Kenapa manusia menganggap pemandangan yang dramatis itu menyenangkan, seperti pemandangan yang memukau?

Dilihat 739 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Kelihatannya kamu sudah menjawab pertanyaanmu sendiri. Produk - produk apel mungkin tidak akan mendapatkan permintaan yang sebanyak ini kalau dijual pada harga yang jauh lebih rendah. Apple sangat peduli dengan cara mereka mempersembahkan produk - produk mereka (mulai dari iklan yang ditayangkan sampai dengan arsitektur toko) sehingga secara tidak sadar kita percaya bahwa produk - produk tersebut dijual pada harga yang sepantasnya. Ini adalah contoh dari "mempercayai apa yang kamu lihat" - yang kita lihat adalah merk dan toko yang terlihat premium jadi kualitasnya pasti premium.


Bagitu juga ketika seorang fotografer menangkan gambar pemandangan yang dramatis dan menuliskan judulnya dengan sesuai. Semua yang melihat akan percaya bahwa pemandangan itu memang dramatis karena itulah yang tertulis di judulnya dan kelihatannya beresiko (foto tersebut mungkin melibatkan sebuah perspektif yang terlihat berbahaya). Hal tersebut kemudia menyebar dan akhirnya saat ini kita semua menyukai pemandangan yang dramatis.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang