Kenapa menggunakan behel gigi merupakan sebuah hal yang wajar walaupun untuk alasah kecantikan?

Dilihat 619 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Banyak orang yang mengganggap menggunakan behel gigi merupakan hal yang "dangkal" dan cenderung mengejek orang yang memakai behel gigi dengan mengatakan bahwa mereka menggunakannya hanya untuk alasan kecantikan. Sebagai seseorang yang pernah menikmati menggunakan behel gigi, menurut saya pernyataan tersebut agak tidak tepat. Di sini saya mau berbagai tentang perspektif saya mengenai behel gigi dan kenapa mengatakan bahwa orang menggunakan behel gigi hanya untuk alasan kecantikan dianggap menghina orang yang menggunakan behel gigi.


Rasa percaya diri dan diskriminasi kedudukan sosial berdasarkan senyum memang benar - benar nyata. Orang - orang saling melihat dan menilai (seringkali tanpa kamu sadari) berdasarkan seberapa menarik senyummu. Seandainya tidak ada yang namanya diskriminasi berdasarkan keindahan senyum, orang - orang yang tampil di muka umum (terutama yang tampil di televisi) mungkin tidak akan terlalu memperhatikan senyumnya.


Gigi yang kuning atau tidak rata bisa membuat seseorang kehilangan kesempatan atau bahkan sama sekali tidak dipertimbangkan untuk posisi tertentu - mulai dari pekerjaan hingga hubungan personal. Dan orang - orang yang senyumnya tidak terlalu menawan juga mengetahui hal ini dan mereka berusahan menemukan cara untuk memperbaikinya.


Misalnya saya sendiri dulu selalu berbicara dengan tidak terlalu banyak memperlihatkan gigi dan hanya tersenyum degan mulut tertutup - terutama saat berfoto. Biasanya saya akan terlihat canggung karena saya berusaha untuk menahan tawa saya atau mengekang rasa antusias saya pada saat - saat dimana saya seharusnya terlihat sangat gembira, hanya karena saya tidak ingin telihat jelek. Hal tersebut sebenarnya membuat saya mengorbankan kepribadian saya. Karena saya sebenarnya bukan tipe orang yang pemalu. Hal tersebut sama sekali tidak menggambarkan diri saya yang sebenarnya, tapi orang - orang sering melihat saya dengan cara seperti itu karena saya berusaha menghindari kritikan yang mungkin dilontarkan mengenai gigi saya.


Ironisnya, kalau saya sudah merasa dekat dengan orang - orang yang saya yakin tidak akan mengejek saya, kepribadian saya akan berubah drastis (walaupun mulut saya masih lebih sering tertutup). Segala hal yang saya alami tersebut terjadi karena adanya kesadaran diri. Saya menyadari hal tersebut sebelum dan ketika saya menggunakan behel gigi. Setelah saya mengenakan behel gigi, kepercayaan diri saya mulai meningkat.


Setiap hari saya menjadi lebih berani sebelumnya. Saya menjadi diri saya yang sebenarnya. Saya merasa percaya diri. Saya memang tidak sempurna, tapi saya merasa saya tidak harus merasa berkecil hati dengan penampilan saya. Walaupun saya mungkin bukan tipe orang yang sangat menarik, saya bisa menerima diri saya secara keseluruhan tanpa mengkhawatirkan mengenai gigi saya.


Di sisi lain, kamu akan belajar cara mengekspresikan diri kamu dengan sebaik mungkin ketika kamu tidak mencemaskan mengenai mulut dan gigimu. Seperti kata Tyra Banks di acara America's Next Top Model, "senyumlah dengan matamu". Sejauh ini, dari yang saya lihat behel gigi menawarkan banyak manfaat, bukan hanya dari segi kecantikan (walaupun mungkin masalah kecantikan memang yang paling utama bagi kebanyakan orang). Kalau gigimu rapi, akan lebih mudah untuk membersihkanya dan kamu juga bisa mencegah masalah - masalah mulut yang mungkin terjadi ketika gigimu berdesakan, berlubang atau tidak rata.


Dalam kasus saya, gigi saya berantakan karena rahang saya yang tidak sejajar yang menyebabkan gigi saya menjadi terlalu berdesakan. Seharusnya mereka saling bersentuhan, kenyataanya gigi - gigi tersebut terlalu berdesakan dan adanya gesekan  yang terus - menerus menyebabkan masalaha dan semakin lama mengunyak menjadi semakin sulit dan saya harus menggunakan slah satu sisi secara bergantian untuk mengunyak. Seandainya saya tidak menggunakan behel gigi, hal tersebut akan menyebabkan masalah yang lebih besar. Selain itu, karena posisi gigi saya yang tidak wajar, rasanya sakit sekali saat menggunakan benar gigi.


Untungnya sama bisa melewati masa - masa yang menakutkan ketika mengenakan behel gigi berkat dukungan dari dokter gigi saya serta harapan untuk masa depan yang lebih baik. Sekarang saya bisa bilang bahwa gigi saya sudah lebih putih, rapi dan lebih mudah dibersihkan. Saya bisa menggunakan sikat gigi yang normal untuk menyikat gigi saya tanpa harus melakukan penyesuaian - penyesuaian lainnya. 


Jadi kesimpulannya, behel gigi digunakan bukan semata - mata untuk asalan kecantikan. Ada berbagai alasan seseorang memutuskan untuk menggunakan behel gigi dan saya rasa kamu tidak akan menyebut alasan - alasan tersebut sebagai alasan bodoh. Beberapa di antaranya adalah alasan sosial dan kenyamanan. Selain itu bisa juga untuk kesehatan mulai serta perlindungan gigi. 


Saya mengerti kenapa sebagian orang menganggap bahwa kita tidap perlu memusingkan masalah gigi yang rata dan melihatnya sebagai hal yang "dangkal", tapi coba pikirkan hal ini: Sebagian besar aktivitas kita sehari - hari melibatkan mulut kita. Kita berbicara, tersenyum, mengunyah.. Jadi saya rasa, menghabiskan sedikit uang untuk memastikan bahwa kita dapat melakukan semua hal tersebut dengan nyaman bukan merupakan hal yang sia - sia.

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang