Bisakah malaria dan raja singa hidup bersama dalam satu tubuh?

Dilihat 558 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Ya, bisa saja. Sebenarnya ada cerita yang luar biasa dibalik jawaban ini. Sebelum penisilin ditemukan, dulu tidak ada yang namanya obat untuk raja singa. Mereka yang memiliki raja singa untuk waktu yang lama akan terkena yang namanya neurosipilis, yang dapat mempengaruhi otak atau saraf tulang belakang dengan hebat. 


Pada awal abad ke 20, dengan memberikan malaria ke seseorang dapat menyembuhkan neurosipilis pada orang tersebut. Hal tersebut berhasil karena malaria menyebabkan demam tinggi yang dapat membunuh bakteri yang menyebabkan raja singa. Karena saat ini sudah ada obat yang dapat mengobati malaria (kinin), malaria dapat diobati setelah raja singasembuh. 


Jadi iya, kamu bisa terkena infeksi malaria dan raja singa secara bersamaan.. tapi tidak selamanya. Tapi kamu bisa terkena yang lain sekalipun sudah terkena salah satunya terlebih dahulu. Dan lagi malaria bisa saja tidak menunjukan gejala apapun. Jadi walaupun kamu tidak mengalami demem, kamu bisa saja terinfeksi kedua penyakit tersebut.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang