Cara apa yang bagus untuk menyembuhkan insomnia?

Dilihat 653 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Didefinisikan secara klinis, insomnia adalah sebuah komplain susahnya tidur, tidur dengan tenang, atau tidur yang non-restoratif yang memiliki konsekuensi yang sama saat tidur siang. Insomnia dapat dibagi dalam hal yang ditidak diasosiasikan dengan medis lain, psikiater atau masalah tidur lainnya—yang disebuh sebagai “insomnia primer” —dari insomnia yang didampingi oleh masalah mesid, masalah psikiatrik, atau masalah tidur lainnya; hal ini disebut sebagai “insomnia komorbiditas”.

Secara umum, ada dua cara dalam menyembuhkan insomnia: yaitu, penggunaan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) atau penggunaan obat-obatan medis, entah dari resep dokter atau tidak. CBT itu sendiri melibatkan dua komponen utama. Inilah komponen kognitif pertama yang melibatkan pengaturan pikiran yang tidak produktif untuk tidur. Hal ini memiliki kebiasaan untuk menciptakan hidup mereka sendiri ditengah malam ketika orang-orang berbaring di tempat tidur dan tidak dapat membedakan mana yang nyata mana yang tidak. Bagian kognitif tersebut mengajarkan orang-orang bagaimana mengganti pemikiran lebih ke realitas untuk pikiran yang kurang realitas ini.

Bagian kedua dari CBT adalah komponen kebiasaannya; hal ini melibatkan pengaturan berbagai hal–termasuk pengaturan waktu tidur dan waktu bangun, strategi maladaptif yang mungkin sudah digunakan oleh orang-orang, seperti mengkonsumsi kafein atau alcohol yang berlebihan, terlalu mempercepat waktu bangun tidur dan jadi lebih cemas, meningkatkan tekanan fisik dan ketegangan, dll. Teknik-teknik kebiasaan ini melibatkan pengaturan waktu tidur dan waktu bangun, penghindaran dari kebiasaan yang tidak baik untuk tidur dan akhirnya cara untuk belajar bagaimana caranya mengatur kesantaian dan kenyamanan dalam tidur.

Hal ini mungkin termasuk hipnotis, meditasi, relaksasi otot progresif, dan teknik-teknik lainnya untuk relaksasi psikologi dan fisik yang diatur secara umum dengan tekanan, ketegangan, dan kecemasan yang luar biasa. Tentu saja, semua ini diasumsikan kalau setiap individu telah mencari/menanyakan saran dari dokter mereka tentang insomnia yang mereka alami, karena insomnia dapat menjadi tepi di gumpalan es pada medis lain yang bervariasi, psikiater atau masalah tidur, yang mungkin lebih mudah diarahkan.

Referensi:  
John W Winkelman, MD, PhD: “Apa itu Cognitive Behavioral Therapy untuk Insomnia?”, Zeo Expert Menjawab, http://blog.myzeo.com/what-is-cognitive-behavioral-therapy-for-insomnia/

Pigeon WR, “Merawat insomnia pada orang dewasa dengan cognitive-behavioral therapy”, J Clin Psychol November 2010; 66(11): 1148-60, http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20853442


Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang