Karir apa yang lebih baik, hukum atau farmasi?

Dilihat 238 • Ditanyakan 7 bulan lalu
1 Jawaban 1

Saya akan mengatakannya sejelas mungkin kepadamu, bidang hukum tidak seglamor yang ditampilkan di acara TV seperti "Suit". Dan dalam kehidupan nya, pada saat ini kamu tentunya harus masuk ke sekolah hukum ternama jika kamu mau karirmu berjalan dengan baik nantinya. 


Keadaan dari pendidikan hukum sangat memusingkan dan penuh tekanan, sulit untuk bertahan di dalamnya kecuali kamu mengikuti aturan dunia nyata. Jurusan hukum membutuhkan biaya kuliah yang paling tinggi, lebih tinggi daripada sekolah kedokteran dan jauh di atas sekolah farmasi. Kecuali kamu bisa masuk ke salah satu dari 20 sekolah hukum ternama (saya sangat murah hati di sini, kamu semua orang lainnya mengatan 10, tapi saya tidak percaya bahwa memang sedrastis itu); lebih baik kamu tidak mengambil jurusan hukum.


Dalam sekolah farmasi, tidak masalah kamu masuk sekolah mana, tidak ada yang namanya peringkat "gengsi". Tapi ada peringkat "kualitas", yang berarti semakin tinggi peringkat suatu sekolah farmasi, sistem pendidikan yang dimiliki semakin baik. Selama sekolah farmasi yang kamu pilih merupakan salah satu dari 50 yang terbaik, kamu tidak akan menemui masalah. Kalau sekolah yang kamu pilih jauh berada di bawah itu, mungkin karirmu akan lambat berkembang. Ini hal yang menyedihkan tapi nyata. 
Saya sudah melihat hal - hal yang mengerikan dari sekolah farmasi yang buruk. Karena itu, saya rasa kesalah ada pada dewan pendidikan farmasi karena proses akreditasi yang ceroboh / tanpa pertimbangan yang menyeluruh, tapi ini cerita lain lagi.


Pada akhirnya, memilih jalan karir adalah tentang apa yang kamu sukai, terlepas dari pendapatan yang dapat kamu hasilkan nanti setelah lulus dan kondisi dimana pendidikan merupakan hal yang penting. Saya sudah melihat lulusan hukum yang berhasil karena mereka menyukai bidang tersebut dan karena mereka kuliah di kampur ternama. Saya juga sudah melihat lulusan farmasi menikmati hidup yang menyenangkan karena mereka menyukai apa yang mereka lakukan sukai dan karena mereka masuk ke sekolah farmasi yang berkualitas.


Melakukan apa yang kamu sukai adalah hal yang penting dan pertimbangkan juga sekolah hukum atau sekolah farmasi yang kamu masuki. Kamu tidak mau menjadi orang yang masuk ke sekolah hukum yang tidak dihormati di dunia karir dan terlilit hutang dan mendapatkan pekerjaan bayaran yang rendah. Kamu juga tidak mau masuk ke sekolah farmasi yang buruk  dan membenci kehidupanmu di bidang retail. Ikuti kata hatimu dan ingatlah kondisi pada masing - masing bidang yang akan kamu geluti. Sepertilah itulah hidup.


Jika pertanyaanmu adalah tentang apakah salah satunya membuat potensi penghasilan yang lebih besar dari yang lain, hal tersebut tergantung bagaimana kamu mendorong dirimu. Saya sudah melihat apoteker yang menjadi wirausaha dan memiliki banyak apotek dan menikmati hidup mereka. Saya juga sudah melihat pengacara yang sangat terkenal dan mewakili klien dari perusahaan - perusahaan besar. Semoga beruntung.

Terjawab 6 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang