Kenapa lebih sulit berlari di aspal daripada di treadmill?

Dilihat 211 • Ditanyakan 8 bulan lalu
1 Jawaban 1

Penjelasan berlari di treadmill dan di luar kurang lebih sama, jadi jika kamu sulit lari diluar, itu cuma pikiranmu saja. Nyatanya, banyak atlet pelari lebih mudah menjaga langkahnya jika berlari di luar tapi, ini hanya persepsi semata. Dalam teori, lari di treadmill membutuhkan lebih sedikit tenaga karena:

1. Tidak ada lawanan angin.

2. kamu hanya perlu menganngkat kakimu dari permukaan treadmill, dibanding menggerakkan tubuh kedepan.

Tapi penelitian menunjukkan jika lari di treadmill membutuhkan tenaga yang sama seperti berlari diluar dan menghasilkan benefit psikologi yang sama. Penelitian itu menganjurkan setelan pada treadmill diset dalam 1% untuk meniru suasana diluar dengan kecepatan lebih dari 7:10 mil menit. Jika s]lebih lambat, maka tak ada bedanya antara lari di luar dan di treadmill.  (http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/8887211)

 Ada dua keuntungan potensial berlari di treadmill

1. Fisik: karet yang empuk lebih ramah kepada sendi daripada aspal. Untuk itu pelari berumur atau yang rentan cedera lebih memilih treadmill.

2. Mental: untuk mempertahankan langkah, kamu bisa menyetelnya di treadmill dan fokus pada karet putarnya.

Jadi bagaimana kamu bisa tidak suka lari diluar?  Itu hanya pengalihan perhatianmu dan kamu harus lebih konsentrasi pada larimu saja. Saranku: dengarkan musik. Coba musik dengan tempo cepat. Berlarilah dengan teman. Bagi larimu melalui segmen mental, setiap pencapaian harus diberi hadiah. Tetap positif dan perhatikan ketahanan tubuhmu, berhenti jika sudah lelah.


Terjawab 7 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang