Istri saya, seorang dokter gigi yang memiliki gelar PhD dan memasuki bidang ini untuk mendapatkan penghasilan yang tinggi. Dia membenci pekerjaannya dan menjadi semakin merana dari hari ke hari. Apa yang harus saya lakukan?

Dilihat 674 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Sepertinya keluhan ini juga banyak dikeluhkan oleh banyak orang. Betapa tidak, untuk bisa menyandang gelar dokter gigi apalagi sampai ke tingkat PhD diperlukan pengorbanan biaya dan tenaga selama bertahun-tahun. Secara finansial memang bidang ini sangat menjanjikan karena profesi dokter gigi termasuk profesi yang cukup bergengsi saat ini di masyarakat baik di di negara berkembang maupun negara maju. Pasalnya, setiap orang bisa menjadi pasien dari seorang dokter gigi, apalagi dengan teknologi kedokteran yang lebih maju.


Namun seperti profesi yang lain, setiap imbalan yang besar tentu menuntut pengorbanan yang besar. Tidak jarang seorang dokter gigi harus kerja lembur dan merelakan waktu cutinya terpakai gara-gara jadwal pasien yang cukup padat. Bagaimana lagi, menelantarkan pasien merupakan pelanggaran kode etik kedokteran. Lalu bagaimana cara mengatasi stres semacam ini?



dokter gigi 5



Cara menenangkan pikiran yang disarankan oleh sejumlah psikolog adalah dengan mendapatkan waktu libur yang cukup. Hal ini sangat membantu agar mereka bisa menjaga pikiran dan tenaganya tetap bugar dan segar selama menjalankan rutinitas tugas sehari-hari. Anda bisa mengajaknya berdialog, liburan, atau melakukan hal-hal apapun di luar kegiatan dokter gigi yang disukai istri Anda. Kegiatan ini bisa membantu Anda mengatasi stres yang dialami oleh istri Anda. 

Selain itu, beri dia semangat dan dorongan bahwa pekerjaannya adalah pekerjaan yang mulia, yakinkan dia untuk tidak memikirkan materi semata, tetapi memberikan bantuan pada orang yang sakit adalah sesuatu yang membahagiakan. Atau ajak dia untuk memiliki kesibukan sampingan yang tidak terlalu menyita waktu, sehingga dia bisa sejenak melupakan kepenatan pekerjaannya sebagai seorang dokter gigi.


Langkah terakhir dan pilihan paling buruk adalah menyarankannya untuk melepas pekerjaan itu dan menyuruhnya mencari pekerjaan lain yang benar-benar cocok dengan hatinya, pekerjaan yang disukainya dan dilakukannya dengan senang hati. Apapun itu, yang terpenting adalah kebahagiaan istri Anda dalam menjalani hidup dan pekerjaannya tersebut. Di samping itu para psikolog juga menyarankan terjalinnya komunikasi interpersonal yang baik antara pasien dan dokter. 


Nah, menangani pasien yang sudah dikenal dengan baik tentunya lebih nyaman bukan? Hal lain yang perlu diperbaiki adalah pengaturan jadwal yang lebih teratur bagi dokter gigi. Dengan demikian, baik pasien dan dokter gigi sama-sama diuntungkan terutama berkaitan dengan waktu. Perlu diingat bahwa dokter gigi juga seperti anggota masyarakat lainnya yang butuh waktu untuk hal-hal lain di luar pekerjaannya.



dokter gigi 1


Peran Dokter Gigi


Dengan peran yang sedemikian besar tersebut tidak heran jika banyak orang bercita-cita ingin menjadi dokter gigi. Terlebih lagi, iklan di televisi dan juga penghargaan di tengah-tengah masyarakat terhadap profesi dokter gigi turut membentuk cita-cita setiap orang sejak kecilnya. Namun, tidak jarang obsesi yang berlebihan itu datang dari orang tua atau lingkungan. Hal ini juga merupakan salah satu penyebab stres selain tingginya tuntutan pekerjaan. Cara menangani stres dari faktor lingkungan ini sebaiknya melibatkan pengertian dan kearifan orangtua di dalam membimbing anaknya.


Masyarakat juga perlu tahu bahwa kesehatan gigi bukan semata-mata tanggung jawab dan wewenang seorang dokter gigi. Tapi seringkali anggapan seperti ini menyebabkan dokter gigi kelebihan beban tanggung jawab kerja dan sosial yang tinggi. Tak heran jika banyak dokter gigi yang perlu cara menenangkan pikiran lantaran ekspektasi berlebihan dari masyarakat tersebut. Berolahraga atau ikut kelas yoga sepertinya jadi salah satu cara yang ampuh buat para dokter gigi untuk mengembalikan kebugaran fisik dan psikologis mereka sehabis bekerja keras. Hal ini juga dapat Anda lakukan pada istri Anda untuk dapat mengatasi masalahnya saat ini.


dokter gigi 2


Momen Bersama Dokter Gigi 


Bagi sebagian orang, saat-saat bersama dokter gigi adalah sesuatu yang membutuhkan keberanian tersendiri, terlebih lagi anak-anak. Oleh karena itu persiapan ke dokter gigi dibutuhkan baik secara fisik maupun psikologis. Dan hal ini juga dapat mempengaruhi tingkat stres pada dokter gigi itu sendiri. Oleh karena itu sebaiknya Anda memberi saran pada istri Anda untuk menjadikan momen bersama dokter gigi adalah saat-saat yang mengesankan bagi kedua pihak, baik bagi pasien maupun bagi si dokter itu sendiri. Dengan langkah ini diharapkan dapat juga menurunkan tingkat stres yang dialami serta menjadikan istri Anda lebih mencintai pekerjaannya tersebut.


Sejauh ini peran dokter gigi sangat penting. Semakin berpengalaman dia, semakin banyak baginya cara menenangkan pikiran seorang pasien dan setiap penanganan memberinya bekal yang sangat berharga. Perlu diketahui juga bahwa sebenarnya stres ini bukan saja bisa dialami oleh pasien. Tak jarang dokter gigi pun mengalami stres yang cukup tinggi karena berbagai faktor, termasuk yang dicontohkan di atas. Oleh karena itu, cara mengatasi stres yang diterapkan dokter pada pasien juga dapat diterapkan untuk dirinya sendiri, tentu saja dengan sedikit variasi dalam pelaksanaannya. Cara mengatasinya bisa dengan membuat ruang kerja senyaman mungkin, atau bercengkerama terlebih dulu dengan pasien, dan lain sebagainya. Yang terpenting adalah terciptanya suasana yang menyenangkan dan tidak tegang sehingga antara dokter gigi dan pasien sama-sama tidak mengalami stres.


dokter gigi 3


Takut Pergi Ke Dokter Gigi


Faktor lain yang juga mempengaruhi tingkat stres dari seorang dokter gigi adalah rasa takut pasien terhadap dokter gigi. Mengatasi rasa takut pergi ke dokter gigi harus dilakukan oleh pasien, dokter gigi dan keluarganya sekaligus. Dengan begitu ketakutan atau kekhawatiran yang semula menggelayut bisa diredakan dan pasien mampu mengatasi rasa takutnya sendiri. Selain itu, dokter gigi juga nampaknya perlu memiliki waktu khusus untuk berlibur di sela-sela kesibukannya yang super padat. Inilah cara mengatasi stres yang sangat jitu pada sisi dokter, Tujuannya tentu saja agar penanganan terhadap pasien bisa dilakukan dalam suasana yang nyaman karena ketenangan seorang profesional secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh besar terhadap ketenangan pasiennya.


Memberikan pemahaman yang baik terutama kepada pasien anak oleh orang tua menjadi bekal utama agar anak tidak fobia terhadap dokter gigi. Selain itu setting klinik dokter gigi sekarang ini sudah memperhatikan kenyamanan dan lebih terkesan sebagai ruang terapi ketimbang ruang pengobatan. Secara psikologis hal ini menjadi cara menenangkan pikiran yang baik bagi pasien. Setiap profesi kesehatan di manapun saat ini memang mengupayakan dan didorong untuk membuat hubungan pasien-dokter menjadi lebih menyenangkan. Sebagai efeknya, ada banyak anak yang mengagumi dokter gigi yang mereka kunjungi. Tentunya, ini akan sangat baik bagi penanganan-penanganan berikutnya, juga bagus untuk menghilangkan sebagian stres yang dialami oleh dokter gigi itu sendiri.


dokter gigi 4



Sebagaimana telah dibahas di atas, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu istri Anda mengatasi stres atau membantunya menenangkan pikiran sehingga tidak semakin merana, dan bahkan dia akan mencintai pekerjaannya sebagai seorang dokter gigi. Cara-cara tersebut antara lain berdialog, liburan, atau melakukan kegiatan apapun selain urusan sebagai dokter gigi yang disukai istri Anda. Juga Berikankan motivasi, semangat, dan dorongan untuk istri Anda bahwa pekerjaannya sebagai dokter gigi adalah pekerjaan yang mulia. Beri pencerahan bahwa menjadi dokter gigi tidak semata karena materi saja, namun juga bertujuan untuk memberi bantuan bagi orang yang membutuhkan keahliannya, dan membantu orang sakit adalah kegiatan yang melegakan dan membahagiakan. Serta beragam cara lainnya yang telah dibahas di atas. 


Sedangkan langkah terakhir yang sedapat mungkin Anda lakukan adalah memberinya saran untuk melepas pekerjaannya sebagai dokter gigi, serta mencari pekerjaan lain yang benar-benar tidak membebaninya secara psikologis. Pekerjaan yang disukai dan dilakukan dengan riang dan gembira. Satu hal yang pasti, langkah apapun yang akan Anda tempuh nantinya pastikan bahwa kebahagiaan istri Anda dalam menjalani hidup dan pekerjaannya adalah hal yang paling penting untuk dicapai. 

Terjawab 12 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang