Ejakulasi dini: Apakah teknik memeras akan menaikkan durasi hubungan?

Dilihat 261 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Metode ‘berhenti memeras’

Metode ‘berhenti-mulai’ adalah teknik pertama yang kucoba di awal umur 20 tapi karena kurangnya sukses seksual di pertengahan umur 20, saya cek secara online untuk mencari informasi tentang teknik. Memulai lalu berhenti hubungan seksual untuk memeras penis mu saat kamu akan memasuki tahap klimaks sepertinya masuk akal dan saat saya coba setiap kali aku melakukan seks, tingkat kegagalan ku 99%.


Saya coba metode ini saat kenikmatan pribadi tapi mengingat kembali untuk berhenti saat aku merasa kalau aku akan orgasme sangat tidak cukup untuk menguasai teknik ini. Ini karena aku menggunakan pornografi untuk kenikmatan pribadi, dan stimulant erotic visual masih cukup untuk otak ku untuk kelihangan penguasaan diri dan berakhir dengan menjadi terangsang, dan mengakibatkan ejakulasi.


Setiap kali aku menyadari kalau gairah ku memulai untuk berada di puncak, di mana aku ingin menghentikan pergerakan ku, menarik dan meremas. Tapi, perasaan dari stimulasi seksual tidak mereda. Penis ku akan terus berdenyut dan aku bisa merasakan ejakulasi memulai untuk ke ujung sampai aku kehilangan penguasaan diri dan orgasme. Kuda liar dan pistol tidak bisa menghentikan ku dari ejakulasi.


Tidak hanya teknik ‘berhenti-mulai’ menderita kegagalan karena ‘kesalahan pengguna’, kesalahan yang lain adalah ‘kesalahan pasagan’. Saya menemukan, dengan penuh pengertian, kalau pasangan saya mau melakukan seks dan tidak mau berlatih dengan ku! Meskipun niat ku baik untuk mencoba mengontrol pergerakanku, dia akan menarikku dalam di saat aku mencoba untuk memperambat dan menghentikan penetrasi ku.


Terkadang hampir mustahil untuk berhenti tepat waktu, khususnya saat dia terus menggerakkan pinggangnya saat aku mencoba untuk beristirahat. Saya merasa tidak enak untuk berhenti dan menghentikan getaran dan terkadang aku tidak berani untuk menyuruhnya berhenti. Sangat membunuh mood orang!


Terus mulai dan berhenti saat hubungan akan menghilangkan gairah sex, keromantisan, dan meninggalkan hal itu membuat pengalaman yang indah.

Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang