Kenapa kita tidak bisa kehilangan berat badan langsung setelah olahraga bahkan walaupun lemak yang terbakar sudah terjadi?

Dilihat 332 • Ditanyakan 11 bulan lalu
1 Jawaban 1

Perubahan berat saat olahrga itu kebanyakan dari keseimbangan cairanmu. Ketika tubuhmu membakar lemak, karbon yang ada didalam lemak itu dikeluarkan lewat pernafasanmu, sebagai CO2, jadi fraksi lemak ini akan langsung hilang. Tapi, hidrogen dalam lemak, itu digabungkan dengan oksigen dari udara yang kamu hirup menjadi bentuk air - H2O. Jadi, ketika kamu membakar lemak, buang nafas, dan dengan langsung fraksi lemak akan terbuang: disebutkan bagian lemak dalam karbon, itu langsung hilang. Tapi, dilain tangan, kamu mengambil oksigen untuk digabungkan dengan hidrogen dan memproduksi air, yang akan tersimpan dalam tubuhmu sampai kamu mengeluarkannya dengan berkeringat atau dalam bentuk urin. Biasanya ketika kamu berolahraga, menghasilkan keringat, jadi dalam kasus itu kamu MENGHILANGKAN produksi air juga, nyatanya biasanya kamu akan berkeringat lebih baanyakan air daripada air yang diproduksi dalam metabolisme-lemak, jadi kamu perlu minum ektra untuk menghindari dehidrasi.

Singkatnya: dasar pemikiran utama pertanyaan ini keliru. Biasanya ketika berolahraga (kapanpun kita berkeringat) kita MEMANG langsung mengeluarkan bahan kimia yang digunakan untuk mengganti lemak, dan kita juga MEMANG "langsung" kehilangan berat badan. Karbon meninggalkan tubuh dalam bentuk CO2. Hidrogen meninggalkan tubuh dalam bentuk keringat dan H2O yang menguap. Kamu melakukan pembakaran lemak sekitar 100g (0.2 lbs) setiap jam berolahraga, dan berkeringat itu biasanya 1-2 lbs, jadi KEBANYAKAN perubahan berat ketika berolahrga itu cukup karena kehilangan air dalam tubuh.

Terjawab 10 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang