Haruskah saya ngomong ke pacar saya untuk tidak mendapatkan operasi plastik?

Dilihat 566 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Saya rasa kamu di jalan yang benar. Itu tubuh dia dan pilihan dia.

Boleh untuk mendapatkan reservasi. Baik kalau kamu merasa pacarmu cantic dan tidak membutuhkannya, dan bagus kalau kamu mau menghargai pilihannya, itu tubuh dia, dan hak dia.


Saran saya? Tanyakan pada dirimu sendiri pertanyaan yang sulit tentang mengapa kamu benci operasi plastic dan kenapa pacarmu ingin memodifikasi tubuhnya membuatmu takut. Apakah kamu takut resiko operasi? Operasi lain membawa resiko dan saya tidak profesional di bidang medis, tapi kalau kamu takut untuk keselamatannya, mungkin akan lebih baik kalau kamu mendiskusikannya bukan hanya dengan dia, tapi dengan pembedahnya sebagaimana kamu bisa mengerti resiko tersebut.


Apakah kamu takut kalau operasi plastic akan merubah personalitasnya? Beberapa orang takut kalau setelah operasi plastik akan “menjadi orang lain” secara signifikan. Orang memiliki gagasan kalau seseorang yang operasi plastic menjadi egois, atau mereka menjadi sia-sia setelahnya. Mereka takut kalau pasangannya tidak menjadi orang yang sama lagi…


Apa kamu takut kalau dia mendapatkan prosedur dan mendapatkan keberanian diri di taampilannya, dia akan meninggalkanmu karena dia bisa melakukan yang lebih baik? Itu bukan takut yang irasional, itu ketakutan yang saya rasa banyak orang yang mengalaminya, tapi kalau kamu merasakannya, kamu harus bilang kepadanya.


Ada yang lain, saya yakin. Tapi benar-benar memeriksa motifmu dan tanyakan apa yang mengkhawatirkanmu.

Saya tidak akan memberitahukan kalau operasi plastic tidak merubah orang. Untukku, prosedur kosmetik minor bisa membuat perubahan BESAR di hidupku. Sesuatu yang mengkhawatirkan secara konstan dan sumber malu, hilang, dan membutuhkan harga diri negatif dengannya. Untukku, dekat ke empat tahun semenjak saya dioperasi dan penyesalanku hanya saya tidak melakukan lebih awal. Istriku sangatlah mendukung, dan dia menyadari perbedaan di dalamku juga. Dia mencintaiku sebelumnya dan masih sekarang. Saya lebih senang. Saya tidak mendapat reaksi yang sama setiap bangun pagi dan melihat cermin yang sering kulihat dulu.


Untukku, secara pribadi, saya telah melihat operasi plastic bisa sangat positif. Untuk pacarmu, mungkin sama. Itu tubuhnya dan pilihannya.

Tiga hal terakhir:

Meskipun dia mendapatkan operasi plastik atau tidak, selama bertahun-tahun hubunganmu dengannya, tubuhnya akan berubah (punyamu juga) Dia akan tetap orang yang sama di dalam, dan orang tersebut adalah orang yang memiliki hubungan denganmu. Jangan stress


Apapun yang kamu lakukan, jangan dekati dia dengan obrolan mengenai operasi dengan mengatakan sesuatu yang dekat dengan “kalau kamu melakukannya, saya mungkin meninggalkanmu” Itu tindakan cenderung melecehkan yang menghina.

Jujur dengan perasaanmu sanatlah diterima. Obrolkan tentang rasa takutmu dan keraguan adalah hal positif dan dewasa. Saranku, setelah kamu obroli perasaan dan keraguan adalah untuk didiskusikan, bukan dengan intensi untuk ngomong yang lain, tapi untuk menjelajahi perasaanmu dan terbuka ke perasaan mengganti itu. Katakan padanya kamu cinta padanya, katakana padanya kalau kamu mendukungnya, dan mintalah dia untuk membantumu dengan perasaan takut dan ragu sehingga kamu bisa mendukungnya. Percayalah, pasca operasi, dia akan butuh dukunganmu. Saya tahu kalau tidak ada yang lebih membelai untukku daripada bangun dengan istriku duduk disebelah Kasur dan berkata kepadaku kalau semua baik-baik saja.


Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang