Kenapa kita berkeringat ketika kita mengalami demam?

Dilihat 187 • Ditanyakan 7 bulan lalu
1 Jawaban 1

Demam adalah respon yang sering muncul dari tubuh anda terhadap infeksi. Tubuh anda melepaskan molekul yang disebut protein dalam menanggapi infeksi (paling sering; bisa juga karena reaksi alergi). Pirogen-pirogen ini bertindak atas batang otak anda untuk meningkatkan suhu set point dari tubuh anda (Menganggapnya sebagai "menyalakan thermostat"). Peningkatan set point dalam suhu anda dimafestasi sebagai demam. Dalam kasus infeksi, ketika sistem kekebalan mulai membersihkan organisme menular yang menyebabkan demam dari darah,  batang otak "termostat" ini berbalik kembali ke tingkat normal [1]. Hal ini menyebabkan berkeringat banyak sebagai termostat tubuh yang sekarang diatur untuk jauh lebih rendah dari suhu tubuh yang sebenarnya (berpikir ini sebagai pengaturan pendingin udara anda 24 C hingga 37 C perhari; pendiri udara akan memompa keluar ton udara dingin dalam upaya untuk mendinginkan ruangan). Kutipan: 1: Guyton, A.C and J. E. Hall (2006). Buku teks fisiologi medis,  Elsevier Saunders. 

Terjawab 11 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang