Kenapa Malaysia tidak menyerang Indonesia?

Dilihat 415 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Bagaimana caranya suatu negara bisa "menyerang" negara lain yang jauh lebih kuat? Biar kubuatkan perbandingan militer Malaysia - Indonesia:

  • Peringkat Persenjataan Global:
    Malaysia itu peringkat 35
    Indonesia itu di peringkat 12 (2015 Kekuatan Militer Malaysia v 2015 Kekuatan Militer Indonesia).

  • Populasi:
         > Malaysia punya 30 juta orang dengan 14 juta tenaga manusia.
         > Indonesia punya hampir 9 kali lebih besar 253 juta orang dengan 130 juta tenaga manusia.

  • Area daratan:
         >Malaysia 329 ribu km2
         >Indonesia 1904 ribu km2

  • GDP:  
         >Malaysia $313 milyar
         >Indonesia $863 milyar

  • Tank:
         >Malaysia ada 74 buah
         >Indonesia ada 468 buah

  • Pesawat tempur:
         > Malaysia ada 217 buah
         > Indonesia ada 407 buah

  • Kapal angkatan laut:
         > Malaysia ada 61 buah
         > Indonesia ada 171 buah

Dalam setiap hitungan militer, Indonesia itu jauh lebih tinggi dari Malaysia. Orang-orang membicarakan tentang invasi walaupun kita hidup di era pertengahan. Dalam era kontemporer, invasi itu sudah tidak ada, terutama kalau kamu tidak punya kekuatan super. Irak itu jauh lebih kuat daripada Kuwait ketika Saddam menyerang Kuwait. Saddam dan Irak keduanya membayar dengan baik untuk ekskursi itu. AS tidak bisa masuk kedalam Afganistan dan Irak hanya dalih-dalih mengubah rezim jahat dan keluar. Bahkan dibuktikan kalau hal itu sangat, sangat mahal. Rusia memainkan permainannya di Georgia dan mendapatkan potongan hidung. Walaupun mereka diperlengkapi sampai gigi, banyak kali yang lebih kuat dari Ukraine dan dengan senjata nuklir, ekskursi Crimea mereka itu benar-benar mengeluarkan biaya besar. Hal ini walaupun ukuran kecil dari klaim historis Crimea dan Rusia. Lupakan Indonesia, Malaysia bahkan tidak dapat menyerang Brunei kecuali mereka ingin mengulangi kejadian Irak 1991. Dengan cara yang sama, India tidak dapat mengambil alih Nepal atau Bhutan. Sama untuk setiap kekuatan lain didunia.

Terjawab 8 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang