Olahraga apa yang dapat menurunkan berat badan dengan lebih efektif, kardio atau angkat beban?

Dilihat 1,74 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

olahraga untuk menurunkan berat badan


Semua orang tentunya ingin memiliki berat badan yang ideal. Sayangnya, pekerjaan sehari-hari menuntut kita untuk duduk seharian di depan komputer, membuat kita semakin jarang bergerak. Belum lagi makanan cepat saji yang sering menjadi pilihan membuat penumpukan lemak di dalam tubuh semakin bertambah. 


Oleh karena itu, sangat penting untuk tetap menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga. Ketika kamu ingin menurunkan berat badan, hal ini menjadi lebih penting lagi. Berolahraga tidak hanya baik bagi kesehatan tubuh, tapi juga merupakan salah satu cara mengecilkan badan dan membantumu mendapatkan bentuk tubuh yang ideal.


Ketika ingin memulai program menurunkan berat badan dengan berolahraga, masih banyak orang yang bertanya-tanya mengenai jenis olahraga untuk menurunkan berat badan yang paling efektif. Jenis olahraga yang paling populer biasanya adalah latihan kardio dan angkat beban. Namun tentu saja, masing-masing olah raga ini memiliki kelebihan, kekurangan, dan kegunaannya masing-masing.


Manakah yang lebih efektif sebagai cara mengecilkan badan, olahraga kardio atau angkat beban? 



Cara Menurunkan Berat Badan yang Paling Efektif


Sebelum memutuskan jenis olahraga mana yang paling efektif, jangan lupakan satu hal utama: DIET. Kardio dan angkat beban tidak akan ada gunanya jika kamu tidak menjaga dan mengurangi pola makan sama sekali.


olahraga untuk menurunkan berat badan


Diet:


Membakar kalori lebih banyak daripada yang kamu makan adalah cara terbaik menurunkan berat badan. Hal ini berarti kamu harus menambah jumlah waktu yang kamu habiskan dalam melakukan olahraga untuk menurunkan berat badan di gym atau mengurangi makan. Intinya, selama kamu membakar kalori lebih banyak dari yang kamu makan, maka berat badanmu akan berkurang. 


90% keberhasilanmu bergantung pada diet, dan diet ini adalah satu hal yang paling sulit untuk dijaga, kebanyakan orang gagal mempertahankan diet mereka. Diet berarti mengubah pola makan dan dibutuhkan mental yang kuat untuk konsisten melakukannya.  


Pertama-tama, kamu perlu mengetahui mengenai Basal Metabolic Rate (BMR) mu. BMR adalah jumlah kalori yang akan kamu bakar dalam sehari jika kamu dalam kondisi koma. 


Setelah itu kamu harus memprediksi berapa kalori rata-rata yang kamu bakar dalam sehari. Untuk melakukannya, kamu bisa menggunakan kalkulator BMR. Pria rata-rata dengan berat 72 kg harus membakar 2000-2500 kalori tergantung dari tingkat aktivitasnya. 


Untuk membakar 0.5 kg lemak, kamu harus mengalami defisit lemak sebanyak 3500 kalori. Jadi jika targetmu setengah kilo seminggu, kamu harus membakar 500 kalori lebih banyak dari yang kamu makan hari itu.


Kardio dan angkat beban sama-sama merupakan olahraga untuk menurunkan berat badan apabila dilakukan dengan tepat, dan kedua olahraga ini tidak akan bermanfaat apabila kamu tidak menjaga asupan kalorimu setiap harinya.


Ketahui jumlah kalori yang kamu makan lewat aplikasi LoseIt atau My Fitness Pal. Berhenti minum apapun yang mengandung kalori seperti teh atau soda, ganti dengan air putih. Ganti 250 kalori permen dengan 90 kalori buah. Makan hanya ditempat yang kamu tahu dengan pasti jumlah kalorinya dan menunya rendah kalori. 


Sekarang mari kita bahas mengenai efektifitas dari kardio dan angkat beban. Fakta adalah fakta, dan penelitian telah membuktikan bahwa kardio dan angkat beban menggerakkan sistem tubuh yang berbeda dan apabila dilakukan berdampingan akan membakar lebih banyak lemak, jadi lebih efektif sebagai cara mengecilkan badan.


olahraga untuk menurunkan berat badan


Latihan beban: 


Latihan beban membakar kalori lebih sedikit. Tapi efeknya tidak kalah penting, misalnya menjaga ototmu dari atrofi atau kerusakan jaringan. Jika kamu melupakan kardio, kamu akan kehilangan masa otot. Jadi meski berat badanmu turun, kamu tetap tidak bisa dikatakan sehat. 


Angkat beban juga membesarkan otot bisep dan dada, tapi yang terpenting olahraga ini melancarkan metabolisme, kamu tetap membakar kalori setelah selesai latihan. Mengapa demikian?

Berlatih angkat beban secara spesifik dengan beban yang berat akan terus membuat tubuhmu dalam status anabolic atau pembentukan. Dalam keadaan ini, tubuhmu akan mengirim sinyal ke sel-sel untuk beradaptasi dan membentuk otot karena kamu terus memasukkan aktivitas berat secara rutin (angkat beban) dalam aktivitas sehari-hari.


Untuk setiap kilo dari otot yang dibentuk oleh tubuh, kita bisa meningkatkan metabolisme tubuh karena kita harus makan lebih banyak untuk mempertahankan bentuk otot. 

Kalau kita makan lebih banyak kalori dan asupan, maka kita bisa menjaga agar pembakaran dalam proses metabolisme terus berjalan, pulih lebih cepat karena kita memberi lebih banyak nutrisi ke dalam tubuh, dan sebaliknya tubuh akan belajar untuk mempercayai kita dan melepaskan lemak lebih cepat. Secara perlahan melalui latihan dan pengulangan terus menerus, kamu akan mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan.


cara mengecilkan badan


Kardio: 


Kardio tidak bisa dianggap sebelah mata dan merupakan olahraga untuk menurunkan berat badan yang baik. Selain itu, kardio juga penting untuk kesehatan jantung. Dan harus diingat, jantung adalah otot.

Meskipun jantung adalah otot, kita tidak bisa angkat beban dengan menggunakan jantung, bukan? Maka kardio menjadi jawabannya.


Sekarang, apa hubungannya melatih jantung dengan mengecilkan tubuh?


Berlatih kardio yang baik dan benar akan membuat jantung kita kuat dan sehat. Jantung yang sehat akan mampu memompa darah ke setiap sel dan celah di dalam tubuh. Ketika digabungkan dengan diet yang sehat, darah yang dipompa oleh jantung ini akan membawa oksigen, nutrisi-nutrisi penting, dan menghilangkan racun dari dalam tubuh. 


Kegiatan angkat beban dan kekuatan yang kita lakukan tidak akan maksimal jika pengangkutan oksigen dan nutrisi di dalam tubuh tidak berjalan dengan baik. Jika disamakan, hal itu seperti kita membuat sebuah mobil yang bagus dan besar, memberinya cat warna-warni yang indah, namun mesin penggeraknya hanya mesin abal-abal.

 

Jadi dari uraian singkat di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa latihan kekuatan dan kardio sama pentingnya. Namun kardio disebut-sebut sebagai latihan dengan kemungkinan cidera lebih tinggi dibandingkan angkat beban.

Ketika angkat beban, sesorang harus didampingi oleh seorang pelatih profesional dan mempelajari tekniknya terlebih dahulu, sementara olahraga kardio kerap disamakan dengan olahraga lari dan banyak orang lupa bahwa berlari juga membutuhkan teknik tertentu agar tidak cidera.



Jika kamu mendiskusikan mengenai permasalahn ini dengan banyak orang, maka percayalah bahwa jawaban yang akan kamu dapat juga beragam. Ada yang beranggapan bahwa latihan kardio lebih penting daripada latihan kekuatan dan angkat beban, dan tidak sedikit yang beranggapan sebaliknya. Kenyataannya, kedua latihan ini tidak bisa dipisahkan dan harus dilakukan secara berdampingan. 


Untuk kardio, cobalah untuk melakukan latihan zumba atau aerobik secara rutin, latihan yoga juga baik untuk tubuh. Setelah itu, lakukan angkat beban 2-3 kali dalam seminggu. Ingat, lakukan semua latihan tersebut di bawah pengawasan seorang pelatih profesional. Setelah yakin bahwa teknik yang kamu miliki sudah tepat, baru lakukan sendiri dengan hati-hati untuk menghindari terjadinya cedera.


Jagalah pola makan, karena semua latihan ini tidak akan ada gunanya jika kamu masih makan sembarangan. Selamat berolahraga!

Terjawab hampir 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang