Kenapa banyak orang yang gak punya pengalaman buka restoran "ke-PD-an" bisa buka restoran?

Dilihat 647 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Banyak faktor terjadinya hal itu tapi yang terpenting itu ada 3 .


Anggapan yang salah mengenai Chef . perlu di ingat , Chef itu bukan berarti pemilik . atau kebalikan nya . Jika anda merupakan pemilik suatu restoran , anda tidak harus ikutan memasak di resotoran tersebut . Banyak orang yang salah kapra mengenai hal ini , Jadi kebanyakan pemilik asal saja ikutan memasak , dan akhirnya menjadi chef yang sangat buruk bahkan tidak bisa masak sama sekali


Anggapan bahwa masak itu gampang . Gak usah cari jauh jauh untuk melihat acara acara masak di Internet atau di TV . Banyak sekali slogan "semua orang bisa masak" , "Semua orang tau makanan" . Jadi ada kesan bahwa jika kita jago masak di suatu bidang , berarti kita udah jago secara keseluruhan . Seperti banyak dokumenter yang meliput bagaimana chef rendahan bisa jadi chef terkenal seperti Gordon Ramsey. Coba kalau itu teman yang ngomong ini 'dulu saya kerjaan nya ngecat rumah , sekarang saya buka restoran bintang 5' Seberapa percayakah anda dengan dia? Masalahnya begini , banyak orang yang percaya , Jadi kelas memasak saya di penuhi oleh orang yang paruh baya . Mereka sih berharapnya bisa jadi chef yang sukses . Tapi setelah lulus , mereka hanya akan sadar , gak ada yang mau memperkerjakan kakek kakek yang kerja nya udah lemot .  Kerja selama bertahun tahun sebagai pengupas kulita kentang dan motong sayur itu bisa di kerjakan dengan cepat oleh  anak anak muda umur 20 an. Jadi mereka lebih baik bekerja sebagai chef personal kalau bisa dan beruntung , tapi kebanyakan mereka akhirnya hanya membuka restoran dan suru orang lain masak dan dia hanya menganbil keuntungan saja.


Investor . Investor yang asal asalan . Banyak sekali saya dapat tawaran dari restoran Instagram untuk membuat resotoran tulen . Sayan berfikir dalam hati , Loh kok bikin restoran caranya begini ya? Mungkin karena orang melihat bahwa makan di restora itu enak nikmat nyaman . Setiap kali kita melihat pelayan kita mengambil piring piring kotor , dengan senyuman seperti baru pertama kali bekerja , kita berasumsi , ooh kerja seperti ini mah gampang . Tapi kenyataannya tidak ! itu adalah Ilusi yang dibuat dari orang orang yang belajar ilmu pelayanan (Hospitality). Dan kita senyum itu di bayar! dan kita ok ok aja lagi , Memang tidak salah untuk tampil ramah saat melayani pelanggan , tapi sebenarnya , kita itu tergesah gesah , keringat bercucuran , Jantung  berdebar debar . Kita itu sebenarnya seperti aktor yang bermain di panggung , tapi lebih ke arah sambil menjadi pengrajin .Jadi orang yang terjun ke dunia restoran yang tidak mengetahui hal ini akan jadi kagok dan gagal.


Sebenarnya semua itu gak cuman restoran doang . Misalnya pekerjaan seperti polisi , bankir , pemecah sandi , dll . Restoran juga sedemikian , bedanya , chef itu adalah dunia yang benar benar berbeda . Apabila anda membuka restoran , Dunia tersbut akan buat anda pusing tujuh keliling . Jika anda gagal , jarang sekali anda mendapat kesempatan kedua . Tidak peduli anda siapa , kompetisi dari restoran itu tidak kenal ampun dan akan'memakan kamu hidup kidup' . Penjual akan membohongi pelanggan nya . Pegawai akan mencurangi bos nya , dan saingan akan menggunakan cara yang tidak sehat .


Pokok nya seperti cerita 'the little red hen' (ayam betina merah kecil) . Dunia bisnis akan selama nya kejam seperti itu . Saat kita sedang bekerja , orang lain tidak mau ambil bagian . tapi ketika saat nya mendapat hasil , semua nya antusias mengambil . Intinya , jangan lah kemakan dengan giuran investor , atau iklan iklan di TV dan internet . Perkerjaan restoran itu tidak semudah yang kau pikirkan

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang