penyakit buang air atau diare. Fungsi daunnya mampu membuat keras feses sehingga mengurangi buang air besar. Jus buahnya juga baik untuk kesehatan karena mengandung banyak vitamin C serta baik untuk penderita demam seperti DBD.




Itulah beragam tanaman apotik hidup yang dapat Anda budidayakan. Banyak sekali manfaat yang dapat Anda rasakan jika memiliki tanaman herbal dirumah. 


Selain mempercantik halaman, tentunya tanaman herbal dapat digunakan untuk berbagai keperluan, baik sebagai bumbu dapur, campuran makanan yang bergizi atau digunakan untuk mengobati penyakit. Jika apotik hidup telah siap tersedia di halaman rumah, setidaknya dapat mengurangi rasa was-was apabila ada anggota keluarga yang terkena demam tiba-tiba bukan;) 


Ingat selalu bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati ya. Demikianlah uraian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat!


Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang