Jika ada, apa manfaat dari skizofernia?

Dilihat 481 • Ditanyakan 12 bulan lalu
1 Jawaban 1

Saya adalah penderita skizofernia yang "masih berfungsi dengan baik". Keluargaku sepenuhnya menyadari bahwa saat masa pertumbuhan, aku memang selalu "berbeda". Aku mulai berhalusinasi tahun pertama SMA. Mereka semua adalah idiot yang tidak pernah lulus SMA. Lupakan universitas maupun karir. Mereka berakhir menjadi ibu rumah tangga, pekerja kasar atau penjahat. Tapi tidak denganku. Dari usia dini aku selalu bertanya "mengapa?". Kenapa mereka melakukan hal-hal buruk pada diri mereka sendiri? Mengapa mereka "bahagia" dalam hidup yang menyedihkan ini? Mengapa mereka selalu mencoba meyakinkanku bahwa menjadi hamil saat/setelah SMA adalah hal yang sangat brilian??? Itu semua adalah kebohongan. Mereka hanya menginginkanku menjadi ratu bodoh seperti mereka. Penderitaan semacam ini tentu harus ditularkan. Saat SMP aku berhalusinasi dan mengkhayal. Aku sangat terlarut dalam novel fantasi. Aku mengajarkan diriku sendiri untuk membaca saat aku berusia 11 tahun. Novel-novel itu sangat mirip dengan apa yang ada di kepalaku. Sama 'gilanya' denganku. Namun novel-novel ini pada akhirnya membuka jalanku untuk edukasi lebih lanjut. Saat SMA aku sudah bisa membaca bacaan yang setara tingkat universitas. Aku sukses mengerjakan tes pegawai negeri dan mendapatkan pekerjaan di propinsiku. Aku mengalahkan hampir semua orang dewasa lainnya di ruangan tersebut. Bahkan dalam matematika. Semua ini pada akhirnya membantu dalam mengarahkanku untuk masuk universitas. Aku mengambil gelar ganda dalam psikologi kriminal dan kuliner (aku tidak bisa memutuskan). Aku terus maju dan akhirnya mengelola properti senilai $62 juta. Setelah itu aku masuk rumah sakit untuk pertama kalinya hingga semua karirku hancur. Beberapa orang bilang bahwa kehilangan karir ini adalah hal yang sangat buruk. Tentu tidak! Setidaknya aku sudah mencoba untuk berbeda. Jika aku "waras" mungkin aku akan tetap nyaman bekerja di KFC hingga muak. Menjadi "berbeda" juga memberiku kekuatan untuk menghindari orang-orang seperti itu dari hidupku. Aku lebih baik tanpa mereka. Sahabatku menjadi pengacaraku dan mengelola seluruh keuanganku. Semuanya lancar. 

Terjawab 11 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang