Bukankah balapan mobil tentang mobil apa mana yang tercepat?

Dilihat 2,1 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Ya dan tidak. Di bidang pembalap professional, jika salah satu dari mereka memiliki mobil yang lebih cepat secara signifikan dia akan menang balapan (sontoh Mercedes Benz yang menang F1 tahun ini)

Tapi, itu bukan jawabannya. Memiliki mobil yang cepat artinya mengatur mobil secara benar. Mobil balap memiliki beberapa hal yang bisa diganti. Tenaga depan dan belakang, pegas, gigi, d.l.l. Tim montir bisa memperkirakan kemungkinan data dari track dan lorong angina. Tapi itu bukan hanya yang dirasakan oleh pembalap dari reaksi mobil di track. Tapi juga dalam latihan kualitas pembalap. Mereka memikirkan kembali informasi ke montir yang bisa membuat mobil menjadi baik dan benar untuk gaya pembalapnya. Bahkan kemudian, itu bukan seluruh ceritanya, mobil harus di set supaya mobil tidak terlalu susah di ban dan bahan bakar. Harus di pikirkan dari kelajuan maksimal di jalan lurus, dan di sudut-sudut. Mengatur mobil membutuhkan pendekatan dari montir. Kualitas pembalap bisa menjelaskan dengan baik tentang masalah yang ada di mobil.

Faktor lain adalah, karakteristik mobil yang bisa berubah di balapan. Seperti bahan bakar berkurang, pemakaian ban bertambah, mobil jadi bersifat berbeda dari awal. Mobil mungkin akan kehilangan beberapa hal dari aero trim selama balapan. Pemakaian rem akan mempengaruhi rem, kotak gigi akan menjadi licin. Mobil balap suka berubah-ubah – dia temperamental seperti kuda. Pembalap yang handal adalah orang yang bisa mengesampingkan masalah di balapan. Jika kamu melihat kembali di saat persaingan hebat di F1. Satu contoh adalah James Hunt dan Niki Lauda. Hunt adalah pembalap yang berani dan cepat. Lauda profesional; kemampuan dia untuk mengatur mobil dan memperbaiki mobil sangat teladan. Hunt meraih juara 1 di tahun 1976, di musim yang buruk. Kenyataannya jika Lauda tidak terkena kecelakaan di Nurburgring, dia akan dengan mudahnya mengalahkan Hunt, seperti yang kita ketahui itu tidak terjadi tapi Lauda menang 3 kejuaraan. Michael Shumacher(#keepfightingmichael) adalah contoh lain yang hebat. Dia bergabung dengan Ferrari di tahun 1996 di saat mereka tidak ada harapan. Mereka tidak pernah memiliki juara semenjak 1979 dan juara konstruktor semenjak 1983. Dia bekerja sebagai tim untuk mengembangkan mobilnya dan memenangkan kejuaraan dari tahun 2000 ke 2004.

Lebih lanjut, balapan adalah olahraga tim. Tidak baik mengemudikan kemudi dari mobil kalau kamu ke pit dan membutuhkan waktu 20 detik lebih lama untuk kru mu mengganti ban daripada kru lawan. Dan tidak baik jika mereka membawa mu masuk saat mereka senang; mereka harus bisa memberi saran untuk mu supaya tidak terjadi kecelakaan. Mereka harus bisa bereaksi jika ada perubahan scenario, perubahan cuaca, mengatur temperature, pengikisan ban yang lebih banyak dari yang diperkirakan, d.l.l.

Memiliki mobil yang cepat akan membantu pengemudi dan tim untuk menang. Saya tidak memiliki keraguan jika aku bisa masuk ke mobil F1 dan Lewis Hamilton bisa berada di jalanan yang layak untuk mobil balap dan dia mungkin akan menghancurkan ku tapi seperti yang ku bilang, itu bukan semua ceritanya.


Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang