Kenapa Malaysia tidak menyerang Indonesia?

Dilihat 4,22 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

kekuatan perang indonesia


Kita semua sudah lama mengetahui bahwa Indonesia dan Malaysia sudah sering berseteru mengenai berbagai hal, dari yang trivial dan remeh temeh seperti penyabetan makanan, hingga yang krusial seperti batas wilayah. Tapi mengapa perang Indonesia vs Malaysia tidak kunjung terjadi?


Bukan menginginkan hal buruk terjadi, tapi normalnya orang awam pasti akan bertanya-tanya kenapa perang tidak pecah, padahal sudah ada peristiwa ganyang Malaysia puluhan tahun silam, sekitar tahun 60-an di era Soekarno.


Sebenarnya ada banyak hal yang 'menghalangi' terjadinya peperangan antara Indonesia dan Malaysia, salah satunya adalah kekuatan perang Indonesia yang jauh lebih besar daripada Malaysia. Pemerintahan kita memang selalu memperkuat ketahanan militer, cukup berbeda dengan Malaysia. Bahkan kita memiliki militer terkuat di Asia Tenggara.


Tanpa bermaksud merendahkan, namun Indonesia memiliki lebih banyak keunggulan apabila dibandingkan dengan Malaysia, termasuk jumlah penduduk. Meskipun bukan faktor utama, mungkin hal itu merupakan penyebab mengapa peperangan tidak pernah, dan mungkin tidak akan terjadi.


Nah, apa saja sebenarnya alasan Malaysia tidak menyerang Indonesia? Simaklah jawaban saya di bawah ini.



Malaysia Tidak Menyerang Indonesia



Menurut banyak pengamat, Malaysia mungkin tidak akan menyerang negara kita dan demikian pula sebaliknya, kemungkinan besar kita tidak akan menyerang Malaysia. Tentu semua hanya kemungkinan karena tidak ada yang pasti dalam politik. Bisa saja di masa depan terjadi sebuah pergolakan politik dan kedua negara berada dalam kubu yang berseberangan, perang mungkin tidak dapat dihindari.


Tapi kenapa begitu?


Jika penyerangan Malaysia terhadap Indonesia disponsori oleh negara lain yang lebih kuat ekonominya seperti Inggris atau Amerika, maka bisa saja. 

Tapi jika yang kamu tanyakan adalah benar-benar hanya negara Malaysia vs Indonesia, di bawah ini adalah alasan mengapa peperangan tersebut tidak akan terjadi:


kekuatan perang indonesia

  • Militer Indonesia Jauh Lebih Besar

Kekuatan tempur Indonesia sudah lama disegani oleh negara-negara lain di dunia. Apalagi beberapa tahun belakangan ini Indonesia terus memenangi bebagai kejuaraan militer, salah satunya di Australia. Sekarang ini Indonesia semakin kuat setelah pemerintah memperbaiki Pindad, persenjataan kita semakin tak terkalahkan.


Sementara itu, tampaknya Malaysia tidak terlalu berfokus pada militer. Tentu setiap negara selalu memperkuat pertahanan mereka, namun tidak memiliki tujuan untuk menjadi yang terkuat. 


Per tahun 2015, jumlah tentara kita di perbatasan ada 476.000 orang, sementara Malaysia hanya memiliki 110.000 orang. Perbandingan jumlah personel ini menjadi salah satu penyebab tidak terjadinya serangan Malaysia terhadap Indonesia.


kekuatan perang indonesia

  • Wilayah Indonesia Sangat Luas

Selain kekuatan perang Indonesia, masalah wilayah juga menjadi alasan. Meskipun Indonesia dan Malaysia memiliki iklim yang sama, namun Indonesia sangat luas, dan ini berkaitan dengan jumlah personel. Mereka membutuhkan lebih banyak tentara jika ingin menyerang Indonesia. Dan sebanyak apapun tentara yang berhasil mereka rekrut, tentara Indonesia tetap akan jauh lebih banyak.


Inilah mengapa sebelumnya saya menyinggung soal 'sponsor' negara lain yang lebih besar. Jika hanya mengandalkan kekuatan dari dalam negeri sendiri, mereka pasti akan kalah dan menjadi perang yang sia-sia. 


Belum lagi dengan pulau-pulau dan laut di Indonesia yang sangat luas. Mereka tidak hanya membutuhkan banyak angkatan darat, tapi juga butuh lebih banyak lagi angkatan udara dan angkatan laut, serta banyak kapal selam dan pesawat tempur.


Sejujurnya, pertanyaan ini jadi seperti sebuah lelucon, seperti: kenapa Meksiko tidak menyerang Amerika Serikat? Kenapa Taiwan tidak menyerang Cina?


perang indonesia vs malaysia


  • PDB Indonesia Jauh Lebih Besar

Perang selalu memakan biaya yang sangat besar, baik untuk logistik para tentara, transportasi, kesehatan, belum lagi tunjangan bagi tentara yang gugur di medan perang. Sudah banyak kisah kerajaan atau negara yang bangkrut setelah perang karena mengeluarkan sangat banyak uang dan korban.


Selain tipisnya kesempatan untuk menang karena kekuatan perang Indonesia, kita memiliki pemasukan yang lebih besar. Per tahun 2016, PDB Indonesia adalah 932,3 miliar USD. Sementara itu, PDB Malaysia di tahun 2016 adalah 296,4 miliar USD. Perbandingan jumlah PDB yang sangat signifikan ini tentu menjadi salah satu alasan bagi Malaysia untuk tidak menyerang Indonesia.


Selain persiapan untuk perang, sebuah negara juga harus yakin bahwa mereka tetap bisa bertahan setelah perang usai. Maka dari itu, sebaiknya kepala negara bukanlah seseorang yang temperamental dan mudah terbakar emosinya karena nasib rakyat ada di tangannya.


indonesia vs malaysia

  • Nenek Moyang yang Sama

Indonesia, Malaysia, dan Brunei (mungkin hingga Singapura dan seluruh negara di Asia Tenggara) memiliki nenek moyang yang saling berkaitan dari rumpun Melayu. Apa buktinya? Bahasa, kebiasaan, dan fisik yang bisa dibilang sama.


Jika Malaysia atau Indonesia saling menyerang, maka akan jadi seperti perang saudara. Masalah makanan Malaysia dan Indonesia juga demikian, memang ada beberapa yang asli Indonesia atau asli Malaysia, namun sebagian besar yang lain sebenarnya hanyalah 'modifikasi' dari satu jenis makanan yang sama. Misalnya nasi lemak, mejadi nasi uduk di Indonesia.


Tidak ada Indonesia vs Malaysia, kecuali dalam olahraga karena kita bersaudara :D


perang indonesia vs malaysia

  • Hubungan yang Saling Menguntungkan

Memang ada beberapa kali kejadian yang tidak menyenangkan dan bentrokan antara orang Malaysia dan Indonesia, seperti masalah pertandingan di Malaysia yang tidak adil, perebutan wilayah terluar Indonesia, dan rebutan budaya. Namun semua ini tidak dapat menjadi masalah untuk menyerang Indonesia (dan kenyataannya justru Indonesia yang pernah mencanangkan Ganyang Malaysia pada tahun 63).


Hubungan bilateral kita sangat baik, misalnya dalam hubungan ekonomi dan pendidikan. Ada sangat banyak TKI kita di sana, dan kementrian pendidikan Malaysia juga menggelontorkan banyak beasiswa bagi pelajar Indonesia.

Selain itu, juga banyak penduduk Indonesia yang bermukim di hutan perbatasan Malaysia.


Jika Malaysia menyerang Indonesia saat ini, maka mereka akan rugi besar karena di bawah pemerintahan Pak Joko Widodo Indonesia berhasil mengikat tali persahabatan dengan PM Malaysia Mahathir Mohamad.



Selain beberapa alasan di atas, ada beberapa alasan lainnya yang juga masuk akal.


Misalnya, karena Indonesia dan Malaysia merupakan sesama negara Asia Tenggara. Kita berada di bawah satu ikatan yang sama, sewajarnya saling membantu, bukan saling menyerang,


Banyak ahli yang tidak setuju dengan topik 'Malaysia menyerang Indonesia' atau semacamnya karena sekarang sudah zaman modern dan politik bukan lagi hal sekedar menyerang dan menguasai. Harus ada keuntungan yang didapat, dan biasanya dalam perang kerugian lebih besar daripada keuntungan.


Orang Malaysia pun beranggapan demikian, tidak ada untungnya menyerang Indonesia, karena konflik yang kita miliki bukanlah sesuatu yang perlu diselesaikan dengan perang dan menimbulkan korban jiwa.


Perang Indonesia vs Malaysia tidak akan terjadi (semoga saja), kecuali 'peperangan' dalam hal olahraga!

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang