Jika semua manusia memiliki anatomi yang sama, kenapa kita berpikir berbeda?

Dilihat 277 • Ditanyakan 7 bulan lalu
1 Jawaban 1

Pertanyaan bagus. Mari kita periksa asumsimu. Kamu menyatakan jika kita semua memiliki anatomi yang sama. Pernyataanmu sebagian salah. Aku yakin temanmu memiliki tubuh dan struktur wajah yang berbeda daripada kamu. Beberapa memiliki telinga yang lebih kecil atau lebih besar, ada yang lebih pendek/lebih tinggi, ada yang berotot/tidak, dll. Ada jaringan yang tumbuh di orang lain sedangkan kamu tidak. Kamu bisa membaca daftar variasi anatomi manusia disini. Tentu kamu bilang, tapi perbedaannya tidak mencolok. Tentu perbedaannya kecil dan tidak mencolok.

Orangutan juga memiliki anatoni yang mirip dengan manusia, tapi itu bukan berarti anatomi manusia sama persis dengan orangutan. Singkatnya, denominator yang sama dalam kemiripan kita adalah DNA. DNA adalah informasi yang berada pada sel manusia yang membedakan kita dengan makluk hidup lain. Tidak ada contoh lain yang lebih baik kembar identik. Kembar identik memiliki DNA yang hampir 100% sama dan DNA mereka sulit untuk dibedakan. Dengan kata lain, mereka memiliki anatomi yang sama. DNA manusia yang mirip dengan orangutan juga persentasinya tinggi.

Hal ini sudah diteliti. Kita memiliki DNA yang mirip tapi juga ada perbedaan. Otak kita dan orangutan pun berbeda. Manusia dikenal dengan evolusi kompleksnya. Kembali pada pertanyaanmu tadi, semua mirip tapi tidak sama, sama seperti otak manusia bentuknya sama tapi berbeda cara penggunaannya. Bahkan sidik jari dari kembar identik tidak sama. Makanya kita memiliki perbedaan karakteristik fisik, tapi dengan banyak varian.

Terjawab 6 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang