Jika dua bayi lahir dalam waktu bersamaan di rumah sakit yang sama dalam satu kota maka apa horoskop mereka? Apakah horoskop mereka identik?

Dilihat 654 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1


Semua tentang zodiak pasti sedikit banyak menjadi perbincangan, informasi ataupun sebuah pencerahan yang selalu menarik untuk dilakukan karena setiap orang pasti ingin mengetahui bagaimana..bagaimana..dan apakah..?? semua yang berhubungan dengan aktivitas keseharian diri mereka sendiri. Mulai dari segala hal yang bersifat pribadi semisal pakaian dalam warna apa yang dapat membawa keberuntungan,warna tas,sepatu untuk digunakan pada hari tersebut, ataupun sampai dengan jalan mana yang harus mereka melewati untuk menuju tempat kerja. Kepercayaan terhadap zodiak karena menurut banyak orang bisa mempengaruhi  kehidupan dan kesuksesan mereka.


Zodiak (dari kata Yunani Zoodiacos Cyclos yang artinya Lingkaran Hewan) adalah sebuah sabuk khayal di langit dengan lebar 18° yang berpusat pada lingkaran ekliptika, tetapi istilah ini dapat pula merujuk pada rasi-rasi bintang yang dilewati oleh sabuk tersebut, yang sekarang berjumlah 13. Dipercaya awal mula konsep ini berasal dari peradaban Lembah Sungai Eufrat kemungkinan hanya dengan 6 rasi: Capricornus, Pisces, Taurus, Cancer, Virgo, dan Scorpio, yang kemudian dipecah menjadi 12 karena penampakan tahunan 12 kali Bulan purnama pada bagian-bagian berurutan dari sabuk tersebut.


Zodiak adalah istilah astrologi atau ilmu perbintangan yang berkaitan dengan siklus 12 wilayah sepanjang lingkaran eliptik yang berlangsung selama setahun. Diduga rasi bintang atau zodiak sudah ada sejak 3000 tahun sebelum masehi. Bangsa kuno melihat bahwa matahari bergerak teratur diantara bintang-bintang, dan untuk memudahkan pengamatan, mereka membagi lingkaran peredaraan matahari menjadi 12 bagian yang terdiri atas bintang-bintang, dan diberi nama sesuai dengan bentuk kelompok bintang yang terlihat dilangit. Mereka percaya bahwa bintang adalah tempat persinggahan dewa-dewi yang mereka hormati, dan keberadaannya memberi pengaruh pada sifat, karakter dan keberuntungan seseorang yang dilahirkan pada waktu siklus zodiak tersebut, dan dipercaya juga dapat memberi gambaran tentang ramalan jalan hidup dan nasib seseorang.



Zodiak Dua Bayi yang Lahir pada Waktu dan Tempat yang Sama


Dalam pembahasan tentang Zodiak di atas dapat juga kita analisa bahwa seseorang/bayi yang lahir pasti akan masuk ke dalam salah satu zodiak  dari 12 zodiak yang kita kenal. Apabila kelahiran sudah diketahui tanggal,bulan dan tahunnya maka bisa kita analisa Zodiak apa yang dibawa oleh bayi tersebut. Contoh : seorang  bayi lahir pada tanggal 16 April 1985, bayi tersebut masuk kedalam Zodiak Aries karena Zodiak Aries memiliki waktu (21 Maret-19 April). Jadi apabila yang diketahui  waktu (jam) kemudian tempat kelahiran serta lokasi kota yang sama, maka sudah jelas dapat kita analisa bayi tersebut memiliki zodiak yang identik.

 



Astrologi tidak diajarkan secara khusus dilembaga pendidikan resmi, karena merupakan Pseudoscience. Setiap bangsa memiliki astrologi dan istilahnya sendiri, namun karena astrologi yang kita kenal secara umum berasal dari barat, maka kita mengenal zodiak yang sebagian besar menggunakan bahasa latin.

Ilmu Astrologi adalah ilmu yang menghubungkan antara gerakan benda-benda tata surya (planet, bulan, dan matahari) dengan nasib manusia. Karena semua planet, matahari, dan bulan beredar di sepanjang lingkaran ekliptika, otomatis mereka semua juga beredar di antara zodiak. Ramalan astrologi didasarkan pada kedudukan benda-benda tata surya di dalam zodiak.


Seseorang akan menyandang tanda zodiaknya berdasarkan kedudukan matahari di dalam zodiak pada tanggal kelahirannya. Misalnya, orang yang lahir awal Desember akan berzodiak Sagitarius, karena pada tanggal tersebut Matahari berada di wilayah rasi bintang Sagitarius. Kedudukan Matahari sendiri dibedakan antara waktu tropikal dan waktu sideral yang menyebabkan terdapat 2 macam zodiak, yaitu zodiak tropikal dan zodiak sideral. Sebagian besar astrolog Barat dan astrolog Indonesia menggunakan zodiak tropikal, dan sejak kini seluruh Dunia Menggunakan zodiak tropical.


Astrologi sideris dan tropis adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan dua definisi yang berbeda-beda dari satu tahun. Istilah juga digunakan sebagai istilah untuk dua sistem koordinat ekliptika yang digunakan dalam Ilmu Astrologi. Keduanya membagi ekliptika menjadi beberapa "tanda-tanda" bernama seperti rasi bintang, tapi sidereal mendefinisikan sistem tanda-tanda tersebut berdasarkan bintang tetap, sementara tropis mendefinisikan sistem itu didasarkan pada posisi vernal equinox di belahan bumi utara (yaitu, persimpangan ekliptika dengan ekuator langit). Karena presesi ekuinoks, dua sistem ini tidak tetap relatif terhadap satu sama lain, tetapi menjauh sekitar 1.4 busur derajat per abad. Sistem tropis yang diadopsi selama periode Helenistik dan tetap lazim dalam astrologi Barat. Sistem sidereal digunakan dalam astrologi Hindu, dan dalam abad ke-20 sistem astrologi Barat. Sementara astrologi klasik tropis didasarkan pada orientasi Bumi relatif terhadap Matahari dan planet-planet dari tata surya, bintang astrologi berkaitan dengan posisi Bumi relatif terhadap kedua serta bintang-bintang dari falak. Sebenarnya posisi tertentu bintang tetap seperti rasi bintang adalah tambahan pertimbangan dalam horoskop.


Sejarah Zodiak


Berbicara tentang zodiak, zodiak klasik diperkenalkan pada periode neo-Babel (sekitar tujuh hingga abad keenam sebelum masehi). Pada saat itu, presesi ekuinoks tidak ditemukan. Astrologi klasik Helenistik dikembangkan tanpa mempertimbangkan efek presesi. Penemuan presesi dari ekuinoks dikaitkan dengan Hipparchus, seorang astronom Yunani aktif pada akhir periode Helenistik (ca. 130 SM).

Ptolemy, menulis sekitar 250 tahun setelah Hipparchus, menyadari efek presesi. Ia memilih untuk definisi zodiak berdasarkan titik vernal equinox, yaitu, sistem tropis. Sementara Ptolemy mencatat bahwa Ofiukus dalam kontak dengan ekliptika, ia menyadari bahwa 12 tanda-tanda yang konvensional hanya nama-nama untuk 30 derajat segmen.


Sistem Hindu Jyotisha memilih untuk mendefinisikan zodiak berdasarkan bintang tetap, yaitu, secara langsung terikat untuk rasi bintang zodiak, tidak seperti sistem astrologi barat. Beberapa astrolog sideris tidak mengambil tanda-tanda astrologi sebagai sebuah pembagian yang sama dari ekliptika, tetapi tanda-tanda yang didasarkan pada aktual lebar masing-masing rasi bintang, termasuk rasi bintang yang diabaikan oleh zodiak tradisional, tetapi masih dalam kontak dengan ekliptika. Stephen Schmidt pada tahun 1970 memperkenalkan Astrology 14, sebuah sistem dengan tambahan tanda-tanda yang didasarkan pada konstelasi Ofiukus dan Cetus. Namun ini diperdebatkan karena apabila Cetus diumpamakan untuk lawan dari rasi bintang Ofiukus, maka seharusnya Cetus diganti dengan rasi bintang Orion karena rasi ini lebih berhadapan lurus dengan Ofiukus dibandingkan dengan Cetus. Pada tahun 1995, Walter Berg memperkenalkan 13-tanda zodiak, yang menambahan tanda Ofiukus. Sistem ini diterima dengan baik di Jepang setelah bukunya yang diterjemahkan oleh host radio Mizui Kumi (水井久美) pada tahun 1996. Tanggal Matahari melewati 13 rasi bintang astronomi dari ekliptika tercantum di bawah ini, akurat untuk tahun 2011. Tanggal akan maju dengan kenaikan satu hari setiap 70.5 tahun.


    peramal


Peramal biasanya akan memberikan ramalan bintang atau horoskop untuk tiap tahun. Ramalan bintang ini akan membantu membentuk masa depan Anda. Ramalan bintang, tarot, atau peramalan tidak akan mampu memberitahu dengan sangat detail apa yang akan terjadi berdasarkan tanggal lahir Anda. Tetapi segala hal di dunia ini terkait dengan tanggal lahir Anda dan pengaruhnya akan jelas ada dalam kehidupan. Gunakan ramalan bintang untuk mengurangi pengaruh kejadian hidup tertentu dengan memahami diri sendiri dengan lebih baik. Cobalah menerima keadaan Anda sekarang dan ambillah tanggung jawab dengan cara positif agar bisa memecahkan masalah yang tidak Anda sukai. Perbaiki kualitas hidup Anda dengan sikap proaktif yang positif.



Memahami diri sendiri adalah kunci agar bisa hidup bahagia dan damai. Pahamilah bahwa jika Anda merasa diri Anda menyedihkan, perasaan ini akan menyebar; sebaliknya jika Anda bahagia, kebahagiaan Anda juga akan menyebar. Karena itu fokuslah pada hal-hal positif karena ini akan memberi hasil positif pula! Anda bertanggung jawab memilih respons diri Anda dan Anda akan menciptakan apa yang Anda inginkan. Pahamilah konsep ini dan Anda akan memahami bahwa Anda sendirilah yang bertanggungjawab atas prediksi masa depan Anda. Anda tidak bisa hanya mendengarkan tentang zodiak, ramalan, maupun segala hal yang bersifat prediksi, dan menunggu apa yang akan terjadi. Anda perlu rasa percaya, keberanian, tekad, dan pola pikir positif untuk mewujudkan masa depan yang Anda inginkan.

.



Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang