Industri kesehatan: Kenapa mengambil obat di apotek membutuhkan waktu yang sangat lama?

Dilihat 1,29 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Saya sering menerima pertanyaan, "Kenapa obat saya lama sekali?" Itu adalah pertanyaan yang sederhana dengan jawaban yang cukup rumit. Alasan terbesarnya adalah aksesibilitas dari apoteker terhadap pekerja medis profesional lainnya. Para apoteker mungkin harus menjawab banyak panggilan telepon, berkonsultasi dengan beberapa pasien, dan menyelesaikan banyak resep medis untuk pasien yang menunggu. Selain itu, ada juga pelangga yang meminta apoteker untuk memeriksa persediaan barang tertentu, seperti roti, atau lipstik.


Sebagai seorang apoteker, saya melakukan semua hal tersebut dengan senang hati, tapi saya tidak bisa melakukan semuanya sekaligus. Saya akan menangani pasien berdasarkan antrian, atau kadang memindahkan seseorang yang dalam keadaan darurat ke barusan depan.


Kalau kamu mengunjungi dokter, kamu akan melihat resepsionis, perawat, dan mungkin dokter magang sebelum akhirnya menemui dokter. Dalam langkah - langkah yang kamu lakukan di klinik tersebut, kamu mungkin baru akan melihat doktermu ketika sudah memasuki ruang pemeriksaan untuk berkonsultasi mengenai masalahmu.

Staff klinik yang lainnya mencatat informasi pasien sehingga dokter hanya perlu menangani masalah yang membutuhkan keahliannya. Jika tidak ada pasien atau masalah pelanggan, saya dapat berkonsentrasi untuk menyelesaikan resep medis yang dibutuhkan oleh pasien. Jika itu adalah satu -satunya resep medis baru yang diberikan dalam satu jam, tapi biasanya tidak begitu. Jadi, setiap resep diberikan prioritas untuk memastikan bahwa resep medis tersebut sudah siap pada waktu yang dijanjikan.

Setiap apotek memiliki aliran kerjanya masing - masing, tapi secara umum, langkah - langkah dalam memenuhi resep medis adalah sebagai berikut:

  1. Resep medis (rx) diberikan - Resep diterima oleh apotek dari pasien
  2. Rx dimasukkan ke dalam sistem komputer dan diajukan ke asuransi. Urusan asuransi selesai atau pasien memiliki untuk membayar sendiri obatnya.
  3. Apoteker memeriksa keakuratan data yang dimasukan, memeriksa rx terhadap alergi pasien, mengecek apakah dosis yang diberikan sudah sesuai dan aman.
  4. Rx diteruskan untuk dikerjakan. Rx selesai dikerjakan.
  5. Apoteker melakukan pemeriksaan akhir untuk memastikan bahwa rx dikerjakan dengan benar.
  6. Pelanggan datang untuk mengambil obat.
Selain gangguan - gangguan, apa lagi yang membuat prosesnya menjadi lama? Kurangnya informasi yang lengkap merupakan masalah besar ketika mengerjakan resep medis. Kadang informasi mengenai pasien tidak lengkap dan memerlukan perhatian lebih. Proses verifikasi asuransi juga dapat memperlambat proses. Langkah ini dapat memakan waktu 30 menit sampai dengan 3 minggu.

Resep medis yang buruk juga dapat memperlambat proses. Jika resep tersebut tidak terbaca, dapat menyebabkan konflik alergi, memiliki potensi interaksi antara obat yang membahayakan, dosisnya kelihatannya tidak sesuai, apoteker harus menghubungi dokter yang memberikan resep untuk menentukan apa yang harus dilakukan untuk memberikan obat yang aman.


Kamu juga dapat menunggu cukup lama kalau ada resep medis lain yang masuk sebelum resepmu. Kalau kamu tidak membutuhkan obat - obatanmu dengan segera, masukan resep medis satu atau dua hari sebelumnya. Ketika akan mengambil obat, datanglah sebelum jam 10 pagi atau setelah jam 7 malam. Jam - jam tersebut merupakan jam sepi pengunjung.

Sebagai apoteker kami mengerti bahwa obat merupakan barang komoditas. Terutama barang komoditas yang bisa didapatkan dengan cepat, mudah dan murah. Kami bangga memberikan pelayanan dengan efisien dan aman. Mempersingkat waktu proses dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan keamanan pasien.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang