Kenapa hak LGBT dibuat seolah - olah merupakan masalah feminis?

Dilihat 969 • Ditanyakan hampir 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Karena feminis peduli dengan masalah jenis kelamin. Heteronormativity - ide bahwa masyarakat mengatakan bahwa heteroseksualitas merupakan hal yang normal dan merupakan penegasan jender. Masyarakat yang heteronormatif mengatakan keapda para pria bahwa mereka harus merasa tertarik kepada wanita secara emosional dan seksual dan wanita harus merasa tertarik kepada pria secara emosional dan seksual. Sama seperti masyarakat partiakat mengatakan bahwa wanita seharusnya berada di rumah dan mengurus anak, masyarakat heteronormatid mengatakan bahwa seorang wanita harus menyukai pria.


Prinsip yang menjadi perhatian dari feminisme adalah bawah seks dan jenis kelamin seharusnya bukan hal yang ditakdirkan. Masyarakat seharusny tidak mencoba dan memaksakan peran jenis kelamin tertentu kepadamu. Orang - orang gay dan lesbian dilukai oleh pemaksaan masyarakat atas ekspektasi peran jenis kelamin pada hubungan mereka.


Peran jenis kelamin juga dipaksakan oleh masyarakat luas pada hubungan sejenis: pikirkan seseorang yang mengatakan kepada pasangan gay atau lesbian. "siapa di antara kalian yang merupakan laki - laki dalam hubungan ini?" (jawabannya: dua - duanya atau tidak keduanya, duh!) 


Diskriminasi terhadap orang - orang LGBT merupakan bentuk dari diskriminasi berdasarkan jenis  kelamin di masyarakat:secara legal - termasuk pernikahan- yang diberikan berdasarkan jenis kelamin oleh pilihan pasangan mereka atau melalui pengakuan terhadap jenis kelamin yang mereka pilih atau secara sosial, oleh harapan bahwa mereka hidup berdasarkan peran jenis kelamin heteroseksual yang tidak bisa diterapkan.


Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang