Idealnya seperti apa proses penemuan obat ?

Dilihat 640 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Inti masalah nya adalah cukup dipahami, tapi secara virtual tidak pernah di sebutkan.

Produk apapun (lohsm mulai, permata, bahan bakar fosil, molekul obat) yang ditemukan daripada didesain akan mengalami peningkatan biaya marjinal. Barng pertama yang ditemukan itu paling jelas, kemudian mereka yang sedikit kurang, dan kurang. Kami berhenti mencari setelah tidak ada lagi yang perlu ditemukan, tapi ketika biaya rata-rata pencairan barang selanjutnya meningkat lebih dari harga pasar sekarang membuat masa depan pamasukkan barang meningkat. Kami berada di poin sekarang untuk obat moleul kecil, tapi dengan konstan waktu yang panjang di industri, itu akan memakan beberapa waktu dekade untuk menjadi nyata. 

Biaya menemukan sesuatu itu tergantung pada ukuran ruang pencariannya, atau, dinyatakan dengna cara lain, pada beberapa hal kamu perlu mengatur kalau itu bukan apa yang kamu cari. Kebanyakan perkembangan teknologi untuk menemukan proses itu diarahkan untuk mencari dengan lebih efisien. Tapi ini sangatlah membuang-buang waktu pada poin ini. Sistem yang disebut "High Throughput Screening" bisa mencari jutaan hal secara acak dan embuat molekul pencarian untuk mereka yang terkat target bunga. Tapi, angka kemungkinan dalam ruang Lepinski molekul "obat" yang diesimasikan sesuatu seperti 10^50. Cobalah meletakkan angka-angka ini dalam pandangan tanpa menggunakan eksponen, jutaan angka butiran pasir yang bisa kamu pegang dalam tangkupan tanganmu. 10^50 adalah angka butiran pasir yang dapat muat dalam bola seukuran orbit Pluto. Merupakan misteri bagiku kenapa orang-orang berpikir HTS bisa bekerja.

Desain, di lain tangan, memproduksi hasil dalam waktu yang independen pada angka solusi kemungkinan yang tidak bekerja. Proses desain lebih atau kurang monoton dari prototip lewat seri yang secara bertahap menjadileih baik, sampai performa tertentu dicapai. Ketika mendesain sirkuit baru yang terpadu, atau komputer, atau pesawat terbag, atau telepon selular, keberhasilan itu sudah terjamin, dan jangka waktu yang dibutuhkan dan usaha nya itu dibatasi.

Inilah hal penting pada titik masalah terminologi: Dengan meminta maaf pada banyak dedikasi dan ahli kimi medis yang cerdas dan ahli biokimia dalam dunia farmasi, pekerjaan mereka tidak hanya mendesain, dengan definisi istilah itu yang berarti konteks lain. Pada waktu molekul mencapai studi praklinis, ada ribuan cobaan dan buangan, dan proses ydimaa mereka dipilih itu merupakan bagian dari perkiraan. Singkatnya "desain obat" itu tidak ada. Aktivitas yang berasal dari sitilah itu mungkin lebih baik disebut pencarian batuan komputer.

Keberhasilan desain dalam pegertian yang lebih biasa membutuhkan satu kunci yang hilang dalam kimia: Model prototip (mental, fisik, atau komputer) yang merupakan prediktif performa yang tidak memadai dan bagaimana untuk meningkatkannya. Orang yang nonteknis, diberikan mainan tinker yang dibuat untuk menyesuaikan produl kekuatan balok baja yang bisa didesain untuk jematan yang tetap berdiri, hanya dengan memperhatikan dimana modl rusak atau memperkuatnya sampai tidakrusak.

Sayangnya, saat ini tidak ada model yang cocok untuk biokimia, dan dengan arah perkembangan alat saat ini yang tidak akan beerubah paling tidak untuk 50 tahun kedepan, da kemungkinan bisa lebih lama. Ada dua kelas cara luas untuk msimulasi kimia. Satu memberika hasil pada sistem asli dalam waktu kerja yang masuk akal, tapi walaupun usaha keras dan angka penghargaan Nobal, jawabannya itu tidak akurat dan tidak berguna kecuali dalam kass khusus. Dalam opiniku, itu tidak akan pernah terjadi.

Cara kelas lain itu sangat komputasi menurut yang saat ini terstruktur mereka tidak dapat meggunakan sistem bunga praktikal tersebut. Yang terbaik dari mereka (menurutku) adalah alat-lat yang sangat jauh yang disebut fisika benda terkondensasi. Mereka ituakurat, tapi sngat lambat.

Ini bisa diperbaiki, tapi itu akan membutuhkan kerja sama beberapa bagian sains dan teknik yang memiliki sedikit kesetaran dan tidak ada alasan lain untuk bahkan bertemu bersama. Dan karena perkembangan alat seperti it tidak akan memberikan hasil dalam aliran hasil buruk yang cocok untuk farmasi yang ada, biologi, atau jurnal benda terkondensasi, tidak mungkin untuk mendukung karir sains dengan keterampilan untuk membuat hal itu terjadi.

Kalau kamu mengarah ke farmasi sebagai karirmu, aku memberikamu turut duka citaku.

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang