Kenapa klorofil berubah menjadi warna hijau, bukannya warna hitam yang akan menyerap lebih banyak energi?

Dilihat 291 • Ditanyakan 7 bulan lalu
1 Jawaban 1

Pertama - tama, mendapatkan energi dari matahari merupakan anugerah yang luar biasa bagi kehidupan. Awalnya, hal tersebut mungkin terjadi secara tidak sengaja. Beberapa mutasi memungkinkan zat kimia tertentu untuk diprosukdi yang kemudian memproduksi efek sekunder dari energi yang didapatkan. Zat kimia tertentu yang bergabung untuk membentuk hal tersebut dapat berwarna apa saja. Alam tidak memutuskan warnanya begitu saja.


Evolusi tidak memiliki sasaran tertentu. Evolusi merupakan serangkaian fluktuasi acak dan terkadang sifat baru yang acak terjadi begitu saja untuk memungkinkan bentuk kehidupan bersaing dengan yang lainnya dan diperkuat secara selektif. Ketika sesuatu berhasil bekerja, maka hal tersebut akan terus bekerja. Yang berhasil bekerjalah yang akan bertahan. Tanaman bekerja dengan sangat baik bahkan dengan warnanya yang hijau. Tanaman juga menggunakan warna lain dari cahaya selain warna yang memicu klorofil. Sebagian besar dari hal tersebut terjadi melalui proses sekunder atau atau celupan sekunder. Tanaman sebenarnya menggunakan hampir 85% dari spektrum dalam beberapa bentuk. Mereka mendapatkan sebagian besar dari energinya dari warna merah dan biru.


Ada beberapa skenario yang pernah dikemukakan. Kombinasi dari faktor - faktor di bawah ini mungkin penyebabnya:


  • Bumi ungu. Ada kemungkinan bahwa bentuk kehidupan yang pertama untuk memproses cahaya adalah warna ungu. Hal ini berarti warna yang dicerminkan adalah cahaya merah dan biru dan menyerap warna hijau.Dalam skenario tersebut, jika warna itulah yang pertama kali meproduksi energi, maka kemudian akan dikalahkan dengan yang lainnya. Akan terjadi ledakan populasidan mungkin memenuhi sebagian besar dari bumi atau setidaknya lautan. Haloarchaea merupakan contoh dari bentuk kehidupan sederhana yang menggunakan Retina dan Bacteriorhodopsin untuk memproduksi energi meskipun jauh lebih tidak efisien dibandingkan fotosintesis. Seandainya hal tersebut berkembang sebelum fotosintesis, mungkin akan terjadi penyebaran yang sangat jauh meskipun metode produksi energi jauh lebih tidak efisien. Efisiensi energi meningkat sebanyak 2% di dalam pasar yang belum pernah diguanakn oleh siapapun masih merupakan keuntungan yang sangat besar. Dalam skenario ini, karena hal pertama yang menggunakan cahaya menggunakan cahaya hijau hal tersebut memberikan peluang untuk bentuk memanfaatkan bentuk kehidupan lain. Peluang itu adalah penyerapan dari spektrum merah dan biru, yang merupakan area tanaman yang sama yang diserap saat ini. Mereka memanfaatkan peluangnya dengan sangat baik sehingga pada akhirnya mereka mampu menghasilkan lebih banyak energi dibanding yang dihasilkan oleh bentuk kehidupan pertama dan pada akhirnya melebihi matahari. Peluang tersebut bekerja dengan sangat baik sehingga tidak ada pengembangan sistem penuh untuk spektrum lainya.
  • Kedalaman lautan. Ada kemungkinan bahwa perkembangan fotosistensi dengan klorofil terjadi di dalam laut, jauh dari daratan. Cahaya biru dapat menembus lebih dalam ke bawah laut dibanding warna cahaya lainnya. Di air pesisi, warna hijau lebih dipilih dibandingkan warna biru atau merah tapi untuk air yang berada jauh dari daratan, warna biru merupakan sumber energi yang terbaik. Hal tersebu terjadi karena beberapa faktor termasuk partikulat dan daya pantul dari dasar laut. Hal ini dapat digabungkan dengan poin pertama di atas karena kehidupan yang bereaksi terhadap matahari dapat berupat lautan dan ungu. Semakin dalam kamu pergi, semua akan menjadi semakin biru. Pada air di pesisir pantai, warnanya akan semakin hijau.
  • Kejenuhan energi. Matahari menghasilkan energi yang sangat besar. Mungkin tidak perlu mencoba untuk menangkal seluruh spektrum atau mungkin hal tersebut tidak ada gunanya Seringkali, energi matahari yang terlalu besar lebih menimbulkan masalah dibanding yang terlalu kecil. Energi matahari yang terlalu kuat serta panas dapat membuat tanaman menjadi kering. Untuk mendapatkan manfaat dari fotosintesis maka harus ada pengurangan pada sebagian energi untuk mencapai keseimbangan. Sama seperti mobil berwarna hitam pada cuaca yang panas, tanaman yang berwarna hitam akan menyerap seluruh spektrum, tapi juga akan menjadi terlalu panas.
  • Terlalu rumit. Banyak para peneliti yang berpikir bahwa fotosistensis merupakan serangkai mutasi yang rumit dan adapatasi dalam sejarah dari bumi hanya terjadi satu kali. Karena itu seluruh tanaman memiliki nenek moyang yang sama. Satu proses dimana kehidupan secara secara kebetulan bekerja dengan baik adalah klorofil dan ciri warna hijaunya. Hal tersebut berlangsung dengan sangat efektif sehingga tidak ada zat kimia baru yang dibutuhkan. Selain itu, seperti yang dijelaskan di atas, tanaman menggunakan hampir semua spektrum untuk beberapa tujuan, tapi mendapatkan sebagian besar energi dan efisiensinya dari warna biru dan merah melalui klorofil. 

Sangat mungkin bahwa gabungan dari faktor - faktor di atas yang menyebabkan tanaman berwarna hijau. Mereka mengambil sebagian besar energinya dari warna biru dan merah dan memantulkan warna hijau.

Terjawab 6 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang