Kalau saya sama sekali tidak memiliki gejala tapi dapat menularkan sakit flu ke orang lain, kenapa saya tidak terus mengalaminya setelah serangan flu yang secara efektif menyerang saya?

Dilihat 1,26 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Perbedaannya adalah dalam kasus pertama, kamu terinfeksi dengan virus flu, meskipun gejalanya tidak langsung muncul, dan karena itu kamu bisa menularkan virus flu tersebut ke orang lain meskipun kamu sendiri tidak mengetahuinya. Hanya ketika kamu mulai melihat gejala - gejalanya, baru kamu sadar bahwa kamu telah meningkatkan resiko orang - orang di sekitarmu terkena flu.


Dalam kasus kedua, kamu tidak terinfeksi dengan virus flu dan karena itu tidak dapat menularkannya ke orang karena kamu sendiri tidak memiliki virus itu. Bahan dari vaksin flu lemah atau tidak aktif, yang berarti bahwa virion tidak dapat bereproduksi dan karena itu tidak dapat meningkatkan jumlahnya. Sehingga kamu atau orang - orang disekitarmu tidak akan sakit flu, karena flu hanya terjadi ketika virus bereproduksi. Virus tidak akan ada di nafasmu atau di tanganmu karena tidak ada virion baru yang dihasilkan dan kamu juga tidak akan menularkan sakit flu ke orang lain. Yang dilakukan oleh vaksin adalah "mengajarkan" sistem kekebalan tubuhmu seperti apa "tampilan" dari vaksin flu dengan "menunjukkan" sesuatu yang tidak berbahaya seperti virion, sehingga kamu akan menghasilkan antibodi yang dibutuhkan ketika kamu menghadapi virion sebenarnya yang dapat menyerangmu. 

Terjawab 12 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang