Jika bagian yang terluka terasa gatal, apakah artinya luka tersebut sembuh atau infeksi?

Dilihat 5,96 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Luka bisa didefinisikan sebagai hilang atau rusaknya sebagian jaringan tubuh. Hal ini bisa terjadi karena berbagai hal, entah itu karena teriris, tertusuk, robek, ataupun akibat perubahan suhu baik panas maupun dingin. Meskipun lapisan kulit kita sering kali mendapatkan luka, luka tersebut perlahan akan menutup meskipun proses penyembuhan luka tersebut membutuhkan waktu.

Penyembuhan luka sendiri dapat diartikan sebagai proses perbaikan jaringan yang rusak. Proses penyembuhan pun memerlukan waktu tergantung dari tingkat keparahan, kondisi kebersihan, serta kesehatan dari individu tersebut.  Kita sering merasakan rasa gatal di sekitar luka kita dan banyak yang mengatakan bahwa hal tersebut tersebut menandakan bahwa hal itu termasuk dalam fase penyembuhan luka


Apakah hal itu benar adanya atau hanya sekedar mitos? Pertanyaan seperti ini seringkali mucul di benak kita dan di sini saya akan memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut.



Memahami Dilema Penyembuhan Luka dan Gatal


galena luka gatal



Seringkali kita mengalami rasa gatal pada luka yang sudah mengering, meskipun luka tersebut masih terlihat sedikit membengkak. Hal ini tentu saja membuat kita bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi dan yang paling ditakutkan adalah infeksi berbahaya pada luka kita. 


Dokter Spesialis Alergi dan Imunologi, Dr. Iris Rengganis, Sp.Pd menjelaskan penyebab dari hal tersebut. Menurutnya, rasa gatal itu menjadi bagian dari proses penyembuhan luka di kulit, jadi hal tersebut bukanlah sesuatu yang parah ataupun mengkhawatirkan.


Menempatkan perban luka biasa di sekeliling luka dapat memantu mencegah luka bergesekan dengan pakaian dan menginfeksi area luka. Bahkan saat kecil, orang-orang tahu bahwa mereka harus membiarkan luka selama masa penyembuhan. Gatal dapat semakin membuat kulit iritasi, menghilangkan jaringan kulit yang tumbuh, memperlambat proses pemulihan dan memperburuk luka. Namun, luka yang sedang sembuh dapat menjadi sangat gatal, membuat orang ingin menggaruk area tersebut. Bacalah untuk mempelajari mengapa gatal terjadi, mengapa menggaruk berbahaya serta cara-cara untuk meredakan iritasi.



Mengapa luka saya terasa gatal?


Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, rasa gatal pada luka kita merupakan salah satu fase penyembuhan luka dan yang menyebabkan munculnya rasa gatal itu disebut dengan histamine. 


Dalam proses penyembuhan luka sendiri terdapat beberapa proses dan yang pertama merupakan fase inflamasi (peradangan), yaitu fase pembekuan darah dan jaringan luka. Biasanya proses ini memakan waktu dua hari, dimana histamine ini bekerja menarik sel darah putih untuk penyembuhan. 


Proses yang kedua merupakan fase proliferasi. Dalam fase ini, proses penyembuhan pun terlihat makin pesat. Serabut fibrin dan jaringan ikat dalam tubuh di produksi kembali yang juga membuat pembuluh darah terbentuk dan mengalirkan kembali darah ke tempat luka. Lalu proses yang terakhir adalah fase remodelling, yang dimana pada fase ini terjadi proses pengembalian keadaan kulit sehat seperti semula.


galena fase penyembuhan luka

Kulit mengandung serat syaraf khusus yang mendeteksi jika kulit sedang iritasi dan mengirimkan sinyal ke syaraf tulang belakang, memberitahukan bahwa ada yang gatal. Syaraf ini dapat aktif melalui beberapa cara. Misalnya, jika ada serangga yang merayap di tubuh anda, serat ini memfokuskan perhatian anda ke area tersebut untuk memperingatkan anda tentang potensi bahaya. 


Penyembuhan luka juga mendatangkan tekanan mekanis yang menyebabkan gatal. Selagi luka menyembuh, sel di sekitar luka akan berkembangbiak, yang artinya pinggiran luka akan semakin bergerak ke dalam pusat luka. Bahkan sel-sel ini mengikuti jalur elektrik dalam voltase yang berbeda dari wilayah pinggir luka sehingga mereka dapat mengetahui di mana pusat luka berada. Sel-sel ini kemudian menyatu di tengah, saling melekat dan menarik diri hingga luka menutup. 


Proses ini menciptakan tekanan mekanis yang mengaktifkan syaraf gatal dan menyuruh syaraf tulang belakang untuk menggaruk. Serat-serat syaraf ini juga dapat diaktifkan melalui zat kimiawi yang dikeluarkan oleh tubuh, yang menjadi alasan penyembuhan luka menyebabkan gatal. Seperti yang sudah dijelaskan, tubuh melepaskan histamin sebagai respon dari luka dan pembukaannya yang tiba-tiba kepada elemen luar sebagai fungsi protektif. 


Faktor lain juga dapat mempengaruhi gatal. Seperti yang dilaporkan AARP, selama proses penyembuhan, jaringan luka mulai membentuk di atas area yang terpengaruh. Jika jaringan ini tumbuh terlalu banyak, akan tumbuh lapisan yang keras dan halus yakni keloid, dan ini dapat membuat kulit iritasi, khususnya saat bergesekan dengan pakaian. Meskipun umumnya mereka tidak buruk bagi kesehatan, mereka dapat mengarah pada perubahan warna kulit setelah penyembuhan dan memperburuk bekas luka.



Bahaya Menggaruk Luka


galena menggaruk luka


Menggaruk luka yang sedang dalam penyembuhan dapat merusak jaringan yang baru tumbuh dan menggantikan jaringan yang rusak. Jika ini terjadi, hal itu dapat memperlambat proses penyembuhan, dan membuat tubuh anda rawan terkena infeksi luka yang lebih lama dan menghasilkan bekas luka berlebih. 


Kemudian, itu dapat menyebabkan bakteri yang berpotensi berbahaya di tangan yang berpindah ke luka, dan lag-lagi menempatkan anda pada resiko berkembangnya infeksi yang lebih besar.



Tips Untuk Mengurangi Gatal


Jika anda mengalami luka yang luar biasa gatal dengan adanya pengeringan yang tebal atau berwarna aneh, anda mungkin perlu pergi ke dokter klinik untuk memastikan tidak ada masalah. Bagi iritasi normal, ada tindakan yang dapat anda ambil untuk mengurangi gatal, meskipun anda harus bertanya ada pelayanan kesehatan profesional sebelum merubah rencana penyembuhan anda. 


Diskusikan beberapa pilihan ini dengan dokter klinik anda:

  • Cuci luka perlahan dengan sabun dan air untuk membersihkan sel-sel mati yang dapat menyebabkan iritasi.
  • Lindungi area luka dengan penutup luka biasa untuk mencegah pakaian bergesekan dengan luka dan untuk mencegah masuknya bakteri yang berpotensi berbahaya.
  • Gunakan kompres dingin dalam periode yang singkat untuk meredakan gatal.
  • Krim anti-gatal dapat digunakan jika gatal terus berlangsung dan menjadi terlalu sulit dikendalikan.


galena cara merawat uka


Jadi, kita tidak perlu khawatir jika merasakan gatal pada kulit kita, malah itu semua hal yang wajar terjadi. 


Tidak perlu menggaruknya jika kita merasakan gatal pada luka karena akan lebih berbahaya jika luka tersebut terbuka kembali akibat digaruk. Hanya akan memperlambat proses penyembuhan atau malah terjadi infeksi. Maka dari itu penanganan untuk penyembuhan luka perlu di perhatikan dan jika terjadi sesuatu yang lebih parah, bisa langsung menghubungi dokter spesialis kulit untuk penangan lebih lanjut.


Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang