Kenapa kita tidak bisa mempersatukan klorofil untuk bekerja sama efisiennya dengan tanaman?

Dilihat 3,42 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Lihatlah proses yang rumit di dalam fotosintesis, mulai dari reaksi ketergantungan cahaya dan kemudian reaksi cahaya independen (Siklus Calvin). Terdapat jalur rumit dari molekul yang disebut rantai transpor elektron. Kamu tidak bisa begitu saja mencampur molekul - molekul tersebut di dalam gelas kimia dan membuatnya bereaksi. Kamu perlu agar masing - masingnya berada dalam posisi tertentu secara relatif terhadap yang lain dan agar hal tersebut terjadi, kamu membutuhkan protein struktural fosfolipid untuk menahan mereka dan enzim untuk menempatkan mereka.


Dengan kata lain, kamu membutuhkan sluruh kloroplas dan semua zat kimia yang bereaksi terhadapnya. Tapi kloroplas bukan benar - benar merupakan sel yang independen, tapi merupakan bagian dari sel tanaman. Dan apa produk akhirnya? Bukan anoda dan katoda yang dapat kamu ikat dengan kawat untuk menghasilkan listrik. Produk akhirnya adalah energi yang di simpan di dalam Adenosin trifosfat (ADP) dan Nikotinamida adenin dinukleotida fosfat (NADPH). Bukan cara terbaik untuk menyimpan energi kalau kamu mau menggunakannya untuk menjalankan AC atau mesin cuci.


Ya, memang mungkin menggunakan klorofil dalam proses yang sepenuhnya berbeda, tapi klorofil itu bukan semacam zat kimia ajaib. Klorofil bukan merupakan zat kimia terbaik untuk mengubah cahaya matahari menjadi energi yang dapat diguanakan, tapi hanya merupakan yang terjadi seiring evolusi. Akan jauh lebih sulit bagi evolusi untuk mengembangkan panel surya berbasis silikon Teknologi sel surya kita sudah lebih efisien dibandingkan dengan fotosintesis. Selain itu memproduksi sel surya jauh lebih mudah dan murah.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang