Jika ada seseorang yang sedang di sidang , dia menggunakan tes DNA untuk penuntutan dan mendapat tranfusi darah . Apa yang harus pengacara lakukan?

Dilihat 590 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Tidak , Pengacara tidak boleh menggunakan ini untuk melindungi kliennya . Sel darah merah tidak memiliki nukleus untuk menyimpan DNA dari pendonor darah . Kecuali klien anda mengalami Anemia yang parah sehingga ia bahkan membutuhkan beberapa kantong dara dari beberapa Orang yang berarti mempunyai DNA yang berbeda sehingga tubuh penerima tidak bisa membersihkan DNA dari pendonor . Hal ini di lakukan tubuh , karena darah ini lebih efisien dalam menghantarkan  oksigen keseluruh tubuh , yang pasti di perlukan untuk penderita anemia .


DNA yang terkandung di dalam darah donor itu sedikit  . Dan jika di lakukan tes DNA . DNA dari donor itu tidak akan terlihat , karena yang telah di jelaskan di atas . Jadi anda atau klien anda tidak bisa menyembunyikan DNA aslinya . Tak hanya itu , poilisi juga bisa melihat bukti bukti pada tempat kejadian perkara dan bukan lewan klien anda saja . Jadi pelajarannya , Jangan buat tindak kriminlitas

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang