Kalau orang seharusnya tidak makan daging, kenapa mereka memiliki gigi seri dan gigi taring?

Dilihat 300 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Gigi merupakan salah satu bagian tubuh yang memiliki peran penting dalam proses pencernaan. Struktur gigi yang kuat membuatnya dengan mudah menghancurkan makanan yang kita kunyah. Namun, masih banyak yang meremehkan fungsi gigi, sehingga banyak yang tidak peduli dalam perawatannya. Kalian tentu pernah menjumpai anak kecil yang memiliki gigi yang buruk, bukan? Itu adalah akibat karena telah lalai merawat gigi. Bentuk gigi masing-masing individu seringkali berbeda. Pertumbuhan gigi tidak selalu sempurna, misalnya ada beberapa kasus tumbuhnya gigi gingsul.


fungsi gigi


JENIS-JENIS GIGI DAN FUNGSINYA


Gigi manusia dibedakan menjadi 4 macam gigi yang terdapat dimulut berdasarkan bentuknya. Macam-macam gigi manusia serta fungsi gigi tersebut antara lain sebagai berikut :

  • Gigi seri (identis insisivus) adalah gigi yang terdiri satu akar yang berfungsi untuk memotong dan mengerat makanan atau benda lainnya. Gigi seri berada pada bagian depan dengan bentuk yang tegak dan tepi yang tajam. Seperti sekop atau tatah.  
  • Gigi taring (identis kaninus) adalah gigi yang terdiri satu akar yang berfungsi untuk mengoyak makanan atau benda lainnya serta befungsi di berbagai hal yang lainnya. Bentuk dari gigi taring adalah tinggi dan runcing.  
  • Gigi geraham depan (pramolar) adalah gigi yang terdiri dari dua akar yang berfungsi untuk menggilas dan mengunyah makanan atau benda lainnya. Bentuk gigi gerahan depan adalah lebih rendah dan lebih rata dengan benjolan-benjolan kecil.  
  • Gigi geraham belakang (molar) adalah gigi yang terdiri dari tiga akar yang berfungsi untuk melumat, menghancurkan, menghaluskan dan mengunyah makanan atau benda-benda lainnya.

Gigi taring pada mamalia berakar tunggal biasanya disesuaikan untuk merobek makanan, dan terdapat di belakang atau di samping gigi seri. Gigi taring berukuran paling besar di mulut, ukuran gigi taring ini melampaui ukuran gigi lainnya dan mungkin saling mengunci ketika mulut tertutup. Pada hewan herbivora, seperti domba, lembu, dan rusa, struktur gigi taringnya hanya gigi taring yang atas berukuran besar, sedangkan gigi taring bawahnya menyerupai gigi seri. Jenis hewan pengerat, seperti tikus memiliki jumlah gigi taringnya tidak lengkap/kekurangan gigi taring. Dalam beberapa hewan (misalnya, babi, rusa, babon, gorila), yang jantan memiliki gigi taring yang jauh lebih besar daripada betina; ini melakukan fungsi untuk perlindungan selain dari merobek makanan. Pada jenis gigi manusia memiliki gigi taring yang kecil kecil hanya sedikit melampaui ukuran panjang gigi lainnya. Pada manusia terdapat empat gigi taring, satu gigi taring masing-masing berada di tengah-tengah tulang rahang. Gigi taring manusia memiliki akar besar. Hal ini menciptakan tonjolan di rahang atas yang mendukung sudut bibir. 


fungsi gigi tariing


Gigi seri berada di depan mulut dan memiliki tepi rata dirancang untuk menggunting atau memotong. Gigi seri yang paling menonjol dalam herbivora dan omnivora karena mereka berguna untuk menggigit potongan makanan nabati sebelum mengunyah mereka dengan gigi belakang. Karnivora memiliki gigi seri yang relatif kecil karena mereka menggunakan gigi taring untuk merobek daging dan menggeser tulang.

Dua gigi seri sentral atas di depan rahang atas adalah gigi yang paling menonjol di mulut manusia. Mereka memasangkan dengan gigi seri tengah mandibula di rahang bawah untuk gerakan memotong utama terkait dengan menggigit. Seri sentral rahang bawah adalah gigi manusia terkecil dan memiliki, bentuk sempit yang relatif lama dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang lebih luas rahang atas. Kedua pasang gigi seri tengah memiliki, profil seperti pisau datar yang memungkinkan mereka untuk mengiris melalui makanan karena memasuki mulut. Gigi seri lateral rahang atas yang ditemukan di kedua sisi gigi seri sentral atas, dan memiliki profil datar yang sama tetapi lebih sempit dalam bentuk. Mandibula gigi seri lateral sedikit lebih besar dari seri sentral rahang bawah dan agak lebih bulat.


Melihat pertanyaanmu, saya rasa kamu salah melihat evolusi sebagai agen - seseorang yang memiliki tujuan dalam pikirannya - dan bukannya sebuah faktor. Memang mudah untuk terjebak dalam kekeliruan ini, bahwa ahli biologi yang terlatih pun seringkali melakukan kesalahan ini. Penegasan anatomi pada satu waktu merupakan campuran dari sifat yang tidak terlihat, stabil, dan tampak - bukan merupakan rancangan akhir. Penegasan anatomi kita tidak pasti, selalu berubah-ubah antara generasi. Meskipun rentang waktu dari perubahan tersebut melebihi definisi keberadaan kita, kita dapat mengamatinya dengan mempelajari fosil dari nenek moyang kita atau budaya spesies yang bereproduksi secara pesat, misalnya bakteri.


fungsi gigi seri


Jadi, ketika kamu melihat seseorang, kamu akan melihat kedua sifat yang tidak tampak, yang keberadaannya ada karena tekanan lingkungan masa lalu dan kesempatan, dan sifat yang stabil atau tampak, yang keberadaanya ada karena tekanan lingkungan baru-baru ini dan kesempatan. Misalnya, coba lihat jari kaki kita, kaki kita dapat memegang. Tapi jaman sekarang hal ini tidak ada manfaatnya lagi (malah mungkin ini menjadi kelemahan reproduksi), jadi sifat ini menghilang. Kita masih dapat memegang sesuatu dengan kaki kita, tapi kaki bukan merupakan alat genggaman yang berguna. Begitu juga dengan panda, meskipun mereka hewan herbivora, mereka tetap memiliki gigi taring dan sistem pencernaan hewan karnivora. Tapi mereka juga memiliki gigi geraham yang tidak dimiliki oleh hewan karnivora yang memungkinkan mereka menghancurkan bambu - mereka juga berada dalam aliran evolusi.


Gigi taring kita sepertinya ada sama seperti jari kaki kita. Gigi taring kita lemah jika dibandingkan dengan spesies karnivora lainnya (atau dibandingkan dengan Panda). Seperti yang dikutip oleh Britannica: "Gigi taring manusia memiliki akar yang terlalu besar, sisa dari gigi taring yang besar dari pada leluhur kita". Untunglah kita memiliki gigi taring, sehingga kita masih dapat mengoyak daging - kalau garpu dan pisau sedang tidak di tangan - tapi keberadaan mereka bukan merupakan tanda bahwa kita memang seharusnya makan daging.


jenis gigi

Jadi, sebenarnya tak peduli apapun yang kita makan, kita membutuhkan gigi taring untuk mengoyak makanan yang akan masuk ke dalam sistem pencernaan kita. Saya rasa sehalus apapun makanannya gigi taring sangat membantu dalam mengunyah, terkecuali saat memakan bubur mungkin. Tak hanya untuk mengunyah, saat menggigit sesuatu seringkali menggunakan gigi taring, bukan? Kamu bisa menggunakan kawat gigi untuk memperbaiki penampilan gigimu juga. Gunakanlah fungsi gigi-gigi tersebut dengan baik selagi mereka masih menempel :)

Terjawab 8 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang