Kenapa disforia gender masih dalam bentuk diagnosa?

Dilihat 2,16 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Gender dysphoria didiagnosa sebagai salah satu masalah pada kesehatan mental karena sejujurnya, tidak ada alasan lain untuk mengunjungi ahli mental untuk sesuatu yang normal. Dysphoria bisa jadi sangat menyakitkan sehingga penderitanya mungkin membutuhkan terapi. Sebagai kelainan mental. dysphoria bisa disembuhkan. Tentu ada "penjaga gerbang" yang perlu dipertimbangkan. Kendati gender dysphoria adalah diagnosa psikologi yang sah, namun Anda tetap harus membutuhkan penelitian lebih jauh untuk membantu perawatan dan transisi. Tapi mengapa? Mengapa orang lainlah yang memiliki kuasa untuk menentukan bahwa seseorang cukup berharga untuk mendapatkan perawatan yang dibutuhkan? Gender dysphoria adalah adalah diagnosa yang sah karena kelainan ini membutuhkan penanganan yang serius. Pertanyaannya adalah mengapa kita membutuhkan "penjaga gerbang" ini untuk mengakses perawatan transisional. Jawabannya sebenarnya adalah kita tidak membutuhkannya. Namun sistem kita dibangun atas kepentingan orang lain yang terpusat pada orang transgender, serta memastikan bahwa tidak ada siapapun yang tidak dikehendaki untuk menjalani transisi. Transisi tampaknya menjadi masalah yang besar. Namun masih ada jalan keluar. Jika "penjaga gerbang" ini menghalangi Anda, cobalah cari yang lain. Atau carilah dokter yang berlisensi dan tidak membutuhkan "penjaga" ini untuk menyetujuinya terlebih dahulu. 

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang