Kenapa saya mempunyai satu kelenjar getah bening yang membengkak?

Dilihat 644 • Ditanyakan 11 bulan lalu
1 Jawaban 1

Sistem getah bening merupakan bagian yang penting dari sistem imunitas tubuh yang berperan sebagai sistem pertahanan tubuh dalam melawan penyakit. Kelenjar getah bening menyaring cairan getah bening yang mengalir di dalamnya, menangkap bakteri, virus, dan zat asing lainnya yang kemudian akan dihancurkan oleh sel darah putih yang disebut limfosit.  Kelenjar getah bening dapat dtemukan sendiri-sendiri ataupun berkelompok dan ukurannya bisa sekecil kepala peniti atau sebesar buah zaitun. Pada dasarnya kelenjar getah bening tidak lunak atau menyakitkan. Sebagian besar kelenjar getah yang terdapat pada tubuh kita tidak dapat diraba. 


Meskipun kelenjar ini terdapat pada seluruh bagian tubuh, namun keberadaannya hanya terlihat dengan jelas ketika terjadi pembengkakan. Kelenjar getah bening biasanya berada pada suatu bagian tubuh tertentu dan setiap kelompok kelenjar terhubung dengan bagian tubuh tertentu dan jika terjadi pembengkakan kelenjar getah bening pada suatu bagian tubuh maka hal tersebut menunjukan adanya hal yang tidak normal pada area tersebut. Pembengkakan kelenjar getah bening umumnya terjadi pada bagian-bagian tubuh tertentu seperti pada bagian belakang telinga, pada leher, pangkal paha, di bawah dagu, dan pada ketiak. Jika terdapat indikasi kelenjar getah bening mengalami pembengkakan, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan pada bagian tubuh yang tersebut di atas. 


Penyebab Kelenjar Getah Bening Mengalami Pembengkakan


Biasanya, kelenjar getah bening akan mengalami pembengkakan pada satu area ketika terjadi suatu masalah seperti cedera, infeksi atau berkembangnya tumor di dalam atau di dekat kelenjar getah bening. Pada umumnya, infeksi merupakan penyebab kelenjar getah bening mengalami pembengkakan. Selain itu, bengkaknya kelenjar getah bening juga dapat disebabkan oleh adanya peradangan dan kanker. 


penyebab kelenjar getah bening bengkak


Ada berbagai macam infeksi yang dapat menyebabkan bengkaknya kelenjar getah bening, mulai dari radang tenggorokan, infeksi pada telinga, sampai dengan infeksi monomukleus atau infeksi HIV. Bagian kelenjar getah bening yang bengkak dapat membantu dalam mengidentifikasi sumber masalahnya. Di bawah ini adalah penyebab kelenjar getah bening mengalami pembengkakan berdasarkan letaknya.


  • Kelenjar getah bening yang berada pada leher, di bawah rahang, atau di belakang telinga biasanya mengalami pembengkakan ketika kamu sedang sakit flu atau radang tenggorokan. Kelenjar-kelenjar tersebut juga dapat membengkak jika terjadi cedera seperti tersayat atau gigitan di sekitar kelenjar atau ketika tumor atau infeksi terjadi di dalam mulut, kepala atau leher.
  • Kelenjar getah bening pada ketiak dapat membengkak karena cedera atau adanya infeksi pada lengan atau tangan. Kanker payudara atau limfoma juga dapat menyebabkan bengkaknya kelenjar getah bening, meskipun hal ini jarang terjadi. 
  • Kelenjar getah bening di dalam pangkal paha dapat mengalami pembengkakan karena cedera atau adanya infeksi pada kaki, telapak kaki, paha, atau kelamin. Pada kasus tertentu, kanker testis, limfoma, atau melanoma juga dapa menyebabkan pembengkakan pada area ini.
  • Kelenjar getah bening yang berada di atas tulang selangka dapat mengalami pembengkakan karena adanya infeksi atau tumor pada paru - paru, payudara, leher, atau perut.


Pembengkakan kelenjar getah bening dapat terjadi pada lebih dari satu area tubuh. Kondisi itu disebut dengan lymphadenopathy. Lymphadenopathy dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:


  • Penyakit yang disebabkan oleh virus seperti campak, rubella, cacar air, atau gondok. 
  • Mononukleus, yang akan mengakibatkan munculnya demam, sakit tenggorokan, kelelahan, atau infeksi cytomegalovirus (CMV), sebuah infeksi virus yang mengakibatkan munculnya gejala yang serupa dengan mononukleus. 
  • Penyakit yang disebabkan oleh bekteri seperti radang tenggorokan (disebabkan oleh bakteri streptococcus, penyakit lyme (infeksi bakteri yang disebabkan oleh penyebaran jenis kutu tertentu). 
  • Efek samping dari mengkonsumsi phenytoin (dilantin), obat yang digunakan untuk mencegah serangan epilepsi. 
  • Efek samping dari vaksinasi MMR (campak, cacar air, dan gondok). 
  • Kanker, seperti leukemia, penyakit hodgkin, dan limfoma non hodgkin. 
  • AIDS, yang terjadi setelah seseorang terkena HIV. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh yang membuat tubuh menjadi kesulitan dalam melawan infeksi. 
  • Sifilis, salah satu jenis penyaki menular seksual. 


Gejala Pembengkakan Kelenjar Getah Bening


gejala pembengkakan kelenjar getah bening


Pembengkakan yang terjadi pada kelenjar getah bening dapat menunjukkan berbagai gejala. Seseorang bisa saja tidak merasakan gejala apapun dan baru mengetahui hal tersebut ketika mereka diberitahu oleh dokter saat menjalani pemeriksaan kesehatan rutin. Kadang kala kelenjar getah bening yang bengkak dapat terasa lunak dan sangat menyakitkan. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah tanda-tanda dan gejala-gejala yang terkait dengan penyakit yang mungkin diderita yang mungkin muncul seiring dengan bengkaknya kelenjar getah bening mungkin lebih signifikan dan relevan secara klinis daripada pembengkakan kelenjar itu sendiri. Beberapa gejala pembengkakan kelenjar getah bening yang mungkin muncul antara lain :

  • Demam 
  • Keringat pada malam hari 
  • Penurunan berat badan 
  • Pembengkakan pada lebih dari satu kelenjar getah bening atau hanya pada salah satu kelenjar 
  • Sakit tenggorokan atau pilek 
  • Munculnya infeksi pada daerah sekitar (sakit gigi, sakit tenggorokan) 


Cara Menangani Kelenjar Getah Bening Yang Bengkak


Sangat sulit untuk mendiagnosa sesuatu tanpa konsultasi antar muka. Penanganan terhadap kelenjar getah bening yang bengkak harus difokuskan pada mengatasi penyebab kelenjar getah bening tersebut bengkak. Misalnya, jika terjadi infeksi bakteri, maka dibutuhkan perawatan dengan antibiotik, sedangkan infeksi yang disebabkan oleh virus biasanya akan hilang dengan sendirinya. Jika diduga terdapa kanker, maka perlu dilakukan biopsi untuk mendapatkan diagnosa yang tepat. Jika pembengkakan tidak hilang atau kelenjar getah bening tidak kembali ke ukuran normalnya dalam waktu satu bulan, maka sebaiknya kamu mengunjungi dokter. Dokter akan mengetahui pemeriksaan apa yang harus dilakukan dan dapat segera memberikan perawatan yang dibutuhkan. 


mengobati pembengkakan kelenjar getah bening


Tergantung dari penyebab bengkaknya kelenjar getah beningmu penyebab bengkaknya kelenjar getah beningmu, kamu mungkin akan membutuhkan perawatan dari dokter hematologi atau dokter onkologi (jika penyebab bengkaknya kelenjar getah bening tidak dapat ditemukan atau jika disebabkan oleh adanya kanker) atau dokter spesialis penyakit infeksi (jika pembengkakan terjadi karena adanya komplikasi infeksi). Selain itu, bisa juga kamu akan dirujuk ke dokter bedah untuk pengangkatan kelenjar getah bening.


Jika pembengkakan kelenjar getah bening disertai dengan demam, berkeringat pada malam hari, atau penurunan berat badan, dan kamu tidak mengalami infeksi tertentu, maka kamu perlu menjalani pemeriksaan menyeluruh. Jika kamu sudah pernah menjalani perawatan untuk mengobati infeksi, namun masih merasakan adanya kelenjar getah bening yang bengkak, maka sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter. Jika kamu menderita kanker, atau sebelumnya pernah menderita kanker, atau kamu merasakan adanya kelenjar getah bening yang baru terbentuk di area sekitar kanker tersebut, jangan lupa memberitahukan hal tersebut kepada doktermu saat berkonsultasi.  


Biasanya dokter juga akan menanyakan apakah kamu mengalami gejala - gejala yang kamu alami, obat-obatan yang kamu konsumsi, vaksinasi yang pernah kamu lakukan, apakah ada keluarga yang menderita kanker dan lain sebagainya. Agar dokter dapat mendiagnosa penyakitmu dengan baik dan memberikan penanganan yang tepat, jangan segan untuk menyampaikan seluruh keluhan yang kamu rasakan. Semoga cepat sembuh!

Terjawab 10 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang