Dalam berapa hari pasien yang terinfeksi H1N1 akan mati?

Dilihat 413 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Mungkin kalau dulu panyakit itu tidak seberapa banyak ragamnya, terlepas dari belum diketemukan atau belum tahu, yang jelas nama-nama penyakit pada saat itu tidak sebanyak nama penyakit pada zaman sekarang. Pada Zaman sekarang yang namanya penyakit sudah sangat banyak dan beragam sekali, baik itu penyakit yang disebabkan oleh pola hidup manusia itu sendiri, turunan ataupun panyakit yang ditimbulkan oleh bakteri atau virus yang ada dilingkungan sekitar. 


Seperti halnya penyaki Flu yang disebabkan oleh Virus Influenza yang berupa virus RNA dari family Orthomyxoviridae,yang dapat menyerang manusia, mamalia dan burung. Virus ini dapat menyebar dari orang ke orang dan dapat berpengaruh kepada siapa saja dari semua kelompok umur, dan biasanya virus ini akan menyebar dan banyak diderita saat musim dingin untuk daerah yang beriklim sedang. Penderita Virus Influenza akan mengalami gejala seperti sakit tenggorokan, sakit otot, lemas/kelelahan, batuk dan demam yang akibatnya tubuh tidak nyaman secara umum. 


Namun, zaman sekarang penyakit flu sudah beragam macamnya, misalnya penyakit flu burung yang sebabkan oleh virus A subtype H5N1 ditemukan di Indonesia baru pada tahun 2004, dan Flu Babi yang disebabkan oleh Virus H1N1 adalah penyakit flu yang dikenal di Indonesia dengan flu babi pada tahun 2009. 


Virus H1N1



Jenis-Jenis Virus Influenza


Sebagaimana telah disinggung di atas bahwa influenza atau umumnya disebut flu, termasuk salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus RNA bagian dari family orthomyxoviriade, yang dapat ditularkan melalui udara disaat batuk atau bersin yang mengakibatkan aerosol yang mengandung virus. 

Selain melalui bersin dan batuk juga dapat menular melalui ingus, tinja burung atau melalui kontak langsung dengan benda yang tercemar oleh virus tersebut. 


Dengan menggunakan desinfektan, deterjen,sabun dan cahaya metahari virus ini dapat diinaktivasi (dinonaktifkan). Selain itu menjaga kebersihan tangan, kebersihan pakaian dapat mengurangi terjangkitnya virus ini. Jika dikelompokan, virus Influenza (flu) tergolong virus RNA dan termasuk kedalam family Orthomyxoviridae yakni Virus Influenza A, virus influenza B dan virus influenza C, berikut penjelasannya:


Jenis-jenis influenza


Virus Influenza A


Marga ini terdiri dari satu species, virus influenza A. Sebagian besar varietas influenza diturunkan secara alami melalui itik liar. Dimungkinkan virus ini dapat menginfeksi melalui species lain seperti anjing laut, ikan paus, kuda, babi,dan dapat menyebabkan pandemic influenza terutama pada manusia. Virus influenza tipe A dengan berbagai variannya yang dapat menyebabkan kematian pada manusia dan hewan unggas antara lain:


  • H1N1, virus H1N1 adalah virus yang telah menimbulkan Flu spanyol pada tahun 1918 dan flu babi pada tahun 2009. 
  • H5N1, varian virus ini yang membuat heboh dunia yang menjadi penyebab flu burung. 
  • H7N7, varian yang mempunyai potensi zoonotik yang tidak biasa.
  • H2N2 ,virus varian ini yang menyebabkan flu asia di tahun 1957.
  • H3N2, varian ini yang menyebabkan flu hongkong pada tahun 1968.
  • H1N2, mikroorganisme/virus yang hanya menyerang pada manusia ,unggas dan babi.
  • H9N2
  • H10N7
  • H7N2
  • H7N3

Virus Influenza Tipe B


Virus Influenza tipe B secara khusus hanya menyerang manusia namun lebih jarang dibandingkan dengan virus influenza tipe A. Binatang lain yan dikenal dapat terinfeksi influenza B adalah musang dan anjing laut. Namun proses mutasi yang terjadi pada binatang ini jauh lebih lambat dengan virus influenza tipe A, sehingga keragaman genetiknya tidak terlalu banyak.


Virus Influenza tipe C


Virus ini yang dapat menginfeksi manusia dan babi, kadang- kadang bisa mengakibatkan epidemic lokal serta penyakit yang berat. Virus influenza jenis C jarang terjadi dibanding dengan virus jenis lain, biasanya hanya menginfeksi pada anak-anak secara ringan. Virus ini memiliki alur yang jauh dengan virus parainfluenza manusia, yang berupa virus RNA bagian dari keluarga paramixovirus yang menjadi penyebab umum infeksi pernafasan anak-anak, namun bisa mengakibatkan penyakit serupa dengan influenza pada manusia dewasa.


Gejala dan pencegahan virus influenza


Gejala, Tanda, dan Pencegahan Virus Influenza


Sehat adalah suatu kenikmatan yang sering kita lupakan, nikmatnya rasa sehat akan terasa manakala kita sedang mengalami sakit. Namun sakit adalah keadaan yang sangat tidak diinginkan oleh semua manusia, karena ketika salah satu organ tubuh sakit maka seluruh tubuh akan ikut merasakan sakit. Termasuk bila sakit influenza atau flu, kadang kita menganggapnya penyakit ringan dan biasa namun dampaknya terasa oleh seluruh tubuh. 


Oleh karena itu alangkah baiknya kita mengetahui apa geja-gejala dan tanda yang ditimbulkan jika kita terseerang influenza/flu, sehingga kita dapat cepat mengobatinya dengan tepat. 


Gejala flu umumnya dapat dimulai setelah satu atau dua hari setelah infeksi pertama terjadi. Awalnya kita akan merasakan kedinginan yang menggigil atau bahkan demam tinggi. Suhu tubuh berkisar antara 38 sampai 39 derajat celcius, biasanya kita akan merasa sangat sakit dan nyeri di sekujur tubuh terutama daerah kaki dan punggung, bahkan kita tidak bisa bangun dari tempat tidur selama beberapa hari. Adapun gejala-gejala umum influenza antara lain: 


  • Tubuh merasa sakit dan nyeri terutama bagian tenggorokan dan persendian
  • Hidung tersumbat 
  • Demam dan menggigil 
  • Kepala terasa berat dan nyeri 
  • Mata merah,berair dan perih 
  • Adanya batuk 
  • Merasa kelelahan 
  • Kulit merah terutama pada bagian wajah serta bagian mulut,hidung dan tenggorokan.

Wabah H1N1



Virus H1N1


Mungkin pula kita akan merasa kesulitan dalam membedakan antara influenza dan selesma pada saat awal terjadi infeksi ini, tapi flu dapat diidentifikasi jika terjadi demam tinggi mendadak dengan kelelehan yang sangat. Gejala influenza tidak menimbulkan diare, tapi hal itu dapat ditemui terutama pada sebagian kasus flu burung (H1N1) atau sering juga disebut flu spanyol pada manusia dan menjadi gejala yang timbul pada anak-anak. 


Dalam berapa hari pasien yang terinfeksi flu H1N1 akan mati? 


Tergantung pada kondisi si pasien. Bagi pasien yang menderita penyakit kronis paru-paru yang disebabkan adanya kerusakan pada paru-paru yang tidak bisa disembuhkan lagi, maka pasien akan meninggal dalam waktu hitungan jam. Sedangkan pasien yang mengidap penyakit jantung serta telah berumur delapan puluh dua tahun, maka pasien hanya memiliki sisa waktu dalam hitungan hari atau minggu saja. 


Adapun cara pencegahan terjangkitnya virus ini yang direkomendasikan oleh para dokter adalah dengan cara vaksinasi, terutama bagi anak-anak, penderita penyakit jantung, penderita asma, lansia dan orang yang mengalami gangguan imunitas. Dan pencegahan yang paling penting dan aman yaitu terus menjaga kebersihan dan kesehatan serta rutin minum vitamin agar tubuh memiliki daya tahan yang kuat. Berikut beberapa hal yang rutin harus dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap virus flu: 


  • Menghindari mandi ketika udara sangat dingin jika hal itu tidak terlalu penting, atau mandi disaat tubuh kiya tidak normal. Intinya jagalah suhu tubuh kita agar tetap normal supaya terhindar dari terjangkitnya flu 
  • Menjaga kerongkongan supaya tidak kekeringan dengan cara memperbanyak minum air putih. 
  • Menjaga kebersihan tangan terutama sebelum dan sesudah makan, atau ketika menyentuh benda yang kotor. 
  • Makan makanan dan minumlah yang bergizi dan bervitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita. 
  • Gunakan masker untuk menhindari polusi dan udara yang kotor 
  • Rutinlah olahraga dan hentikan merokok, minuman beraklkohol dan istirahatlah yang cukup.  

Itulah pembahasan mengenai beberapa penyakit yang disebabkan oleh virus influenza bahkan salah satunya adalah salah satu virus yang mematikan yaitu virus flu burung. Virus H1N1 adalah virus yang ditularkan melalui babi yang terkena virus influenza sebelumnya. Virus influenza dalam tubuh hewan unggas bertranformasi menjadi lebih ganas dan bahkan ada beberapa kasus pada manusia yang menyebabkan kematian pada orang yang sehat. Untuk mencegahnya anda diharapkan bisa menjaga kebersihan lingkungan anda, jika anda memiliki hewan babi anda harus berupaya untuk memeriksakan seluruh hewan anda dan memastikan mereka sehat. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda dan semoga kita dapat terhindar dari virus H1N1.

Terjawab 12 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang