Jika seseorang mengalami emboli pada paru-paru dan diberikan pengencer darah, apakah perlu juga baginya mendapatkan transfusi darah?

Dilihat 3,59 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Mari kita lihat situasinya terlebih dahulu. Jantung manusia memiliki 4 ruang. Dua di sebelah kanan dan dua di sebelah kiri. Ruang tersebut sepenuhnya terisolasi dan darah yang ada di dalamnya tidak bercampur. Ruang sebelah kanan (kita akan menyebutnya jantung kanan mulai sekarang) memiliki tugas yang berbera dari ruang sebelah kiri (jantung kiri). Darah dari seluruh tubuh mengalir dari jantung kanan melalui pembuluh darah. Jantung kanan memompa darah yang didapatkannya ke paru - paru. Darah akan kehilangan karbondioksida dan kaya akan oksigen di dalam paru - paru.


Sekarang darah yang berada di paru - paru kaya akan oksigen dan mengalir ke jantung kiri. Jantung kiri memompa darah ke seluruh tubuh melalui arteri. Arteri bercabang - cabang menjadi pembuluh yang lebih kecil dan pada akhirnya kapiler mikroskopik. Dinding kapiler lebarnya hanya sebesar sebuah sel dan oksigen dapat dengan mudah bertukar di dalam darah dan di sekitar jaringan. 


Karbondioksida serta limbah sel lainnya dialirkan kembali ke dalam aliran darah. Kapiler bertambah besar menjadi pembuluh darah yang lebih besar. Lalu darah akan mengalir kembali ke jantung kanan melalui pembuluh darah dan siklus ini akan kembali berulang. Ingat, kita menggambar anatomi tubuh seolah - oleh subjeknya ada di depan kita. Jadi bayangkan kamu melihat jantung kanan berwarna biru di sebelah kiri dan jantung kiri berwarna merah di sebelah kanan.

Sekarang bayangkan bahwa ada buih -buih di dalam aliran darah pembuluh vena. Buih - buih ini disebut emboli. Emboli biasanya merupakan gumpalan yang terbentuk di kaki dan terputus (pada beberapa kasus emboli bisa jadi merupakan lemak, misalnya dari sumsum pada tulang paha yang patah atau setelah operasi sedot lemak, Atau bisa juga gelombung udara, misalnya ketika seseorang disuntik dengan jarum suntik yang penuh udara).


Gumpalan tersebut (emboli) tersedot ke dalam jantung kanan dan dipompa ke dalam paru - paru dan terjebak di dalamnya yang menyebabkan hambatan. Hal ini dapat berujung pada siatusi yang berbahaya yang disebut emboli paru - paru. Darah tidak lagi bisa memasuki paru - paru sehingga tetap mengandung karbondioksida dan tidak bisa mendapatkan oksigen. 


Selain itu, tekanan pada jantung kanan akan mulai terasa yang kemudian akan menekan jantung sebelah kiri dan menyebabkan gagal jantung. Kalau gumpalannya sangat besar biasanya juga ada gejala serangan jantung dan pasien akan meninggal dalam hitungan jam. Gumpala yang lebih kecil biasanya menyebabkan serangan jantung yang disertai dengan sakit pada dada, sesak napas, dan pernapasan dan detak jangtung yang semakin cepat, tekanan darah yang menurun dan perubahan kondisi mental.

Hal pertama yang harus dilakukan akan menstabilkan pasien secara hemodinamik. Karena aliran darah akan berjalan lambat ketika terjadi adanya hambatan, pasien beresiko mengalami gumpalan yang lebih banyak. Jadi langkah selanjutnya adalah menggunakan pengencer darah untuk mencegah pembentukan gumpalah darah yang lebih banyak. Ini tidak akan menghancuran gumpalan darah yang sudah terbentuk tapi bisa mencegah pembentukan gumpalan darah baru.

Dalam beberapa kasus, jika kondisi pasien cukup stabil beberapa jam setelah penggumpalan terbentuk, dokter mungkin akan menggunakan obat - obatan untuk menghancurkan penggumlaam jika resikonya tidak terlalu besar atau mereka akan menyingkirkannya melalui operasi.

Transfusi darah tidak ada manfaatnya dalam kasus emboli paru - paru. Tapi dalam kasus dimana terdapat dampak yang besar dari emboli paru, seperti DIC (Disseminated intravascular coagulation), Fresh frozen plasma (FFP) mungkin digunakan untuk memberikan berbagai macam protein kepada pasien. Jadi jawabannya, TIdak, transfusi darah tidak perlu dilakukan. Pengencer darah tidak benar - benar mengencerkan darah, hanya mencegah pembentukan gumpalan yang lebih banyak.

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang