Hal yang paling tidak realistis apa yang ada pada drama Korea? Apakah budaya Korea yang ditampilkan pada drama sesuai dengan aslinya?

Dilihat 2,33 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Bicara tentang budaya pop Korea selain musik dan fashionnya, hal yang dikenal masyarakat luas tentang budaya Korea adalah dramanya. Drama Korea sangat digemari oleh banyak orang selain karena pemainnya yang tampan sehingga menarik perhatian terutama para wanita, alur serta cerita yang diangkat pun menjadi perhatian para penonton.

          

Seperti cerita film drama pada umumnya, dalam film drama Korea pun tentu saja banyak hal yang tidak realistis dan bahkan tidak masuk akal. 


Ada beberapa adegan tertentu yang dibuat untuk menarik banyak penonton namun hal itu malah membuat adegan tersebut terkesan terlalu berlebihan dan tidak realistis. Dan hal ini banyak kita temui bukan hanya di drama Korea saja, namun ini juga terdapat pada drama-drama dari negara mana pun.

Dalam artikel ini, saya akan membahas hal-hal yang paling tidak realistis dalam sebuah drama terutama drama Korea. Berikut ulasannya.



Hal Yang Paling Tidak Realistis Pada Drama Korea


Terkadang kita selalu terbuai dengan kisah kehidupan dan cinta yang kita tonton dalam sebuah film atau drama. Bagaimana kehidupan tokoh dalam cerita tersebut terlihat selalu berjalan mulus dan kisah cinta romantis yang selalu menjadi dambaan setiap orang. Padahal yang kita saksikan itu berbanding terbalik dengan kenyataannya. Bagaimana pun semua itu hanyalah fiktif belaka.


Beberapa kisah drama memang mengambil kisah dari kehidupan nyata, namun tidak serta merta semua itu merupakan refleksi dari kehidupan nyata. Hal itu juga berlaku dengan drama Korea. Ada beberapa hal dari drama korea yang tidak sesuai dengan realita kehidupan nyata, salah satu contohnya adalah anak dari kaum elit yang jatuh cinta dengan rakyat biasa. Banyak sekali tema seperti ini kita temui dalam drama Korea seperti, 'Boys Before Flower' dan 'The Heirs'.

              

Selain tema yang diangkat dalam drama, ada adegan dalam drama Korea yang terlihat sangat dibuat-buat dan sangat tidak natural adalah adegan accidental kiss (ciuman yang tidak disengaja). 


Adegan accidental kiss yang saya temui sangat tidak terlihat seperti ciuman yang tidak sengaja, mereka (para pemain) terlihat seperti ingin memang berciuman daripada disebut disengaja. Menurut saya adegan ini adalah hal yang paling terlihat dibuat-buat dan tidak natural dalam drama Korea.



  galena adegan drama korea

Maksud saya, yang benar saja. Apakah masuk akal jika kita menganggap acara realitas Amerika mewakili kehidupan orang Amerika yang sebenarnya? 


Tidak sama sekali. Sama halnya dengan drama Korea. Semua itu adalah drama. Sama seperti acara kebudayaan pop pada komunitas lainnya, yang notabene didramatisasi, tidak realistis dan dibuat melodramatis.


Setelah bertahun-tahun saya menonton drama korea (termasuk masa-masa saat sekolah menengah dimana saya masih sering terbawa dengan ceritanya), ini adalah beberapa hal yang saya benci tentang drama korea:


  • Terlalu banyak yang diubah di dalam drama korea. Hal yang sama juga berlaku untuk acara TV korea lainnya. Ketika ada adegan yang dramatis, mereka akan menampilkannya berkali-kali dari berbagai sudut yang berbeda. Misalnya, jika seorang pria dan wanita bertemu pandang untuk pertama kalinya, musik akan dimainkan, pencahyaan digelapkan, dan mereka mutarnya dari sekitar 10 sudut yang berbeda, membuat hal yang sebenarnya hanya terjadi 2 detik di kehidupan nyata menjadi sekitar 5 menit. 


  • Keluhan ini mungkin kebanyakan dilontarkan oleh orang Amerika, tapi acara TV korea terlalu konservatif dan sopan. Yang saya maksud, pelukan dan ciuman singkat di pipi terkesan sangat lebih aneh dan provokatif dibanding dengan acara Amerika.


  • Drama korea biasanya hanya menceritakan beberapa jenis alur cerita. Hampir semuanya mengandung komponen percintaan. Misalnya, "perempuan dan laki-laki bertemu, tidak saling menyukai pada awalnya, dan setelah mengalami berbagai macam percekcokan akhirnya saling jatuh cinta" atau "laki-laki kaya dan wanita miskin saling jatuh cinta dan harus melawan kecaman publik dan keluarga mereka untuk bersatu". Hampir semuanya seperti itu. 


Setelah melihat dari berbagai sisi, saya ingin mengatakan bahwa film drama korea tidak mewakili orang korea yang sebenarnya atau kebudayaan korea. Drama korea sama tidak nyatanya seperti Hollywood, terutama dalam masalah percintaan.


Kembali lagi semua ini hanyalah sebuah drama fiktif dimana para tokoh hanya melakukan hal-hal sesuai dengan cerita yang sudah dirancang. Tentu saja merupakan hal yang wajar bila hal tersebut jauh dari realita yang ada. Walaupun begitu, hal tersebut tetap menarik untuk kita saksikan.


Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang