Hal-hal apa sajakah yang harus saya ketahui sebelum saya menjadi seorang koki pembuat kue?

Dilihat 2,88 rb • Ditanyakan hampir 2 tahun lalu
1 Jawaban 1


Dulu profesi koki (chef) kurang diminati, namun saat ini banyak generasi muda berlomba-lomba menjadi koki terbaik lewat pendidikan belajar memasak. Meningkatnya popularitas profesi koki memasak, disebabkan oleh banyaknya tayangan acara yang berhubungan dengan kegiatan memasak di televisi, lihat saja acara tayangan kompetisi memasak bahkan saat ini dengan mudah kita menemukan saluran telivisi khusus yang  menayangkan acara masak-memasak secara non stop seperti saluran Asian Food Chanel. 


Seseorang tidak dapat langsung menjadi seorang koki kue sebelum menjadi seorang juru masak kue selama bertahun-tahun.  Tidak ada satu pun sekolah masak yang akan memberikan anda gelar Pastry Chef. Untuk menjadi seorang koki kue yang handal, sangat dibutuhkan beberapa keahlian. Bagi seseorang yang ingin menjadi seorang koki profesional harus  pintar mengembangkan diri dalam bidangnya.  Penting bagi seorang koki untuk terus belajar, menimba ilmu, melihat tren yang ada, eksposure diri, serta selalu siap untuk menghadapi  tantangan, Ada beberapa hal yang harus anda kuasai bila ingin menjadi seorang koki memasak yang handal. Apa sajakah itu ? Jika anda ingin mengetahui cara untuk menjadi koki kue yang handal, simak terus artikel berikut :


Syarat Menjadi Koki Kue


Untuk menjadi seorang koki diperlukan bakat, ketrampilan serta kemampuan sera berbagai macam keterampilan lain, seperti : 


  • Kreatif



Untuk menjadi seorang koki kue anda harus selalu kreatif dalam membuat kue. Anda dapat menggunakan kreatifitas anda untuk membuat sesuatu yang berbeda sehingga akan lebih menarik konsumen. Kreatifitas anda dapat dilakukan dalam hal pengolahan dan penyajian. Karena hal yang paling penting untuk membuat anda sukses adalah dengan menggunakan kreatifitas anda.  Seorang koki harus kreatif dalam mengolah bahan makanan dan menyusun menu serta pembuatan resep baru. Tentu saja anda tidak akan langsung berhasil pada percobaan pertama dengan menggunakan kreatifitas anda.  Lakukan  perbaikan pada resep tersebut. Untuk satu resep  diperlukan 3-7 kali percobaan.  Catatlah  bahan, langkah, dan hasilnya untuk mengevaluasi resep tersebut. Terdapat dua hal yang paling sulit dalam menciptakan resep baru. Pertama, pengukuran bahan-bahan. Kedua, menentukan lama adonan mengembang dan waktu memanggang. Pastikan juga volume adonan dan isiannya pas dengan loyang yang digunakan.


  • Mampu Berkomunikasi Dengan Baik

Anda mungkin berpikir bahwa wilayah kerja koki pembuat kue hanyalah dapur. Namun hal tersebut tidak selalu benar. Bagaimanapun kemampuan berkomunikasi yang baik juga harus dimiliki oleh seorang koki kue. Hal tersebut diperlukan jika anda bekerja di sebuah toko yang mana harus berinteraksi secara langsung dengan konsumen anda.  Kemampuan berkomunikasi yang baik harus anda miliki, sebagai bekal  saat anda akan mempekerjakan orang lain.  Bahkan jika anda tidak memiliki pekerja, anda mungkin akan bekerja bersama koki lainnya. Sehingga  anda harus melakukan komunikasi dengan rekan kerja anda untuk menciptakan suasana kerja yang menyenangkan.


  • Terorganisir


Dalam hal ini, arti dari  terorganisir adalah  upaya menjaga kebersihan dapur dan kerapihan persiapan. Kebersihan dan keteraturan dapur mempengaruhi kinerja seorang koki.  Seorang juru masak tidak seharusnya selalu terjun ke bawah untuk membersihkan ruang masaknya, mengambil serpihan atau membersihkan tetesan setiap waktu. Seorang juru masak professional haruslah bersih, berpengalaman untuk meminimalkan terjadinya kotoran, sehingga tidak menghabiskan waktu untuk membersihkan dapur setiap saat. Apron (celemek), mesin-mesin dan peralatan yang  digunakan  juga harus tetap terjaga kebersihannya.


  • Memiliki Kemampuan Matematika Dasar

Sebagai seeorang koki kue, anda tentu harus memiliki kemampuan matematika dasar, yang akan anda gunakan untuk menghitung takaran bahan yang akan digunakan dalam membuat kue.  Anda tidak harus belajar matematika rumit seperti kalkulus atau trigonometri untuk dapat membuat roti yang lezat. Yang anda butuhkan adalah mempelajari matematika sederhana seperti penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, disamping itu seorang koki juga  harus memiliki kemampuan berbisnis.


  • Dapat Bekerja di awah Tekanan.


Seorang koki kue harus dapat bekerja di bawah tekanan terutama saat mendapatkan jumlah pesanan yang sangat banyak.  Diperlukan ketepatan waktu  bagi seorang koki kue untuk menghasilkan roti yang baik. Salah satu cara untuk membuatnya mudah adalah dengan cara mengatur tempat kerja dan bahan pembuat kue dengan rapih. Koki kue juga memiliki resiko cidera karena harus berurusan dengan beberapa perlatan  berbahaya. Oleh karena itu, penting bagi seorang koki kue untuk mengenakan perlengkapan  yang memadai sehingga resiko terkena cidera dapat dihindari. Gunakanlah pakaian yang tidak membuat anda kepanasan dan dapat melindungi anda dari cidera.


  • Jaga Kondisi Tubuh Anda.

Sebagai koki profesional, anda harus memastikan bahawa stamina dan fisik anda selalu terjaga dengan baik. Kondisi fit fisik anda dibutuhkan untuk mengangkat bahan-bahan dan juga peralatan yang akan anda gunakan. Selain itu, stamina anda dibutuhkan karena seorang koki  selalu berdiri dalam melakukan semua pekerjaannya. Untuk menjaga agar kondisi tubuh anda tetap terjaga dengan baik, aturlah pola hidup anda. istirahat cukup dan makan dengan teratur akan membantu anda agar selalu dalam kondisi tubuh yang baik.


  • Berorientasi Pada Detail


Seorang koki kue harus menyajikan  kue  dengan kualitas, bentuk, dan rasa yang terjaga. Seorang koki harus mengetahui waktu yang tepat untuk  memesan bahan-bahan kue, khususnya yang musiman serta  harus pintar menyiasati, bahan apa yang cocok untuk  dijadikan  sebagai bahan pengganti jika bahan pembuat kue yang dimaksud tidak ditemukan. Koki kue  harus tetap memperhatikan setiap detail dari produk yang dibuatnya serta harus memperhatikan setiap resep secara  detail dan  teliti untuk memastikan bahwa semua ukuran  telah sesuai.  Anda juga harus memperhatikan pesanan konsumen dengan baik agar mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan.


  • Memiliki keahlian menggunakan pisau

Seorang koki kue harus memiliki keahlian dalam menggunakan dan menjaga kondisi  pisau. Memiliki pengetahuan bagaimana cara memotong buah dalam takaran yang sangat tepat, tidak banyak yang terbuang, seimbang, sama dan menghasilkan potongan yang seragam.


  • Menghargai bahan-bahan yang digunakan


Sangat penting bagi seorang koki kue untuk menghargai bahan-bahan kue yang sedang mereka olah, dari mana setiap gram tepung berasal, dari mana setiap buah tersebut dihasilkan. Penting untuk mereka mengetahui hal itu. Hargai alam yang telah menghasilkan itu semua. Seorang koki kue juga harus menghargai kerja keras orang-orang yang telah membawa bahan-bahan tersebut hingga sampai ke tangan mereka.


  • Leadership


Seorang chef berarti adalah sang kepala, dia adalah orang yang menjalankan "laboratoriumnya", berani mengambil keputusan, mengatur bawahan, mengatur pesanan, produksi dan menjalin komunikasi dengan pemilik restoran ataupun kepala juru masak lain. Karena chef tidak bekerja sendiri maka seorang chef harus dapat memimpin tim nya, sama halnya seperti CEO atau direktur.


Proses pembuatan kue memang ilmiah dan memerlukan kreativitas. Untuk mengetahui reaksi antara bahan dengan teknik pengolahannya, diperlukan sains. Jika sudah menguasai sains  anda dapat mengubah-ubah aturan maupun porsinya, si sinilah letak kreativitasnya. Pelajari terus tentang proses pembuatan kue. Pelajari bagaimana protein, zat tepung, cairan, dan lemak bereaksi satu sama lain, apa yang membuat suatu resep berhasil dan apa yang membuatnya gagal. Pahami apa perbedaan antara reaksi maillard dan karamelisasi. Sebagai contoh, pelajari apa yang dikenal dengan hydrocolloids.


Siapapun dapat memasak, syaratnya, jangan mudah frustrasi jika hasilnya tak memuaskan. Kreativitas, mungkin terdapat campur tangan bakat di dalamnya.  Anda harus mengerti bahwa pekerjaan sebagai koki memasak atau koki kue memposisikan diri anda untuk dapat memberi makan dan melayani banyak orang. Anda harus memasak, memasak lagi dan terus memasak setiap waktu. Anda harus bangun ketika hari masih gelap. Jangan pernah berhenti untuk terus memikirkan tentang hal ini. Anda harus memiliki semangat juang.  Namun, memasak adalah keterampilan yang dapat dikembangkan dengan terus belajar memasak  dan mengulang. Jika anda berhasil maka hal tersebut akan menjadi sesuatu yang sangat penting demi kesuksesan karir anda.


Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang