Darimana sebenarnya kanker itu berasal? Apakah akibat kurang olahraga atau makanan yang salah?

Dilihat 1,79 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Maaf untuk mengecewakanmu: kanker bukanlahh dari kurang olahraga walaupun olahraga akan membantu mendukung metabolisme sel (dijelaskan di bawah). Makanan yang salah bisa atau tidak memiliki kontribusi mengenai pertumbuhan kanker (makanan dengan gula tinggi menyebabkan respon insulin, yang merubah metabolisme).


Ada banyak hal yang bisa menyebabkan kanker: Kanker bisa disebabkan karena kimia, disebut karsinogen, itulah mengaoa cenderung lebih sering di keluarga yang mudah kena kanker tertentu. Tapi Warburg sudah meneliti metabolisme kanker hampir 100 tahun lalu, bahkan mendapatkan haidah nobell untuk itu di 1931 dan penyembuhan kanker masih belum dimaterialkan. Otto Heinrich Warburg mengikuti riset Warburg Watson/Crick mendeteksi DNA di sel kita. Semenjak ahli genetik tertarik ke situ. Mereka juga menemukan kalau gen supresif kanker, disebut gen p53 bermutasi dan kanker akan tumbuh: Gen supresor tumor selama beberapa dekade inilah halnya. Tapi di 5-10 tahun terakhir ada revitalisasi dari ide awal Warburg yang harus berkonsentrasi pada perbedaan metabolisme antara sel normal dan sel kanker. Ini mulai menunjukkan beberapa hasil.


Sel kanker lebih asam dan membakar glukosa untuk energi tanpa membutuhkan oksigen (anaerobik), sedangkan sel normal membakar glukosa secara aerobik di mitokondria. Perbedaan ini penting. Sel kanker ditemukan lebih rentan dibunuh oleh manipulasi tertentu.


Ambil terapi cryoablation untuk kanker prostat. Operasi cryosurgery untuk kanker prostat. Semakin rentan sel kanker semakin membunuh sel normal melalui metode freeze. Contoh lain adalah terapi photo untuk kanker paru-paru dan kanker esofagus. https://www.sciencedaily.com Metode ini mungkin lebih bisa diaplikasikan secara universal daripada yang diyakini sejauh ini. Pewarna yang sudah difotosintesis dimasukkan dan lalu saat sel normal sudah mengeliminasi pewarnanya, tapi sel kanker masih mengandung pewarna, sinar laser membunuh sel kanker secara khusus, menyerap beberapa gelombang laser tertentu yang spesifik ke pewarna.


Tidak ada yang tahu makanya riset kanker masih berlanjut. Tapi aku pikir akan mendorong konsumen: konsumen yang ingin penyembuhan yang lebih baik. Dan saat metode baru yang memberikan penyembuhan lebih baik datang, ini akan mendorong kedepan sementara metode yang kurang efektif akan menjadi sejarah. Saya pikir Warburg akan di revitalisasi dan terapi baru akan berlanjut dikembangkan dari sini sebagaimana yang ku indikasikan.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang