Jika seekor gorila berkelahi dengan seekor macan, binatang manakah yang akan menang?

Dilihat 22,1 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

    Binatang-binatang di hutan

Di dalam kehidupan satwa, memang sering terjadi perkelahian antar hewan terutama karena kehidupan alam liar yang keras sehingga para hewan tersebut harus berjuang dan mempertahankan hidupnya dengan berburu hewan lain atau bahkan dengan jenisnya sendiri, begitu juga dengan gorila dan macan. Seperti kita ketahui bahwa gorila dan macan adalah jenis hewan besar yang dilindungi dari kepunahan. Tetapi apakah yang akan terjadi jika terjadi perkelahian gorila vs macan itu ada? siapakah yang akan menang? ada jawaban yang sudah pasti ada dalam pikiran kita bahwa gorila vs macan kemungkinan besar akan dimenangkan oleh macan. Tapi tunggu dulu, sebelum menjawabnya kita akan lihat terlebih dahulu satu persatu tentang kedua binatang ini. Nah, mari kita simak beberapa deskripsi di bawah ini :


GORILA


   gorila

Gorila adalah hewan yang pastinya tidak asing bagi manusia. Ya, hewan primata ini memiliki penampilan yang mudah dikenali berkat tubuhnya yang besar dan berwarna gelap. Walaupun penampilannya terkesan garang dan mengerikan, gorila bukanlah hewan yang perlu ditakuti oleh manusia karena hewan ini hanya memakan tumbuhan. Gorila juga memiliki sifat pemalu dan cenderung menghindari konflik dengan makhluk di luar spesiesnya, kecuali kalau diganggu lebih dulu.

Ada 2 spesies yang sudah teridentifikasi manusia dan semuanya berada di Benua Afrika. Kedua spesies tersebut adalah gorila barat (western gorilla; Gorilla gorilla / Troglodytes gorilla) yang habitat aslinya ada di Afrika Tengah bagian barat, serta gorila timur (eastern gorilla; Gorilla beringei) yang habitat aslinya ada di pelosok Afrika Tengah bagian timur. Dalam tangga klasifikasi ilmiah, semua spesies gorila termasuk dalam genus Gorilla. Nama "gorilla" sendiri berasal dari bahasa Yunani "gorillai" yang berarti "suku wanita berambut" untuk menggambarkan penampilan gorila yang memang berambut lebat.

Hewan ini bisa berdiri dengan memakai kedua kakinya. Namun sebagai akibat dari tubuhnya yang besar dan berat, gorila lebih sering berjalan dengan memakai lengan dan kakinya sekaligus di mana bagian lengan yang digunakan oleh gorila untuk menapak tanah adalah bagian luar kepalan tangannya. Gorila juga bisa memanjat pohon dengan memakai telapak tangan dan kakinya yang berjari panjang. Dan seperti halnya manusia, masing-masing mereka memiliki sidik jari yang polanya berbeda satu sama lain.

Seluruh tubuh gorila diselubungi oleh rambut lebat berwarna hitam / biru gelap, kecuali di bagian wajah, telapak tangan, telapak kaki, dada, dan perutnya yang kebetulan juga berwarna hitam. Ketika gorila memasuki usia 14 tahun, rambut di bagian punggungnya berubah warna menjadi putih sehingga hewan ini kerap dikenal pula dengan sebutan "punggung perak" (silverback). Spesies gorila barat rambutnya cenderung lebih pendek & berwarna lebih kecoklatan dibandingkan dengan spesies gorila timur.

Makanan utama mereka adalah tumbuhan dengan tipe makanan yang berbeda antar spesies. Jika makanan utama gorila barat adalah buah-buahan, maka makanan utama gorila timur adalah dedaunan. Gorila menghabiskan 30% waktu hariannya untuk makan, 30% untuk berjalan-jalan, & 40% untuk beristirahat. Sebagai akibat dari ukurannya yang besar, gorila tidak memiliki banyak musuh alamiah. Namun gorila yang masih kecil rentan diserang oleh hewan pemangsa semisal macan tutul.


MENYUKAI HIDUP BERKELOMPOK


Gorila adalah hewan sosial yang hidup membentuk kelompok kecil. Ada 2 macam kelompok yang dibentuk oleh gorila : kelompok berisi 1 gorila jantan dan beberapa gorila betina beserta anak-anaknya, serta kelompok yang seluruh anggotanya adalah gorila jantan yang belum kawin. Jumlah anggota dalam 1 kelompok gorila bisa mencapai 15 ekor. Jika gorila jantan yang menjadi pemimpin kelompok beranggotakan gorila betina dan anakan mati, maka gorila jantan yang lebih muda akan menggantikan posisinya. Alternatifnya, betina beserta anak-anaknya akan berkelana mencari kelompok baru.

Gorila tidak memiliki musim kawin yang spesifik dan bisa melakukan perkawinan kapan saja. Seperti halnya manusia, gorila betina juga mengalami menstruasi yang siklusnya terjadi setiap 28 hari sekali. Jika gorila betina sudah melakukan perkawinan dengan pejantan, gorila betina akan memasuki periode kehamilan selama 9 bulan. Jumlah bayi yang dikeluarkan gorila betina sekali melahirkan adalah 1 ekor. Betina lalu menyusui dan mengasuh bayinya hingga usia 4 tahun.

Gorila muda memasuki usia kematangan seksual pada usia 10 tahun. Di alam liar, usia rata-rata gorila mencapai 40 tahun. Sementara dalam penangkaran, usia maksimal gorila bisa lebih panjang lagi alias mencapai 54 tahun. Gorila jantan berukuran lebih besar daripada gorila betina. Jika gorila jantan bisa tumbuh hingga setinggi 175 m dan seberat 180 kg, maka gorila betina hanya memiliki tinggi maksimal 125 cm dan bobot maksimal 90 kg - menjadikan gorila sebagai hewan primata terbesar di dunia yang masih hidup


Klasifikasi gorila sebagai berikut : 


  • Kingdom: Animalia
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Mammalia
  • Order: Primates
  • Keluarga: Hominidae
  • Genus: Gorilla
  • Nama ilmiah: Troglodytes Gorilla
  • Jenis: Mamalia, Herbivora
  • Ukuran: 1.4-1.7m
  • Berat: 100-200kg
  • Kecepatan lari: 40 km/jam
  • Rentang hidup: 35-50 tahun
  • Gaya hidup: Berkelompok (Troop)
  • Status konservasi: Terancam
  • Warna: Hitam, Abu-abu
  • Jenis Kulit: Rambut
  • Makanan Favorit: Daun, buah, bunga
  • Habitat: Hutan hujan tropis dan hutan lebat Afrika
  • Predator: Manusia, macan tutul, buaya
  • Ciri Khusus: kepala besar dan lengan panjang 

MACAN


   macan tutul


Setelah mengulas tentang gorila maka sekarang kita akan mengulas hewan pemangsa yang sering menyerang gorila khususnya gorila yang masih kecil yaitu macan tutul. Macan tutul termasuk dalam keluarga kucing besar yang di dalamnya dikenal dengan harimau, singa, jaguar dan lain-lain.

Siapa sih yang tidak kenal dengan predator yang satu ini? Kucing besar bernama latin Panthera pardus ini memang terkenal dengan pola tutul di bulunya yang cantik. Selain kecantikannya, macan tutul juga dikenal dengan keahliannya dalam memanjat pohon, berbeda dengan kucing besar lain yang cenderung lebih suka berada di tanah. Namun, tahukah Anda bahwa macan tutul merupakan kucing liar dengan persebaran paling luas di dunia—serta diakui sebagai salah satu predator paling sukses di muka bumi? Macan tutul atau yang dikenal sebagai leopard dalam bahasa inggris merupakan satu dari lima kucing 

Macan tutul (Phantera pardus) adalah predator yang lincah dan mereka berburu secara diam-diam. Walaupun relatif lebih kecil dibandingkan keluarga kucing besar lainnya, dengan otot rahangnya yang kuat macan tutul mampu memangsa makhluk lain yang ukurannya lebih besar. Selain itu, mereka juga memiliki cakar dengan kuku tajam yang dapat menerkam dan melukai mangsanya. Hewan ini juga dikenal dengan sebutan harimau dahan karena kemampuan memanjatnya yang luar biasa, yang berasal dari otot belikat yang benar-benar kuat. Hewan ini disebut juga dengan hewan nocturnal, artinya mereka aktif di malam hari. Di siang hari mereka akan tidur, dan mulai berburu kala matahari telah terbenam sepenuhnya.  


Macan tutul tidak suka hidup berkelompok, atau termasuk sebagai hewan penyendiri. Bahkan macan tutul menghindari spesiesnya. Tetapi walaupun selalu menghindari satu sama lain, macan tutul bisa menjadi sangat buas terhadap sesamanya, terutama jika dalam kondisi lapar, atau tidak ada stok makanan yang bisa diburunya. Sebagai hewan predator, macan tutul termasuk hewan berdarah dingin dan menggunakan segala macam cara dan kesempatan untuk mendapatkan mangsanya. Bahkan macan tutul tidak pernah memilih hewan yang harus menjadi buruannya, karena segala jenis mangsa dan berbagai ukuran bisa menjadi sasarannya. Namun, sesuai dengan kesediaan mangsa didekat habitatnya, macan tutul selalu berburu hewan menyusui, hewan pengerat, ikan, burung, monyet, dan hewan lain yang mudah ditemuinya.


Karena keahliannya dalam menyerang mangsa dari atas dahan dan mematikannya dengan cara menggigit leher dan mendorongnya hingga roboh, macan tutul juga sering disebut harimau dahan. Macan tutul memang pandai memanjat pohon yang dianggapnya sebagai tempat paling strategis saat berburu. Apalagi ketika berada di atas dahan, hewan-hewan yang tengah diincarnya tidak menyadari keberadaan macan tutul. Dan di saat itulah, sergapan dari atas dahan mengejutkan mangsanya sehingga tidak dapat menghindarinya. Ketika memangsa hewan buruannya dari atas dahan, 90% berakhir dengan sukses.


Klasifikasi macan sebagai berikut :

  
  • Kingdom: Animalia
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Mammalia
  • Order: Carnivora
  • Keluarga: Felidae
  • Genus: Panthera
  • Nama ilmiah: Panthera Pardus
  • Jenis: Mamalia, Carnivora
  • Ukuran Panjang: 1 hingga 2 meter
  • Tinggi : 45 – 80 cm (Dewasa, Pada bahu)
  • Berat: Jantan: 31 kg (Populasi di pegunungan pesisir Afrika Selatan), Betina: 23 – 27 kg (Populasi di Somalia)
  • Kecepatan lari: 58 km/jam
  • Rentang hidup: 12-17 tahun
  • Gaya hidup: Penyendiri (tidak berkelompok)
  • Status konservasi: Hampir Terancam (menurun)
  • Warna: Kuning kecoklatan dan putih dengan totol-totol hitam
  • Jenis Kulit: Berbulu yang bercorak totol
  • Makanan Favorit: Daging
  • Habitat: Hutan hujan tropis, gurun, pegunungan
  • Predator: Manusia atau dari jenisnya sendiri
  • Ciri Khusus: Warna bulu yang indah 

Jadi meski gorila terlihat lebih besar badannya dan unggul jika diukur kekuatan pukulan dan ketahanan tubuh, namun macan diciptakan untuk membunuh sehingga macan pantas menjadi pemangsa pemuncak rantai makanan. Oleh sebab itu, jika terjadi perkelahian gorila vs macan, maka kemungkinan besar sang macan akan membunuh gorila dan menang. 

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang