Jika kipas angin pada kecepatan lambat, apakah itu memakan lebih sedikit listrik?

Dilihat 510 • Ditanyakan 10 bulan lalu
1 Jawaban 1

tipe kipas angin


Kipas angin dipergunakan untuk menghasilkan angin. Fungsi umumnya adalah untuk pendingin udara, penyegar udara, ventilasi dan pengering. Kipas angin juga ditemukan di mesin penyedot debu dan berbagai ornamen untuk dekorasi ruangan. Perkembangan kipas angin semakin bervariasi baik dari segi ukuran, penempatan posisi, serta fungsi.

Banyak, lho jenis-jenis kipas angin:

Ada kipas angin tangan, baling-baling, listrik, air conditioner, dan kipas angin langit-langit.

Kipas angin langit-langit adalah salah satu peralatan yang paling umum dalam rumah tangga di India. Sebagai negara tropis,  Indonesia bergantung banyak pada kipas angin langi-langit dan disana terdapat sebuah kipas angin langit-langit di setiap ruangan di negara ini. 

Ketika kita pergi dan membeli sebuah kipas angin langit-langit,  kita juga mendapatkan regulator bersama dengan itu. Regulator dari berbagai jenis,  dan kipas angin langit-langit yang berbeda dilengkapi dengan berbagai regulator yang berbeda. 

Kebanyakan orang biasanya tidak peduli dengan regulator,  tapi sangat penting untuk tahu bahwa regulator dapat membuang listrik dan dapat menambah tagihan listrik anda. Kabar baiknya adalah bahwa anda selalu dapat menolak untuk mengambil regulator yang disediakan dan bisa mendapatkan diskon yang setara,  dan menggantinya dengan yang efisien. Tapi untuk itu,  perlu anda tahu tentang jenis-jenis regulator, yang akan saya jelaskan dibawah ini!

                    cara kerja kipas angin


Bagaimana Cara Kerja Kipas Angin? 

Kipas angin langit-langit memiliki motor listrik dan pisau logam yang terhubung dengannya. Ketika kita menghidupkan kipas angin,  perbedaan tegangan menyebabkan arus melewati motor dan kipas angin berputar. Regulator mengontrol tegangan yang membuat aliran arus lebih sedikit atau lebih banyak. Menurunnya tegangan menurunkan kecepatan kipas angin. Jadi regulator mengontrol tingkatan tegangan untuk kipas angin. Maka dari itu, penting halnya mengetahui prinsip kerja kipas angin. 


Jenis-jenis Regulator 

Ada tiga jenis regulator yang tersedia di pasaran saat ini: Regulator Listrik, Jenis Regulator Elektronik dan Regulator Movable. Semuanya memiliki 3 cara yang berbeda dalam mengontrol kecepatan kipas angin dan sehingga,  efisien dimana mereka mengatur listrik yang berbeda. Dari perspektif harga Regulator Listrik adalah yang termurah,  tapi dari ketiganya itu adalah regulator yang paling tidak efisien. Kami sedang dalam proses pengumpulan informasi yang berkaitan dengan dampak harga dan akan memperbaruinya sesegera mungkin. Tapi pertama-tama mari kita lihat ketiga jenis ini: 


Regulator Listrik


 model kipas angin


Regulator Listrik adalah regulator tradisional yang ada di rumah kita di zaman dulu sebagian besar berasal dari jenis ini. Regulator ini memiliki resistor yang menurukan tegangan untuk kipas angin langit-langit. Resistor memanaskan sekaligus menurunkan tegangan dan dengan demikian listrik disimpan dengan mengurangi kecepatan kipas yang hilang dalam bentuk panas dalam regulator. Panas internal juga merusak regulator dalam jangka panjang. Regulator ini juga memiliki ukuran yang besar. Mereka dihargai 7,800 rupiah saja per biji. 


Regulator Elektronik


 regulator kipas angin


Regulator Elektronik adalah jenis regulator terbaru yang tersedia dipasar. Ini jauh lebih kecil dalam ukurannya dari regulator listrik. Regulator elektronik menggunakan kapasitor bukan resistor untuk menurunkan tegangan. Kapasitor mengatur kecepatan kipas dengan mengatur gelombang pasokan listrik. Ini tidak mendapatkan pemanasan dan dengan demikian menghemat listrik ketika kipas berjalan lebih pelan (pada kecepatan yang lebih tinggi konsumsi listrik dari kipas adalah sama pada kedua regulator). Regulator ini menyimpan 40% pada kecepatan 1 dan sekitar 30% pada kecepatan 2 dibandingkan dengan regulator listrik. Ada 2 jenis regulator elektronik yang tersedia yaitu : 

Jenis Movable : Regulator ini bergerak dengan pelan dan tidak ada nomor tingkatan (1 sampai 5) yang disediakan. Regulator ini lebih baik dari regulator listrik tapi masih dapat menyebabkan beberapa pergerakan pada motor yang menyebabkan pemanasan. Jenis ini biasanya berharga 20 ribu rupiah per biji.

Jenis Step : Regulator ini memiliki jumlah kecepatan (biasanya 1 sampai 5). Regulator ini memberikan distorsi yang lebih rendah dengan pergerakan motor dengan demikian lebih sedikit pemanasan. Ini adalah jenis regulator yang paling efisien. Jenis ini biasanya berharga 40 ribu rupiah per biji. 

Jika anda menjalankan kipas angin pada kecepatan rendah dirumah anda, maka Step regulator adalah pilihan jenis penghemat listrik terbaik untuk anda. Walau ada jenis kipas angin menggunakan aliran D.C. Penghematan tagihan listrik dapat mengganti tambahan harga saat anda membelinya. Kamu perlu memilih regulator kipas langit-langit yang menghematan listrik

Selain itu, kamu juga perlu tahu kenapa kipas angin rusak dalam setahun untuk dijadikan pertimbangan saat membeli kipas angin.

Terjawab 10 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang