Kalau flu Spanyol (H1N1) kembali lagi, bagaimana pengobatan sekarang akan berbeda dari tahun 1918 - 1920?

Dilihat 571 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Coba kita lihat ini dalam empat bagian:


  1. Bagaimana jika flu Spanyol kembali lagi? Kemungkinan akan ada sejumlah orang yang sakit, tapi kemungkinan hal itu tidak akan menyebabkan penyakit yang menyebar luas. Kekebalan terhadapt virus H1N1 2009 ternyata bereaksi silang dengan virus 1918, sehingga kekebalan terhadap jenis flu ini sudah menyebar luas.
  2. Tapi bagaimana jika orang - orang terinfeksi dengan virus yang memiliki sifat sama seperti virus 1918? Mungkin mereka akan menjadi sangat sakit, tapi mereka akan selamat karena pengobatan. Banyak korban dari flu 1918 meninggal karena infeksi bakteri, bukan karena virus itu sendiri. Pada tahun 1918 belum ada antibiotik. Pengobatan antibioik di jaman sekarang dapat menyelamatnya nyawa banyak orang.
  3. Tapi bagaiman jika terjadi pandemi dari virus yang mirip seperti virus 1918? Ini mungkin bisa berdampak buruk. Akan ada banyak orang yang terinfeksi dengan sangat cepat untuk dapat diobati. Kita tidak memiliki cadangan antibiotik yang begitu banyaknya untuk mengobati 500 juta orang dalam satu bulan.
  4. Bagaiman jika terdapat virus dengan yang sama parahnya seperti flu 1918, tapi memiliki sifat yang sedikit berbeda? Ini bukan merupakan hipotesa. Virus flu burung seperti H5N1 dan H7N9 memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi - antara 20 - 90% tergantung jenisnya - bahkan dengan pengobatan modern yang agresif. Untungnya virus - virus ini belum menjadi pandemi, tapi virus ini sudah memburuh ratusan orang dalam 10 tahun terakhir. Kita tidak terlalu baik dalam mengobati penyakit yang disebabkan oleh virus, dan flu adalah salah satunya.

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang